
Setelah dari toko kue mertuanya,Reina langsung meluncur ke Kampusnya karena jadwal kuliahnya hari ini masuk siang.Entah mengapa hari ini Reina sangat bahagia dan sangat tak sabar ingin segera bertemu dengan sahabat-sahabatnya.
"Yuhuuuuuu everybody" sapa Reina lalu memberi senyum sumringah.
"Tumben nih anak ceria banget" ucap Lisa.
"Harus dong,ehh by the way gue bawain kalian kue nih.Kalian harua cobain kue buatan aku" ucap Reina menawarkan kue yang ia bawa tadi kepada teman-temannya.Lalu satu kotak kuenya lagi ia sengaja simpan di mobil untuk dibawah pulang kerumah.
"Wow,seorang Reina sekarang bisa bikin kue?" ucap Jeni dengan ekspresi kaget karena merasa tak percaya.
"Eh jen kenapa ekspresi loh gitu banget sih.Memangnya lo nggak percaya sekarang gue bisa bikin kue?" ucap Reina lalu bertanya balik.
"Ya iyalah,masak aja lo belum bisa dan sekarang lo ngaku-ngaku bikin kue sendiri nggak percaya gue.Palingan ini kue lo beli" ucap Jeni.
"Hmmm terserah lo aja mikirnya gimana,yang jelas kue ini buatan aku sendiri.Kalian cobain dong dan koreksi apa ada yang kurang" ucap Reina.
Mereka bertiga lalu mengambil potongan kue masing-masing dan mencobanya.
"Enak Rei,lo beli dimana kue ini?" ucap Lisa.
"Gue bikinlah,nggak beli" ucap Reina.
"Wahhh nih kue enak banget" ucap Jeni lalu mengambil kue lagi dan memasukannya dimulut mungilnya.
"Siapa dulu yang bikin Reina" ucap Reina membanggakan diri.
"Ini kue kenapa sama yah dengan rasa kue ditempat langganan aku" batin Alexa.
"Rei,ini beneran lo buat sendiri atau lo beli?" tanya Alexa.
"Buat sendiri lah tapi dibantu dikit sama Lia" jawab Reina cengengesan.
"Oh gitu" ucap Alexa.
"Memangnya kenapa Lex,rasanya ada yang kurang ya?" tanya Reina.
"Enggak,kue lo rasanya mirip benget sama kue ditoko kue langganan aku" ucap Alexa.
"Oh,memangnya nama toko kue langganan kamu apa?" tanya Reina lagi.
"Nama toko kue itu 'Mami cake'.Disana kuenya enak-enak banget" ucap Alexa.
"Wah dunia sangat sempit ya,itu toko kue mertua aku Lex" ucap Reina lalu tersenyum.
__ADS_1
"Apa toko kue mertuanya?berarti itu toko kue mamanya kak Dafa.Kenapa kak Dafa nggak pernah cerita ya" batin Alexa.
"Oh gitu ya" ucap Alexa.
"Iya,nih kue gue bikin dari sana loh" ucap Reina.
"Hmmm sekarang gue percaya,gue kira lo bohong" ucap Jeni sambil mengunyah kue itu.
"Jangan cepat-cepat makannya Jen entar lo keselek lagi" ucap Lisa.
"Habisnya kue ini enak banget,Rei lo kirimin gue alamatnya toko kuenya ya" ucap Jeni.
"Beres itu,gue juga sekalian mau kenalin ini kue terbaru dari toko kami" ucap Reina.
"Gue salut sama lo Rei punya mertua satu pengusaha dan satunya lagi pebisnis kue,hmmm kapan yah gue kayak lo" ucap Jeni memuji.
"Gue nggak suka lo dipuji Rei,harusnya gue yang ada diposisi lo sekarang dan nikmatin semua pujian dari mereka,tapi lo rampas semua dari gue " batin Alexa.
"Ya lo carilah,banyak tuh temannya kak Dafa masih single lo mau gue kenalin nggak?" ucap Reina menawarkan.
"Hmmm nanti aja yah,gue kan masih punya pacar" ucap Jeni.
"Kalau lo Lis,mau nggak gue kenalin?" ucap Reina.
"Lo nggak nanya gue?" tanya Alexa sengaja.
"Lo kan punya pacar" ucap Reina.
"Gue udah putus" ucap Alexa singkat.
"Apa" ucap mereka bertiga bersamaan.
