MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 29


__ADS_3

Alexa kemudian masuk ke kelas mereka setelah sebelumnya pergi ke toilet,lalu ia heran kenapa semua teman sekelas mereka berkumpul menglilingi meja Reina.


"Ada apa nih? "ucap Alexa yang barusan datang.


"Nggak ada apa-apa kok,merekanya aja yang kepoin gue " ucap Reina kemudian menyuruh temannya itu bubar dan pergi ke meja masing-masing.


"Memangnya mereka kepoin apa sih?" tanya Alexa.


"Itu Lex,mereka nanyain apa benar suaminya Reina akan jadi CEO atau enggak " jawab Jeni.


"Dia akan jadi CEO di usia muda?" tanya Alexa lagi karena merasa tak percaya yang didengarnya barusan.


"Iya,memangnya kenapa Lex..? kok muka lo kayak kaget gitu dengarnya " ucap Jeni merasa curiga.


"Oh itu,gue kaget aja di usia muda udah bisa jadi CEO di Perusahaan terkenal lagi " ucap Alexa supaya mereka tak curiga.


"Lo aja kaget Lex,apalagi dengan gue.Reina memang beruntung deh bisa dapatin dia " ucap Jeni lalu menyenggol tangan Reina.


"Apaan sih Jen " ucap Reina lalu tersenyum malu-malu.


Di sisi lain,Alexa sedari tadi sudah mengepalkan kedua tangannya melihat ekspresi Reina yang malu-malu jika menyangkut suaminya.Alexa sangat marah dan ingin sekali memberitahukan ke Reina,jika suaminya itu adalah mantan pacarnya namun ia urungkan dulu karena ia masih mencari waktu yang tepat.


***


Hari ini Dafa akan pergi ke Perusahaan papanya itu karena ada hal yang sangat penting untuk di bicarakan.Seperti pembicaraan semalam bersama Edo,kedatangan Dafa ini bukan cuma sekedar kerja seperti biasanya melainkan ia akan mendatangani surat persetujuan untuk menjadi CEO di Perusahaan itu menggantikan papanya.


Tak ada yang berubah di Perusahaan itu selama papanya menjabat,namun sekarang kehadiran Dafa ini pasti akan membawa perubahan bagi Perusahaan dan itu.Sekarang ia sudah resmi menggantikan posisi papanya dan mulai memeriksa berkas-berkas penting.Kesibukannya hari ini membuat dia sampai lupa makan siang namun Edo tahu jika adiknya itu sering kelupaan kalau sudah gila kerja dan akhirnya dia berinisiatif membelikan makan siang untuk Dafa.


"Bro...Lo jangan kerja mulu sampai lupa makan " ucap Edo yang datang ke ruangan Dafa membawakan makan siang.


"Thanks ya bro makanannya.Oh iya gimana lo udah dapetin sekretaris buat gue nggak?" tanya Dafa.


"Gue udah dapat sih sebenarnya,tapi apa lo yakin dengan pilihan gue ini? " ucap Edo lalu bertanya balik.


"Terserah,gue percaya sama lo aja "jawab Dafa.

__ADS_1


"Bukan masalah percaya atau enggak,dia pintar atau enggak.Ini masalahnya dia seorang cewek dan belum nikah,apa Istri lo nggak akan cemburu nantinya jika lo sering bersama cewek lain." ucap Edo.


"Dia pasti ngerti kok,jadi kapan dia bisa kerja? " ucap Dafa.


"Kalau lo setuju,mulai besok dia bisa kerja " jawab Edo.


"Oke,gue setuju.Lo udah kasih tahu dia tentang syarat-syatar menjadi sekretaris gue?" tanya Dafa.


"Sudah,dan yang terpenting dia itu harus tepat waktukan bro ?" ucap Edo.


"Benar,gue nggak suka sama orang yang nggak tepat waktu.Itu syarat paling penting" ucap Dafa.


Setelah pembicaraan mereka dan makan siang Dafa,kini Dafa dan Edo keluar Perusahaan sebentar untuk pergi ke peresmian pembukaan Restoran baru Aldo.


