MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 63


__ADS_3

3 bulan kemudian.


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu dan sekarang Reina disibukkan dengan ujian skiripsinya sampai-sampai ia sering telat makan karena mengerjakan tugas-tugas yang menurutnya lumayan susah.


"Kak Dafa hari ini aku pulangnya agak telat yah,kakak makan diluar aja karena aku nggak masak" ucap Reina sambil merapikan buku-buku yang akan ia bawa di kampus ke dalam tasnya.


"Memangnya kamu pernah masakin aku?" tanya Dafa.


"Ehh iya yah.Akukan sampai sekarang belum tahu masak,bego lo Reina" batin Reina.


"Maksudnya sarapan kak.Oh iya kak aku titip rumah jangan lupa diberesin yah,aku sibuk banget akhir-akhir ini soalnya." ucap Reina tersenyum kemudian berlalu pergi.


"Apa !gue yang beresin rumah.Astaga...sial banget gue hari ini,coba aja kalau aku nikah sama Al..." ucap Dafa terpotong.Kemudian ia memukul kepalanya agak pelan karena bisa-bisanya mengingat Alexa seseorang yang sudah hampir ia lupakan.


Dafa hari ini tak berangkat kerja jadi dia mulai membereskan rumah seperti perintah dari istrinya tadi.Entah kenapa apapun yang Reina perintahkan saat ini Dafa selalu menurut saja tanpa membantah.


Beberapa bulan sudah mereka menikah namun sampai sekarang mereka masih tak sekamar.Perhatian Reina pada Dafa selalu Dafa abaikan tapi dia diam-diam tersenyum jika melihat istrinya itu kesal.Tak bisa di pungkiri lagi jika Reina sudah menyukai suami es baloknya itu namun ia selalu tepiskan jika berada di depan Dafa dan seolah-olah bersikap cuek karena menurutnya Dafa akan ilfil padanya dan sangat memalukan jika tahu yang sejujurnya.Orangtua dari Reina maupun Dafa sebenarnya sudah mengetahui perasaan Reina ke Dafa lewat perhatian yang Reina berikan namun mereka hanya diam saja dan menunggu kedua anak mereka yang mengatakannya sendiri karena mereka tahu, pernikahan mereka ini didasari keterpaksaan dan mereka menyerahkan urusan rumah tangga anaknya itu biar mereka yang jalani sendiri tanpa mereka paksa lagi yang kedua kalinya.


.


Puas berberes dan sudah terlihat rapi semua,Dafa melanjutkan untuk membuat sarapan sendiri dengan bahan-bahan yang ada saja.Selama menikah Reina sampai sekarang belum pintar memasak dan hanya mengandalkan makanan cepat saji dari Restoran-restoran saja itu pun jarang,karena mereka jarang di rumah namun Dafa sudah terbiasa dan menerimanya karena menurutnya jika ia paksa takutnya Reina tak bisa terima.


Kesibukkan Reina akhir-akhir ini membuat Dafa sedikit kefikiran dengan kesehatannya.Ia lalu berinisiatif jam makan siang sebentar ia akan mengajak Reina makan diluar kebetulan hari ini ia tak masuk kantor juga.


Selama mereka menikah ini kali pertama Dafa berinisiatif mengajak Reina duluan.Seperti yang kalian tahu pernikahan mereka memang sudah berlangsung lama namun seorang Dafa baru mengajak Reina keluar walau hanya sebentar baru kali ini.Biasanya Dafa mengajak keluar karena ada acara keluarga,teman dan selebihnya Reina yang sering mengajak.


_Jam makan siang.

__ADS_1


Reina sedang menunggu Dafa di depan kampus karena tadi Dafa sudah chat Reina sebelumnya.


Pip....pip...pip..


"Rei..." ucap Dafa dari dalam mobil.


Reina kemudian masuk ke dalam mobil Dafa.


"Kita makan siangnya di Restoran dekat kampus aja ya kak,soalnya Reina masih banyak tugas yang mau dikerjain" uca Reina yang hanya di angguki oleh Dafa.


Tibalah mereka disebuah Restoran yang tak jauh dari kampus Reina dan mereka langsung memesan makanan.


"Kak Dafa nggak kerja?" tanya Reina karena melihat pakaian Dafa yang hanya memakai kaos panjang berwarna hitam dipadukan dengan celana jeans saja.


"Tiga hari ini saya ambil cuti " jawab Dafa.


