MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 42


__ADS_3

Keesokkan harinya...


Reina semalam sengaja menginap dirumah orangtuanya karena ingin bersama Agnes sebelum Agnes pulang ke Bali hari ini.


"Pagi semua" sapa Reina yang baru saja datang diruang makan.


"Anak ini nggak ada berubah-berubahnya " ucap Tias menggeleng-gelengkan kepalanya melihat anaknya baru saja datang ikut sarapan.


"Ihhhh mama deh" ucap Reina.


"Sudahlah kalian,kita lanjutkan makan lagi" ucap Dimas papanya Reina.


"Oh iya Agnes,jam berapa kamu akan berangkat ke Bali?" tanya Tias pada keponakannya.


"Agnes tunggu telponnya teman Agnes dulu tan,soalnya dia yang beliin kita tiket" jawab Agnes.


"Oh begitu baguslah" ucap Tias tersenyum.


"Om titip salam sama oma dan opa di Bali,bilangin ke mereka kapan-kapan kita akan ke Bali jengukin mereka" ucap Dimas pada ponakannya itu.


"Beres om nanti Agnes sampein" ucap Agnes.


"Pa,bulan depankan hari ulang tahunnya oma,bagaimana kalau kita sekeluarga pergi ke Bali sekalian jalan-jalan?" ucap Tias pada suaminya.


"Hmmm papa masih fifti-fifti karena lihat jadwal dulu ya ma,kalau ada yang kosong baru kita berangkat" jawab Dimas.


"Kalau kamu Rei?" ucap Tias pada anaknya.


"Reina bulan depan ada libur dan udah rencanain mau ke Bali jengukin oma dan opa sekalian jalan-jalan juga udah lama nggak ke sana" ucap Reina.


"Wahhhh bagus dong.Padahal baru aja mama mau bilang kamu minta cuti liburan aja sekalian honeymoon sama Dafa,kan kalian selama nikah belum pernah bulan madu." ucap Tias.


"Uhuk...uhuk...uhuk.." Reina batuk mendengar perkataan mamanya tadi.


"Minum dulu sayang" ucap Tias mengasih air pada anaknya karena keselek.


"Ihhhhh mama deh" ucap Reina pada mamanya.


"Loh memangnya ada yang salah dari perkataan mama?" tanya Tias.


"Ada"jawab Reina.


"Yang mana,kayaknya nggak ada yang salah deh"ucap Tias sambil menguyah makanannya.


"Hmmmm" ucap Reina.


"Kalian ya kalau bertemu selalu saja tak akur.Papa pusing deh " ucap Dimas pada istri dan anaknya.


"Kak Agnes cepat banget sih baliknya,kan kita belum cerita banyak" ucap Reina sambil menunyah makanannya.


"Karena izinnya kakak cuman 3 hari sayang,jadi harus balik cepat deh " ucap Agnes sambil mencubit pipi adiknya itu karena gemes.


"Baru aja Reina mau bikinin kakak kue buatan aku,kakak udah mau balik aja" ucap Reina.


"Sejak kapan kamu tahu bikin kue Rei?" tanya Tias.


"Sejak kemarin.Bunda bawa Reina ke toko milik mereka dan sekalian aja Reina belajar bikin kue" jawab Reina.


"Wahhhh anak mama udah jago bikin kue,tinggal masakin suami aja yang belum" ucap Tias tersenyum bangga pada anaknya.


"Iya ma,padahal baru aja Reina mau belajar bikin masakan enak sama kak Agnes ehhh udah mau balik aja" ucap Reina.


"Nanti aja ya kalau kita ketemu lagi.Kakak janji akan ngajarin kamu bikin masakan terenak dan pastinya disukai suami" ucap Agnes lalu terkekeh.


Mendengar kata suami,tiba-tiba muka Reina bersemu merah dan langsung kefikiran sama Dafa.

__ADS_1


"Kok gue tiba-tiba kefikiran kak Dafa ya" batin Reina.


"Hmm iya kakakku sayang" ucap Reina.


"Rei,sebentar anterin kakak ke bandara ya.Aldo katanya nggak bisa jemput dan dia bilang ketemuan di bandara aja" ucap Agnes.


"Oh gitu,ya udah Reina siap-siap dulu deh" ucap Reina sudah selesai sarapan lalu beranjak pergi menuju kamarnya untuk bersiap setelah itu berangkat ke bandara.


Satu jam kemudian mereka sudah sampai di bandara lalu kemudiam berjalan menghampiri Aldo yang sudah menunggu mereka dari tadi.


"Lama banget sih kalian,aku udah nunggu berjam-jam tahu " ucap Aldo.


"Iya kak maaf,tadi di jalan macet banget" ucap Reina.


"Huuuuu lebay lo Do" ucap Agnes.


Dari kejauhan ada seseorang yang memanggil nama Aldo,jadi mereka semua berbalik ke arah suara tersebut.


"Aldo" teriak seseorang yang berjalan menghampiri mereka dan dia ternyata adalah Dafa.


"Kak Dafa....Kok dia ada disini? kan bilangnya besok dia akan pulang.Hmmm berarti dia bohongin aku" batin Reina.


"Hei Bro" ucap Aldo lalu merangkul pundak sahabatnya itu.


"Kalian ngapain disini?" tanya Dafa pada Aldo dan Reina.


"Oh ini gue mau ke Bali sama Agnes dan istri lo" ucap Aldo sengaja membohongi Dafa.


"Haaaaa" ucap Dafa kaget lalu melirik ke arah Reina.


