MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 8


__ADS_3

Setelah Reina betul-betul masuk ke kamarnya,orangtua Reina saling bertatapan dengan pemikiran mereka masing-masing.


"Pa,apa Reina tadi nguping pembicaraan kita ya?" tanya Tias ke suaminya.


"Mungkin....Papa rasa Reina mendengar semua yang kita bicarakan " jawab Dimas ke istrinya.


"Iya pa,mama rasa juga begitu,lihat saja tingkahnya kayak maling yang ketahuan nhabis ngumpet " ucap Tias.


"Cepat atau lambat dia juga akan tahu sendiri.Nanti kita bicara baik-baik ke dia,supaya dia mengerti maksud kita menjodohkannya " ucap Dimas.


"Iya pa,mama setuju" ucap Tias.


***


Seminggu Kemudian...


Semenjak mendengar ia akan di jodohkan dengan anak dari teman papanya itu,Reina beberapa hari ini selalu murung di kampus.Jojo sang sahabat bingung dengan sikap Reina yang sekarang,padahal jika mereka bertemu pasti akan cekcok entah apa masalahnya,mereka itu ibarat kucing dan tikus yang tak selalu akur jika bertemu.Tapi sekarang Reina enggan meladeni kelakuan Jojo yang selalu mengganggunya.


"Rei.....Lo kenapa sih,beberapa hari ini gue lihat lo murung mulu " tanya Jojo yang sedari tadi heran dengan sikap Reina yang tak seperti biasanya.


"Hmmmm....Jo,lo tahu papa dan mama gue mau jodohin gue ke anak temannya mereka " ucap Reina.


"Apaaaaaaaa lo serius mau jodohin,sama siapa Rei?" teriak Jojo saking kagetnya mendengar perkataan dari Reina.


"Emmm itu dengan anaknya om Hendra,k'dafa" jawab Reina tidak semangat.


"Tunggu....Tunggu,anaknya om Hendra yang baru datang dari luar negri itu ya?" tanya Jojo lagi.


"nggak salah lagi,soalnya anaknya om Hendra itu cuma 2,yang 1 cewek dan satunya lagi cowok " jawab Reina masih tak bersemangat.


"Waahhh.....Lo beruntung banget Rei,bisa dijodohin sama dia" ucap Jojo.Ia merasa bangga dengan sahabatnya itu lalu menepuk-nepuk pundak Reina.


"Ahhh....Jojo,bukannya lo hibur gue ini malah nambah kegalauan gue,dasar lo...." ucap Reina kesal ingin menjitak kepala Jojo.


"Harusnya lo beruntung Rei,dia udah ganteng,mapan dan lulusan luar negri lagi.Apalagi yang kurang coba,lo pasti hidup bahagia deh nikah sama dia" ucap Jojo memberikan saran ke sahabatnya itu.


"Entahlah.....Gue masih bingung " ucap Reina masih dengan kegalauannya.


Di tempat lain,Dimas dan Hendra sedang mengadakan meeting masalah kerjaan di luar kantor,tepatnya di sebuah restoran berbintang 5.


"Dimas,kamu sudah menanyakan tentang perjodohan ini ke anak kamu?" tanya Hendra setelah meeting mereka selesai.


"Belum,tapi saya rasa Reina sudah mengetahuinya" jawab Dimas.


"Kok bisa? " tanya Hendra lagi.


"Waktu malam itu setelah kalian pulang,aku dan Tias membahas perjodohan ini diruang tengah,Reina sepertinya menguping pembicaraan kita karena dia juga ada disana " jawab Dimas.

__ADS_1


"Oh begitu..Kita kasih dia waktu untuk memikirkan ini,supaya dia tak tertekan nantinya " ucap Hendra memberi saran.


"Iya,aku sependapat sama kamu.Oh iya Hen,sedari tadi aku tidak melihat anakmu,kemana dia ? " tanya Dimas.


"Anak itu semenjak pulang dari luar negri,kerjaannya ngumpul terus bersama temannya.Aku suruh urus Perusahaan ehh...Banyak alasannya,pusing aku" ucap Hendra memikirkan kelakuan anaknya.


"Berikan dia waktu untuk menyusuaikan diri,jangan kamu tekan terus masalah Perusahaan,biarlah dia memilih apa yang dia inginkan " ucap Dimas memberi masukan.


"Iya,aku juga berharapnya begitu.Aduhhh...Hampir saja aku lupa mau kasih tahu kamu kalau siska hari ini ulang tahun,dan dia ngadakan pesta kecil-kecilan gitu,kalian harus datang dan jangan lupa bawa reina dan istri kamu tentunya " ucap Hendra mengundang Dimas dan keluarga.


"Iya kami akan pergi " jawab Dimas.


"Kalau begitu saya pamit duluan ya Dim,mau belikan Siska hadiah dulu " ucap Hendra sambil tersenyum.


"Iya,saya juga mau balik ke Perusahaan,masih ada pekerjaan disana " jawab Dimas lalu kemudian mereka pergi ke tujuan masing-masing.


***


Setelah sampai di Perusahaannya,Dimas langsung mengabari istri dan anaknya bahwa ada undangan makan malam dari keluarga Hendra malam ini dan mereka diharuskan untuk datang.


"Gais,gue balik duluan ya....Ada urusan mendesak nih " ucap Reina berpamitan ke teman-temannya.


