MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 36


__ADS_3

Mama Reina masih asik bercerita dengan teman lamanya itu.Kemudian Reina muncul dan memotong pembicaraan mereka.


"Ma,kita kesana lagi deh"ucap Reina yang tiba-tiba muncul sambil memainkan ponselnya lalu menyenggol lengan mamanya memberi isyarat.


"Sebentar ya sayang,mama lagi temu kangen nih dengan teman lama mama" jawab mama Reina.


"Oh,kalau gitu Reina duluan kesana ya ma.Mari tante " ucap Reina pada mamanya lalu berpamit pergi dan tak lupa menyapa teman mamanya juga.


"Iya sayang,kamu duluan saja" jawab mama Reina kemudian Reina melangkah pergi dengan sendiri.


"Wahhhh,anak kamu cantik ya mba" puji mba Tiara kepada anak temannya itu.


"Siapa dulu mamanya heheheheh" ucap mama Reina membanggakan diri sendiri lalu terkekeh.


"Iya,kalian sama-sama cantik kok.Anak aku juga nggak kalah ganteng.Kalau kamu lihat pasti akan terpesona deh " ucap mba Tiara tak mau kalah memuji rupa anaknya juga.


"Masa sih.Aku sangat penasaran deh seberapa ganteng anaknya mba,mau ku jadiin mantu,tapi sayangnya aku udah punya mantu" ucap mama Reina memasang muka sendu.


"Ya mungkin kita nggak jodoh kali mba jadi besanan" ucap mba Tiara menepuk pundak temannya itu sambil tersenyum.


"Iya mba.Andai saja Reina belum nikah,pasti aku akan jodohin sama anaknya mba" jawab mama Reina yang sangat ingin berbesanan dengan temannya itu.


"Maaf ma tadi Andra tinggal.Soalnya ada teman tadi,jadi andra kesana nyamperin dia dulu" ucap Andra yang muncul tiba-tiba lalu menghampiri mamanya.


"Iya nak.Oh kebetulan sekali kamu datang,mba Tias kenalin ini anak aku Andra" ucap mba Tiara lalu memperkenalkan anaknya pada temannya itu.


"Andra " ucap Andra lalu memberi senyum sambil mengarahkan tangannya kedepan untuk berjabat tangan.


"Tias,panggil saja tante Tias supaya lebih akrab" ucap mama Reina sambil mereka berjabat tangan.


"Hmmm....Sepertinya saya pernah ketemu deh sama anak kamu.Tapi saya lupa dimana ya " sambung mama Reina lagi lalu mengingat-ingat pertemuan mereka.

__ADS_1


"Cuman mirip kali.Dia ini baru aja balik ke indonesia,mungkin baru seminggu ini deh " ucap mba Tiara.


"Iya kali cuma mirip aja.Wahhhh anak mba Tiara semuanya sekolah diluar negri ya?" ucap mama Reina.


Andra hanya diam disebelah mamanya dan sesekali melihat ponselnya sambil mendengarkan percakapan antara emak-emak yang sudah lama tak pernah bertemu.


"Yang 2 nya mereka kuliah disana dan jarang pulang,tapi Andra hanya beberapa bulan aja disana untuk nyelesaiin kuliah S2 nya " jawab mba Tiara.


"Oh berarti hanya Andra dong yang menetap disini" ucap mama Reina.


"Iya mba,dia cinta Indonesia " ucap mba Tiara lalu tersenyum.


"Iya dong kita harus cinta Indonesia dan produk-produk lokalnya juga " ucap mama Reina membalas senyum temannya itu.


"Ma,Kita pulang yuk.Reina ada kuliah sore ini" ucap Reina yang datang menghampiri mamanya lalu ia tak sengaja bertatapan dengan seseorang yang tak asing baginya berada disana juga bersama mama dan teman mamanya.


"Inikan dokter Andra.! kenapa dia ada disini" batin Reina.


"Tunggu dulu Reina sayang,mama lagi asik cerita ini" ucap mama Reina.


"Mba Tias pulang duluan saja,kasihankan Reina nanti telat kuliahnya.Kapan-kapan kita bisa ngobrol lagi kalau bertemu" ucap mba Tiara memberi saran.


