MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 15


__ADS_3

Setelah seminggu di jogja menyelesaikan masalah Perusahaan cabang di sana.Kini Hendra sudah kembali ke jakarta.


Pembicaraan mengenai pernikahan akan mereka diskusikan saat makan malam nanti,Hendra sengaja tak mengulur-ulur waktu lagi mengenai hal ini sebab takutnya sesuatu nanti terjadi.


"Rei,tante siska tadi bilang kalau sebentar malam mereka semua mau kesini sekaligus membicarakan mengenai pernikahan kalian " ucap Tias yang sedang membaca tabloid di ruang tengah


"Oh iya ma "jawab Reina yang baru saja pulang dari Kampus.


"Kamu ke salon gih,supaya muka kamu lebih cantik lagi " ucap Tias ke anaknya.


"Enggak mau ahh,orang sudah cantik kayak gini juga mau diapain pun tetap cantik " ucap Reina memuji dirinya sendiri.


"Hmmm....Terserah kamu deh,yang penting sebentar malam kamu harus tampil cantik,oke sayang " ucap Tias memperingati anaknya.


"Kalau itu sih masalah gampang ma,tenang aja " jawab Reina lalu mengedipkan satu matanya.


***


Malam menjelang.....


Sebenarnya Dafa sangat malas untuk pergi ke rumah calon istrinya itu.Tapi karena paksaan mamanya,Dafa mau tak mau harus menurut apa kata mamanya dan kini mereka sudah berada di depan rumah Reina.


ting...tong..ting...tong.


"Silahkan masuk tuan,nyonya,den,neng " ucap mbok Yati mempersilahkan tamu majikannya untuk masuk.


"Terima kasih mbok " ucap Siska lalu mereka semua pun masuk ke dalam rumah.


"Saya panggilkan tuan dan nyonya dulu,silahkan duduk " ucap mbok Yati mempersilahkan mereka semua duduk dan berlalu memanggil majikannya.


"Selamat malam semuanya " ucap Dimas dan istrinya yang baru datang dan mereka pun ikut duduk juga.


"Mba,Reina kemana yah..! kok tidak bersama kalian " ucap Siska menanyakan keberadaan Reina calon menantunya itu.


"Ada kok mba,sebentar lagi dia nyusul " jawab Tias.


"Selamat malam om,tante,kak Dafa dan " ucap Reina yang baru saja datang namun ucapanya menggantung karena ada seseorang yang ia tak tahu namanya.


"Saya Safa kak,adiknya k'dafa " ucap Safa tersenyum.


"Ohhh....Hai nama aku Reina "ucap Reina tersenyum lalu melambaikan tangannya mengajak berkenalan.


"Aku sudah tahu kok nama kakak " jawab Safa lalu ia juga tersenyum.


"Wahhh.....Kelihatannya kalian akan cepat akrab nih " ucap Siska melihat anak dan calon mantunya itu.


"Pasti dong ma " jawab Safa.


Pembicaraan mereka itu berlangsung cukup lama sampai pada akhirnya mereka menentukan jika Reina dan Dafa akan menikah 2 minggu lagi dari sekarang dan mereka tak keberatan dengan keputusan itu.


***

__ADS_1


Persiapan pernikahan sudah di urus oleh Wedding Organizer dan yang lainnya,semua berjalan dengan lancar tanpa ada kendala.Mereka hanya menunggu sampai hari H nya itu datang.


Kafe ceria....


"Rei,kok lo nggak bilang sih mau nikah...! kita teman lo apa bukan sih,berita sebesar ini lo nggak cerita ke kita ?" ucap Lisa kesal karena berita sebesar itu baru ia tahu tapi bukan dari orangnya langsung tapi dari di Jojo.


"Maaf semuanya gue lupa,rencananya gue akan kasih tahu kalian kalau sudah di tentuin harinya " jawab Reina memeluk sahabatnya itu supaya tidak marah lagi.


"Rei,kok mendadak banget sih lo nikah...! apa lo di paksa sama orangtua lo? " tanya Jeni.


"Awalnya gue mikir gitu,tapi saat gue tahu alasan mereka mau jodohin gue ke anak teman papa, gue langsung mau aja" jawab Reina menghela nafasnya.


"Tapi Rei,apa lo akan bahagia dengan pernikahan ini,secara kalian saja baru kenal masa iya langsung nikah secepat itu " ucap Alexa aneh mendengarnya.


"Entahlah Lex,gue hanya mikirin orangtua gue dan calon mertua gue yang baik itu,gue nggak mau kecewain mereka semua dan menurut gue calon suami gue juga berfikiran seperti gue " ucap Reina dengan tersenyum.


"Wahhh....Sahabat gue ini ternyata udah dewasa yahh,dan bentar lagi mau nikah " ucap Jeni memeluk Reina lalu terharu.


"Gue sependapat sama lo Reii,nggak ada orangtua di dunia ini yang ingin anaknya menderita,mereka hanya ingin membuat anak mereka bahagia dengan pilihannya mereka, kerena menurutnya itu yang terbaik buat anak mereka.Apalagi kan lo anak semata wayang mereka,pasti mereka mencariyang terbaik buat lo " ucap Lisa menepuk pundak Reina.


"Maaf ya gais,karena kalian tahunya dari jojo.Padahal gue mau cerita ke kalian kok tapi akhir-akhir ini gue sibuk banget " ucap Reina merasa bersalah pada teman-temannya.


