MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 59


__ADS_3

Reina seharian ini hanya menyibukkan diri di toko kue mertuanya.Sudah beberapa kue yang ia bikin tapi tak kunjung terlihat bagus menurutnya.


"Ihhhh susah banget sih bikin kuenya" ucap Reina kesal karena modal kuenya tak kunjung bagus.


"Mba reina,ini kuenya sudah bagus kok dan enak juga" ucap Lia memuji kue bikinan Reina.


"Bohong,jelas-jelas ini model kuenya nggak bagus.Lihat ini krimnya berantakan " ucap Reina sambil menunjuk bagian kue yang terlihat tak bagus.


"Ini udah bagus kok mbak,memangnya kue ini untuk siapa sih ?" ucap Lia penasaran.


"Siapa lagi kalau bukan Dafa "ucap Reina.


"Wahhhhh mba Reina so sweet banget sih sama mas Dafa,Lia jadi iri deh" ucap Lia.


"Makanya kamu juga cepetan nikah,jangan kelamaan jomblo terus hahahahhahha" ucap Reina sambil menertawai Lia.


"Iya mbak doain aja supaya saya cepat diberi jodoh seperti mas Dafa" ucap Lia.


"Enak aja aku doain kamu ketemu jodoh seperti mas Dafanya aku.Di dunia ini kak Dafa itu cuma satu dan itu cuma milik Reina." ucap Reina tegas.


"Tenang mbak Reina,maksudnya lia semoga dapat jodoh seperti mas Dafa itu karena mas Dafa orangnya selain baik dia juga penyayang keluarga.Jarang loh anak muda sekarang seperti itu " ucap Lia supaya Reina tak salah paham padanya.


"Ohh kirain aku kamu suka sama mas Dafa dan suatu hari akan merebutnya " ucap Reina.


"Astaga mbak reina ini kelewatan bucin dia,masa ia saya mau merebut mas Dafa sih" batin lia.


"Ya nggak lah mba,amit-amit lia ambil punya orang.Lebih baik lia nggak nikah-nikah deh daripada rebut suami orang " ucap Lia.


"Bagus,awas aja aku nanti dengar kamu jadi pelakor diluaran sana,saat itu juga pertemannan kita berakhir " ucap Reina sengaja menakuti lia.


"Doain lia aja mbak supaya nggak terjerumus kesana.Semoga lia dapat jodoh yang baik dan yang utama itu seiman " ucap lia.

__ADS_1


"Aminnnnnnnn" ucap Reina sangat nyaring.


"Aduh mbak ngomongnya jangan kencang-kencang dong,malu di dengar orang" ucap lia malu.


"Aduh lia disinikan cuma kita berdua,nggak ada orang lain kok" ucap Reina.


"Oh iya ya,buat apa malu didengar orang.lia.....lia "batin lia.


-


Setelah hampir seharian ini Reina hanya sibuk membuat kue,akhirnya dia menyerah karena kue buatannya tak bagus.Reina kemudian kembali ke Apartemennya dengan muka tak bersemangat seperti sebelumnya.


"Ahhhh lelahnya" ucap Reina lalu duduk disofa kemudian merenggangkan otot-ototnya karena seharian ini bekerja keras.


"Reina,dari mana saja kamu seharian ini.Malam baru pulang " ucap Dafa yang tiba-tiba datang dan duduk di sofa juga.


"Ini kak,Reina tadi ke toko kue bunda untuk belajar bikin kue lagi,tapi semuanya nggak ada yang bagus alias gagal semua " ucap Reina jujur.


"Memangnya kamu bikin kue untuk siapa sih sampai segitunya " ucap Dafa.


"Ohhh" ucap Dafa singkat lalu kembali ke kamarnya.


Reina kemudian melangka pergi ke kamarnya untuk beristirahat lalu tidur karena sudah merasa kelelahan seharian ini.


-


Ke esokkan Harinya.


Hari ini Reina dan Dafa berencana pergi ke rumah orang tua Dafa untuk membawakan oleh-oleh yang mereka beli saat berlibur di Bali.


"Kak Dafa,cepat dong kita kerumah bunda" ucap Reina mengetuk pintu kamar Dafa.

__ADS_1


"Iya " teriak Dafa dari dalam kamarnya.


Tak lama kemudian Dafa keluar dari kamarnya dengan pakaian yang sudah rapi.


"Ayo kita berangkat "ucap Dafa mengajak Reina.


Reina dan Dafa lalu berangkat menuju rumah yang ingin mereka tuju,tak lupa juga membawa beberapa paper bag.


Sesampainya mereka disana,Reina disambut oleh mama mertua dan adik iparnya.


"Sayaaaaang" ucap mama Dafa lalu memeluk menantunya itu.


"Reina kangen banget sama bunda" ucap Reina membalas pelukan sang mertua.


"Bunda juga lo" ucap mama Dafa lalu beralih memeluk anak lelakinya.


"Aku nggak di peluk?" ucap Zafa merasa di acuhkan.


"Aduh aku sampai lupa peluk adik kesayanganku ini" ucap Reina sambil memeluk Zafa supaya tak kesal padanya.


"Gitu dong.Oh iya oleh-oleh aku dari Bali mana?" tanya Zafa yang sedari tadi melihat 4 paper bag yang di pegang oleh Reina.


"Nih anak kalau oleh-oleh saja cepat.Memangnya kamu enggak kangen sama kakak?" ucap Dafa lalu memeluk adiknya itu dan di balas juga oleh Zafa memeluknya.


"Hmmm untuk sekarang Zafa lebih kangen sama kak Reina di timbang kak Dafa" ucap Zafa sengaja membuat jengkel kakaknya.


"Oh jadi sekarang sudah berubah ya.Oke mulai sekarang kak Dafa nggak akan kasih kamu uang jajan tambahan lagi " ucap Dafa sengaja mengancam adik satu-satunya itu.


"Oh iya sampai lupa,uang jajan tambahan aku kan dari kak Dafa.Mampus deh gue kalau kakak sampai ngambek" batin Zafa.


"Ihhhh kak Dafa suka mgancam deh,kak Rei bantuin aku dong" ucap Zafa memohon pada kakak iparnya itu supaya di kasihani.

__ADS_1


"Kalian ini kalau bertemu pasti enggak ada baik-baiknya,Mama pusing dengarnya" ucap mama Dafa lalu menghela nafasnya.


Setelah itu mereka bertiga berjalan menuju ruang tengah untuk membuka bingkisan oleh-oleh yang dibawa Reina dan Dafa tadi kemudian mereka mengobrol panjang lebar.Sedangkan Dafa tadi pamit pergi ke kamarnya untuk mencari sesuatu.


__ADS_2