"Hmmm Iya deh mba.Kalau gitu aku tinggal duluan ya mba,nak Andra " ucap mama Reina berpamit pada mba Tiara dan anaknya lalu mereka berpelukkan.


"Iya tante " ucap Andra sopan.


"Iya mba Tias,hati-hati dijalan" ucap mba Tiara sambil membalas pelukan temannya.


"Permisi tante,kak andra kita tinggal duluan " ucap Reina sopan lalu tersenyum lalu ia dan mamanya pergi meninggalkan mereka.


Reina dan mamanya kini berjalan menuju keluar Mall mencari tempat ia memakirkan mobilnya tadi.

__ADS_1


"Ma,mereka tadi siapa ma?"tanya Reina sambil mereka berjalan menuju parkiran.


"Itu mba Tiara teman kuliah mama dulu.Dan ternyata suaminya rekan bisnisnya papa juga,jadi kita waktu itu sering bertemu " jawab mama Reina.


"Oh gitu.Oh iya ma,yang di sampingnya tadi itu anaknya ya?" tanya Reina lagi.


"Iyalah.Kenapa kamu tanya-tanya,naksir ya?" ucap mama Reina lalu menggoda anaknya.


"Enggaklah,memangnya salah ya cuma nanya doang.Reina itu kaget aja bisa ketemu lagi sama kak Andra " ucap Reina.


"Memangnya kamu pernah ketemu sama anaknya mba Tiara?"ucap mama Reina.


"Iya waktu di Rumah Sakit.Mama masih ingat nggak sama dokter yang mama tegur waktu itu Reina di rawat karena kecelakaan? "ucap Reina.


"Ohhhhhh....Mama ingat sekarang.Pantas aja waktu tadi pertama lihat anak itu,sepertinya mama pernah bertemu tapi mama lupa dimana.Eh ternyata,dia dokter yang pernah rawat kamu saat itu ya" ucap mama Reina yang sudah mengingat pertemuan mereka waktu itu.


"Tepat sekali,tapi sepertinya dia orangnya sombong deh.Masa udah beberapa kali bertemu tapi nggak ingat aku atau nama aku kek" ucap Reina cemberut karena merasa sudah kesekian kalinya mereka bertemu namun hanya dia yang menyapa duluan.


"Mungkin dia lupa sayang.Jadi Dokter itu nggak mudah,hampir setiap hari bertemu pasien jadi mereka lupa siapa saja yang pernah bertemu dengan mereka " ucap mama Reina membela anak temannya itu.


"Hmmm mungkin begitu ya" ucap Reina yang sudah sampai di parkiran lalu masuk ke mobilnya bersamaan dengan mamanya juga kemudian mereka melaju dengan kecepatan sedang.


Setelah dari Mall,Reina langsung mengantar mamanya balik ke rumah lalu dia pergi menuju ke Kampusnya.Sebenarnya jam kuliahnya belum di mulai tapi dia sengaja pergi duluan karena ada tugas yang semalam belum ia selesaikan dan dia akan selesaikan di Perpustakaan kampus saja.


***


Hari ini Dafa disibukkan dengan berkas-berkas yang sangat banyak.Kepergiannya ke Jogja ini awalnya ia kira akan bekerja santai,tapi sampainya saja ia kemarin di Jogja ia sudah sangat sibuk dan di tambah hari ini juga.Kebiasaan Dafa yang sudah terlanjur bekerja dan tak ingin di ganggu seorang pun membuat dia sampai melupakan makannya.Beruntungnya dia jika di Jakarta ada Edo yang selalu perhatian padanya dan selalu mengingatkan dia jangan sampai telat makan,tapi disini ia hanya pergi sendiri.


Karena sedari tadi ia hanya sibuk bekerja mengecek berkas-berkas Perusahaan dan hanya meminum kopi saja,sekarang perutnya jadi sakit sebab sampai siang ini ia belum makan.


"Dasar anak bodoh,kenapa gue sampai lupa makan sih"batin Dafa sambil memegang perutnya yang sedang sakit.

__ADS_1


__ADS_2