"Selamat ya bro,atas pembukaan Restoran baru lo" ucap Dafa bersalaman dengan sahabatnya itu.


"Thanks bro" jawab Aldo.


"Aldo...Aldo,emang lo nggak puas cuman urus Perusahaan bokap lo sampai-sampai buka Restoran segala kayak gini " ucap Edo.


"Memangnya lo yakin,bisa ngurus sendiri Restoran dan Perusahaan lo?" tanya Edo.


"Hmmm....Kalau Restoran ini,gue akan cari orang yang bisa urus dan pastinya sangat berpengalaman,jadi gue tinggal ngurus Perusahaan aja gampangkan " ucap Aldo tersenyum.


"Terserah lo aja,gue akan selalu dukung apapun keputusan lo,ia kan Daf " ucap Edo.


" Emmm,asal lo bisa bagi waktunya " ucap Dafa.


"Tenang aja bro,gue udah bagi semuanya.Ngurus Perusahaan,ngurus Restoran dan terakhir ngurus pacar hahaah " ucap Aldo lalu mereka pun tertawa bersama.


"Maaf semuanya,gue telat " ucap Andra yang barusan datang.


"Santai aja bro,kita juga baru datang kok " ucap Edo menepuk pundak temannya itu.


"Oh iya bro,minggu depan gue ngadain acara kecil-kecilan gitu di rumah.Kalian jangan lupa datang ya " ucap Andra mengundang temannya.

__ADS_1


"Memangnya ini acara apa Ndra?" tanya Aldo.


"Oh ini,hanya acara syukuran aja karena gue udah lulus kuliah ngambil S2 " jawab Andra.


"Gue kirain lo mau nikah nyusul si Dafa " ucap Aldo cengengesan.


"Gue belum kefikiran kesitu bro,nanti aja kali setelah lo " ucap Andra lalu tertawa.


"Lo salah kalau nungguin gue,disini ada yang lebih tua dari kita dan parahnya masih jomblo " ucap Aldo lalu melirik ke Edo.


"Kalian lagi ngomongin gue?" tanya Edo merasa tersindir dengan kata-kata Aldo barusan.


"Tepat sekali,kita emang lagi bicarain lo yang udah jomblo kelamaan "ucap Aldo terkekeh.


"Dasar lo Al " ucap Edo menjitak kepala Aldo.


"Sakit Do " ucap Aldo merasa kesakitan karena jitakan dari Edo.


"Udah deh,kalian nggak malu apa dilihatin orang-orang banyak" ucap Dafa menghentikan kelakuan mereka yang seperti anak kecil.


"Oh iya Daf,selama gue balik ke Jakarta,gue belum lihat istri lo deh " ucap Andra tiba-tiba dan membuat Dafa terkaget mendengarnya.


"Oh itu,dia sibuk Kuliah jadi kita jarang ketemu.Nanti aja gue kenalin sama lo" ucap Dafa.


"Oke,jangan lupa nanti lo bawa ke acara gue sekalian kenalan "ucap Andra.


"Iya,nanti gue usahain " jawab Dafa.


Setelah lama mereka ngobrolkan tentang sesuatu,akhirnya Dafa pamit duluan karena sudah malam dan ingin beristirahat sebab sudah saharian ini bekerja.


"Bro....Gue balik duluan ya,badan gue udah pegal-pegal seharian kerja mau istirahat " ucap Dafa ingin berpamitan pergi.


"Iya yang pengantin baru,sana gih pulang istri lo udah nungguin " ucap Aldo menggoda sahabatnya itu.


"Oke,gue balik duluan ya " ucap Dafa dan di anggukkan sahabat-sahabatnya kemudian ia berlalu pergi.

__ADS_1


Setelah satu jam perjalanan,akhirnya Dafa sampai juga di Apartemennya dan ia langsung masuk ke kamarnya.Sesudah mandi dia istirahat sejenak karena sudah seharian kerja,Dafa merasa seluruh badanya seperti remuk dan butuh pijatan.


__ADS_2