"Emangnya kak Dafa mau kemana sampai ngambil cuti segala? " tanya Reina lagi kepo.


"Hmmm....mentang-mentang kakak CEO di Perusaan itu jadi seenaknya main cuti aja.Apa kakak tahu kakak itu nggak mencerminkan pemimpin yang baik main cuti-cuti sendiri." ucap Reina.


"Itu terserah saya,Perusahaan saya juga kok.Harusnya kamu itu bangga diusia muda ini kamu sudah menjadi ibu CEO Mahendra Group" ucap Dafa sombong.


"Hufff dasar orang sombong" batin Reina.


"Hmmm" ucap Reina tak bersemangat.


Tak memerlukan waktu lama makanan yang mereka pesan akhirnya datang juga dan Reina begitu cepat melahapnya karena perutnya sudah sedari tadi sangat keroncongan.Dafa melihat tingkah Reina yang seperti anak kecil sedang makan membuatnya tersenyum tipis.

__ADS_1


"Jangan buru-buru nanti kamu keselak" ucap Dafa memperingati Reina.


"Emmm,habisnya makanannya enak-enak banget" ucap Reina sambil mengunyah makanannya.


Setelah makan siang Dafa kembali mengantarkan Reina ke kampusnya kemudian dia melajukan mobilnya menuju ke Restoran Aldo,disana sudah ada Andra dan Edo juga.


🍁🍁🍁


Empat hari ini Reina sibuk menyelesaikan ujian skripsinya yang berkali-kali di tolak dan berkali-kali pula ia perbaiki dengan semangat 45 karena dia bertekat tahun ini harus ia selesaikan kuliahnya jangan di tunda-tunda lagi.


"Reina lo harus semangat..." ucap Reina menyemangati dirinya sendiri karena hari ini terakhir ia ujian dan semoga mendapat nilai yang bagus.


Sahabat-sahabat Reina yang lainnya juga sama sibuknya dengan Reina karena mereka sudah berjanji tahun ini harus lulus bersama.Tak terkecuali dengan Alexa,Beberapa hari ini ia sibuk dengan ujian skripsi yang sangat susah itu membuat penyakitnya kambuh lagi dan itu terjadi setelah mereka ujian terakhir hari ini.Alexa tiba-tiba pingsan saat ia beristirahat sejenak sehabis ujian.


"Alexa.." ucap Anita kaget melihat Alexa yang berada disampingnya jatuh dari kursi dan tak sadarkan diri.Kemudian Anita meminta pertolongan dan Alexa langsung dibawa ke Rumah Sakit terdekat.


Reina yang mendengar Alexa sahabatnya pingsan mulai tak fokus dalam ujianya namun cepat-cepat fikirannya ia alihkan supaya tetap fokus karena bisa berabe jika ia mengulangi lagi.


Tak beberapa waktu lama akhirnya Reina selesai dan lumayan mendapatkan nilai bagus.Reina kemudian bergegas ke Rumah Sakit tempat Alexa di bawa tadi dan dia sengaja tak memberitahukan pada teman-temannya terutama Jojo supaya mereka tak kefikiran dan tetap fokus saja dalam ujian.


"Lex....kenapa sih lo ngeyel banget kalau di kasih tahu.Lo itu punya penyakit mag akut,tuhan aku takut jika terjadi apa-apa pada Alexa " batin Reina.


Sesampainya disana Reina langsung bertanya ke bagian resepsionis mencari kamar pasien atas nama Alexa,kemudian pihak Rumah sakit memberitahukannya dan Reina menuju ruangan itu.


Saking khawatirnya Reina tak mengetuk pintu dan langsung menyelonong masuk saja dan melihat Alexa masih menutup matanya entah itu masih pingsan atau Alexa sedang tertidur.


"Lex...lo harus cepat sembuh,gue kangen kebersamaan kita berlima.Maaf beberapa hari ini gue abaikan lo karena fokus belajar.Gue janji kalau lo udah siuman gue akan dengerin curhatan lo semua tanpa ada yang terlewat sedikit pun. " ucap Reina pelan sambil meneskan air matanya melihat sang sahabat terbaring sakit.

__ADS_1



Maaf yah jika ada penulisan kata atau tempat yang tak sesuai karena author hanya manusia biasa dan buat yang nanya kenapa Reina lebih cepat selesai kuliahnya seharusnya tahun depan,itu karena author mempersingkatnya menjadi tahun ini aja yah kalau tahun depan kelamaan nulisnya.......hehehehhe


__ADS_2