"Iya,gue udah putus sama pacar gue itu karena dia lebih memilih pilihan dari orangtuanya untuk dijodohin" ucap Alexa.
"Yang sabar Lex mungkin kalian nggak jodoh" ucap Lisa mengelus pundak Alexa.
"Iya Lex" sambung Jeni.
"Dasar cowok semua gitu" ucap Reina kesal.
"Wihhh ibu Reina,kenapa situ yang kesal sih.Alexa aja enggak segitunya" ucap Jeni.
"Gimana nggak kesal coba,bertahun-tahun kalian pacaran udah gitu LDRan dan setelah dia balik ke indonesia,eh dia lebih memilih pilihan oranhtuanya untuk dijodohin.Dasar cowok egois nggak mikir apa perasaan cewek" ucap Reina.
__ADS_1
"Hmmm iya juga sih Rei,tapi kok Lex lo nggak pernah cerita sih sama kita masalah ini?" ucap Jeni.
"Gue nggak mau aja kalian ikut kefikiran. Udahlah nggak usah bahas itu deh nggak penting juga" ucap Alexa.
"Ini penting Lex,lo jangan nyerah gitu aja dong.Lo masih cintakan sama dia? " ucap Reina.
"Iya,tapi gue harus gimana Rei,jadi pelakor haa?" ucap Alexa.
"Kalau hanya itu jalan satu-satunya ya lo lakuin lah" ucap Reina.
"Gila lo Rei,masa lo nyuruh Alexa ngerusak hubungan orang sih?.Yang ada lo malah nambah masalah" ucap Lisa.
"Gue hanya nggak suka cowok yang semenah-menah gitu sama cewek,enak banget dia minta putus aja terus pergi dan tahu-tahu udah nikah sama orang lain.Gila banget tuh orang nggak punya perasaan apa " ucap Reina dengan kesal.
"Tapi lo jangan ngegas juga kali Rei,inikan masalah Alexa bukan lo" ucap Jeni.
"Hmmm gue ke bawa emosi tadi" ucap Reina.
"Udah dong kalian,ini nih sebabnya gue nggak mau cerita ke kalian karena gue tahu kalian pasti emosi dengarnya" ucap Alexa.
"Lex,apa lo akan enyerah begitu aja dan lupain dia?" tanya Reina.
"Sebenarnya sampai sekarang pun gue masih mencintai dia dan mungkin juga sebaliknya,tapi disatu sisi gue nggak mau ngerusak hubungan dia sama istrinya sekarang karena percuma juga,gue hanya membuang-buang waktu ditambah lagi dia menerima perjodohan itu sebab orangtuanya nggak pernah suka dengan gue,walaupun gue tahu dia udah mati-matian perjuangin gue tapi mereka kekeh dengan pendiriannya " ucap Alexa.
"Rumit banget sih kisah lo Lex,itu seperti cerita didrama-drama mencintai seseorang tapi tak memilikinya" ucap Jeni terharu mendengar cerita alexa.
"Tapi menurut gue yang salah disini harusnya ceweknya,kenapa dia nggak nolak perjodohan itu padahal dia tahu suaminya itu mencintai orang lain dan sebaliknya juga iyakan?" ucap Reina.
"Kalau lo tahu yang lo salahin itu adalah diri lo sendiri,apa yang akan lo lakuin Rei" batin Alexa.
"Mungkin kisah mereka sama,orang yang mereka sayangi tak direstui orangtua kali" ucap Jeni asal.
"Mungkin,jadi mereka menerimanya saja lalu membuka lembaran baru nantinya" sambung Lisa.
"Hmmm,gue rasa mereka semua tersakiti dengan keegoisan pilihan orangtua mereka.Apa mereka akan bahagia ya?" ucap Reina menerka-nerka.
"Kita doain aja mereka supaya bahagia,dan lo Lex mulai sekarang lo buka lembaran baru jangan terpuruk terus,bukan cuma dia cowok didunia ini oke" ucap Lisa yang hanya dianggukan Alexa.
"Iya Lex,Jojo masih nungguin lo" sambung Jeni.
"Gue harap lo bisa bahagia Lex dan lupain masa lalu lo" ucap Reina memeluk sahabatnya itu.
"Gue benci lo Rei,tapi kenapa lo baik banget sama gue" batin Alexa.
__ADS_1
Setelah keluar dari Kampus,mereka kemudian pergi ke cafe favorit mereka untuk hangout sebentar.