"Iya,istri lo juga ikut " ucap Aldo.


"Kak Aldo bohong kak" ucap Reina spontan karena sedari tadi Dafa sedang meliriknya.


"Emmm" ucap Dafa.


"Haaaaaa" ucap Agnes dan Reina bersamaan karena saking kagetnya mereka.


"Nggak usah kaget gitu kalian,biasa aja kali" ucap Aldo lalu tersenyum.


"Apaan sih,pacar..pacar.Gue nggak sudi pacaran sama cowok playboy kayak lo" ucap Agnes.


"Oh iya kak,ini kenalin kakak aku namany Agnes" ucap Reina memperkenalkan Agnes pada Dafa.


"Dafa"ucap Dafa.


"Agnes"ucap Agnes sambil mereka bersalaman.


"Maaf ya saya nggak sempat hadiri pernikahan kalian karena saya sangat sibuk waktu itu" sambung Agnes.


"Iya tak apa kok,kami mengerti " ucap Dafa lalu tersenyum.


"Hmmm sama orang aja dia senyum seramah itu.Nah kalau sama aku boro-boro mau senyum, yang ada mukanya jutek mulu.Dasar si es balok" batin Reina.


"Hmmm bro,pesawat kita udah mau berangkat.Kita tinggal dulu ya" ucap Aldo.


"Oke,kalian hati-hati ya" ucap Dafa sambil mereka berpelukan.


"Rei,kakak pergi dulu ya" ucap Agnes pamit pada adiknya lalu mereka berpelukan.


"Iya kakakku sayang" ucap Reina.


Aldo dan Agnes kemudian pergi menuju ke pesawat karena sudah waktunya jam terbang mereka.


"Kamu masih mau disini?" ucap Dafa pada istrinya itu.

__ADS_1


"Eh itu aku udah mau pulang kok ini" ucap Reina lalu berbalik dan berjalan pergi dari sana.


"Heiiiii....Reinaaaaa" teriak Dafa.


Kemudian Reina berbalik lagi karena mendengar namanya di panggil oleh Dafa uang menyuruhnya kesana.


"Apaan sih kak Dafa ini" batin Reina.Lalu iaberjalan menghampiri Dafa lagi.


"Kenapa?" tanya Reina.


"Sebagai istri yang baik,nih kamu bawakan koper saya" ucap Dafa lalu menyerahkan kopernya di tangan Reina dan ia berjalan duluan.


"Dasar kak Dafa nyebelin" batin Reina.


Reina lalu berjalan di belakang Dafa sambil mendorong koper suaminya itu.


"Kamu naik apa kesini?" tanya Dafa sambil mereka berjalan menuju luar bandara.


"Naik pesawatlah masa jalan kaki" ucap Reina ketus.


Tiba-tiba Dafa berhenti mendadak dan membuat Reina menabrak punggung suaminya itu karena ia berjalan dibelakang Dafa.


"Aduh" ucap Reina sambil memegang hidungnya karena kepentok di punggung Dafa.


"Saya bertanya serius ini,kamu bawa mobil qtau enggak?" tanya Dafa.


"Bawalah,tuh sana yang warna putih" ucap Reina lalu menunjuk mobilnya yang ada diparkiran bandara.


"Oke" ucap Dafa lalu berjalan ke parkiran.


"Nih kuncinya" ucap Reina menyerahkan kunci ke suaminya setelah mereka sampai di parkiran mobilnya.


"Kamu saja yang bawa.Saya capek mau istirahat" ucap Dafa lalu masuk ke dalam mobil.


"Oke" ucap Reina.


Reina kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju Apartemen mereka.Sepanjang perjalanan Dafa hanya tertidur karena kecapean.


"Kak.....Kak Dafa bangun,kita sudah sampai kak" ucap Reina mencoba membangunkan suaminya tapi Dafa belum juga bangun.


"Kak Dafa ganteng juga kalau sedang tidur" batin Reina.Lalu ia tersenyum sendiri.


"Kak...Kak dafa kita udah sampai" teriak Reina di telinga Dafa supaya Dafa bangun.


"Emmmm berisik" ucap Dafa dengan kesal karena kaget dibangunkan oleh suara Reina.


"Biarin,siapa suruh tidurnya kayak kebo susah di bangunin" ucap Reina.


"Apa kamu bilang?" ucap Dafa kesal.


"Kak Dafa tidurnya kayak kebo" jawab Reina lalu menjulurkan lidahnya ke Dafa.


Dafa kemudian menarik tangan Reina dengan keras dan membuat tubuh Reina ikut refleks tertarik mendekat ke Dafa lalu mereka berdua saling bertatapan begitu lama.


"Cantik" batin Dafa.Lalu ia menelan air liurnya.


"Kaaaa...k.....Dafa mau nga....nga pain aku?" ucap Reina gagap karena wajahnya sangat dekat dengan Dafa.


Dafa kemudian melepaskan tangan Reina dan sedikit mendorongnya ke belakang lalu ia membetulkan lagi posisi duduknya.


"Dasarrrrrrrrrrrrrrrr kak Dafa sialan" batin Reina.


"Saya duluan,jangan lupa kamu bawa koper saya" ucap Dafa lalu keluar duluan dan berjalan masuk menuju Apartemennya.


"Iya " teriak Reina dengan kesal.

__ADS_1


"Dasar....Baru aja mau adegan romantis,ehh malah di rusak " ucap Reina menggerutu sendiri didalam mobilnya.


Beberapa menit kemudian Reina berjalan masuk ke dalam Apartemennya sambil menggerutu.


__ADS_2