"Urusan apaan sih,baru juga kita sampai udah main pergi aja " tanya Jojo.


"Hmmmm....Pasti ini urusan mama lo lagi kan? " tanya Jeni.


"Begitulah,kalau gue nggak pulang,u..." ucap Reina dipotong oleh Lisa.


"Kok lo bisa tahu Lis ?" tanya Reina.


"Reinaku sayang....Udah ke 1000 kali alasan lo itu-itu mulu,ya kita udah hafal lah dan tanpa lo bilang juga kita udah tahu " jawab Alexa menepuk-nepuk pundak Reina.


"Oke deh....Kalau gitu gue duluan ya gais,takut mak lampir ngambek.."ucap Reina cengengesan dan berlalu pergi meninggalkan sahabatnya di Kafe itu.


***


19:00


Di kediaman Hendra Baskoro,sedang di adakan acara pesta ulang tahun sang istri.Walau terkesan sederhana,tetapi banyak tamu yang datang mulai dari keluarga,kerabat dan kolega bisnis untuk mengucapkan selamat.


"Pa,kata papa acaranya kecil-kecilan aja,nah ini banyak orang yang datang" ucap Reina yang baru datang lalu kaget melihat banyak tamu masih berdatangan.


"Papa juga tidak tahu sayang,kata om Hendra tadi cuma acara kecil-kecilan saja " jawab Papa Reina yang hanya bengong.


"Sudahlah...Ayo kita masuk,mama mau ucapin selamat ke mba Siska " ucap mama Reina menyuruh anak dan suaminya itu masuk kedalam pesta lalu mencari keberadaan temannya itu.


"Selamat ulang tahun mba,semoga panjang umur dan selalu diberi kesehatan,amin " ucap Tias mengasih bingkisan kado lalu berpelukan.

__ADS_1


"Amin mba,ada Reina juga datang " jawab Siska membalas pelukan temannya kemudian melihat Reina yang juga ikut datang.


"Selamat ulang tahun tante " ucap Reina tersenyum lalu memeluk Siska,tak lupa juga memberi bingkisan kadonya.


"Iya sayang,tante senang kamu datang " ucap Siska membalas pelukan dari Reina sangat erat saking senangnya.


"Selamat ulang tahun Siska,oh iya suami kamu kemana?" ucap Dimas berjabat tangan lalu menanyakan keberadaan temannya itu.


"Rerima kasih mas atas ucapannya,nggak tahu tuh mas hendra kemana " jawab Siska lalu mencari-cari keberadaan suaminya.


"Ya sudah,nanti saya cari sendiri saja " ucap Dimas berlalu pergi mencari keberadaan Hendra dan sesekali menyapa kolega-kolega bisnisnya juga yang berada disana.


Siska dan Tias sedang asyik-asyiknya ngobrol tentang apapun itu,sampai lupa jika masih ada Reina di dekat mereka yang setia mendengar.Sebenarnya Reina malas sekali ke acara pestahan apalagi jika bersama kedua orangtuanya,tapi karena paksaan dan ancaman dari mamanya akhirnya mau tidak mau dia harus ikut, walau disana sangat membosankan sekali baginya.


"Ma,tante...Reina ke sana dulu yah,mau ambil minum " ucap Reina


"Iya sayang....Sana gih kamu jalan-jalan,mama lagi asyik nih cerita sama tante Siska " jawab Tias menyuruh anaknya pergi berkeliling dan Reina pun pergi setelah meminta izin ke mamanya.


"Huuuuft....Sebenarnya gue malas banget ke acara beginian,lihat aja yang datang orang-orang tua semua,ini sih seumuran papa dan mama nih.Mungkin cuman gue kali ya yang muda disini " ucap Reina berbicara sendiri sambil berjalan menuju taman disamping rumah yang sedikit sepi itu untuk sekedar duduk-duduk.


Reina sudah sampai ditaman samping rumah,ia melihat ada seseorang yang sedang duduk sendirian dikursi taman itu.Reina tadinya mau berbalik masuk ke dalam rumah karena ia lihat di taman ada seseorang yang menempati kursi yang mau ia duduki,tapi suara ponselnya berbunyi dari dalam tasnya,lalu kemudian ia mengeluarkannya.


"Tumben nih anak nelpon gue malam-malam,ganggu aja deh" ucap Reina berbicara sendiri lalu mengangkat telponnya.


Reina :


Ya halooo...kenapa lo nelpon gue


jojo :


Rei...gue lagi di rumah lo nih,cepetan balik gue mau curhat sama lo.


Reina :


Malas gue dengerin curhatan lo,lo pulang aja sana.


Jojo :


Reina kok lo gitu sih sama sahabat sendiri juga,pokoknya gue tungguin lo kalau perlu gue nginap disini.


Reina :


Terserah lo,udah ahh lo ganggu aja.Lalu Reina mrmatikan telponnya.


"Malas banget gue dengerin curhatan lo " tutur Reina lalu memasukkan ponselny kembali ke dalam tas.


Kemudian Reina kembali melihat ke depan,namun seseorang yang tadinya sedang duduk sendirian di taman itu sudah tak ada.

__ADS_1


"Mana perginya tuh orang " batin reina kemudian mencari-cari keberadaan orang itu.


"Kayaknya dia sudah pergi deh,mungkin dia terganggu dengerin gue nelpon tadi " ucap Reina berbicara sendiri lalu berbalik masuk ke dalam rumah.


__ADS_2