"Nggak apa-apa kok Rei,awalnya gue kira lo di paksa karena lo nggak pernah tanya kita tentang ini,tapi sekarang gue tahu alasan lo dan gue doakan semoga lo bahagia bersama dia " ucap Alexa dan mereka pun berpelukan.


Setelah dari Kafe itu,Reina izin pulang duluan karena mamanya menelpon dan ia di suruh ke butik langganan mereka untuk fiting baju pernikahan.


"Wahhh...Calon menantu mama sudah datang " ucap Siska yang melihat Reina baru saja masuk ke dalam butik itu.


"Iya tante,maaf Reina telat " ucap Reina lalu menyalim tangan kedua wanita yang berada di depannya.


"Oh gitu yah " ucap Reina lalu mereka semua pun duduk di kursi tunggu.


Beberapa menit kemudian Dafa muncul dan langsung pergi ke arah dimana mama dan calon mertuanya berada.


"Maaf ma,tante saya telat " ucap Dafa sopan.


"Nggak apa-apa kok sayang,Reina juga baru saja datang " ucap Siska.


"Oh iya Dafa,kamu nggak usah panggil tante lagi yah,kan 1 minggu lagi kalian akan nikah jadi mulai sekarang panggil tante dengan sebutan mama saja " ucap Tias lalu tersenyum dan di angguki Dafa.


"Iya juga ya mba,kalau gitu Reina kamu juga harus manggil tante dengan sebutan mama atau bunda terserah kamu saja sayang " ucap Siska memegang tangan Reina.


"Iya tan...Ehh maksudnya bunda " ucap Reina cengengesan.


"Oh iya kita sampai lupa,sana kalian fiting baju dulu,sudah dari tadi kalian di tunggui sama jeng Rani.Jeng.....Mereks sudsh datang" ucap Tias dan memanggil temannya itu selaku yang punya butik kemudian ia menghampiri mereka.


"Jeng ini pasangan yang serasi sekali,1 ganteng 1 cantik " ucap Rani memuji mereka.


"Ahhh...Kamu bisa saja jeng " ucap Tias tersenyum.


"Ayo sayang ikut tante " ucap Rani lalu Dafa dan Reina mengikuti tante Rani ke ruangan untuk fiting baju.

__ADS_1


Setelah lama mereka menunggu,akhirnya selesai juga dengan baju ke 3.Reina keluar dengan menggunakan baju pengantin berwarna putih yang sangat cantik dengan bagian kerahnya yang lebar memperlihatkan bentuk pundaknya yang putih mulus itu.


"Gimana ma,bun bajunya? " tanya Reina kepada kedua mamanya itu.


"Wow.....Kamu sangat cantik sayang dengan baju ini,ia kan Dafa?" ucap Siska pangling melihat perubahan Reina dan bertanya ke anaknya.


"Iya sayang,kamu sangat cantik memakai baju ini " sambung Tias takjub melihat kecantikan anaknya.


"nih anak cantik juga " batin Dafa.


"Daf....Dafa,mama lagi nanya kamu nih " ucap Siska menyenggol lengan anaknya yang sedari tadi memandang Reina terus.


"Eh iya ma,mau nanya apa? " tanya Dafa bingung karena sedari tadi ia tak fokus.


"Kamu nih,mama tadi nanya kamu apa Reina cantik nggak ?" ucap Siska


"Iya ma cantik kok " jawab Dafa spontan.


"Aduhhh.....apaan sih gue kok muji dia sih,dia pasti udah kegeeran deh " batin Dafa


Benar saja,setelah mendengar perkataan Dafa tadi,muka Reina langsung memerah seperti udang rebus karena ini baru pertama kalinya ada cowok yang muji dia,lalu ia pergi mengganti baju untuk menyembunyikan wajahnya yang sudah bersemu merah.


"Astaga.....Barusan gue nggak salah dengarkan dia bilang gue cantik !!!....aduhhhh muka gue pasti udah merah nih " batin Reina


"Berarti mama nggak salah pilih dong untuk calon istri kamu " ucap Siska menggoda anaknya.


"I....Iya ma " jawab Dafa terbata-bata.


"Wahhhh.....Mama senang sekali dengar jawaban kamu,ia kan mba Tias?" ucap Siska dan bertanya kepada calon besannya.


"Iya mba,semoga kalian cepat akrab ya Rei dan Dafa " ucap Tias.


"Iya ma " jawab Reina dan Dafa bersamaan.


"Oh iya sayang,kamu pilih baju yang mana dari tiga baju yang kamu pakai tadi ?" tanya Tias ke anaknya


"Hmm...Reina bingung ma bajunya bagus-bagus semua,Reina terserah kalian aja " jawab Reina.


"Kalau gitu....Bunda pilih yang terakhir kamu pakai,gimana mba Tias? " ucap Siska dan bertanya pada temannya itu.


"Iya mba,saya lebih suka yang Reina pakai terakhir.Kita pilih ini saja " ucap Tias.


"Gimana Dafa?" tanya Siska ke anaknya.


"Terserah mama saja,Dafa ngikut " jawab Dafa.


"Oke....Kalau gitu kita pilih baju yang ini jeng Rani " ucap Siska ke yang punya butik.


"Baiklah,kami akan mengirimkannya nanti sesuai alamat" jawab Rani tersenyum.


"Iya,kalau gitu kami permisi dulu ya jeng " ucap Tias permisi lalu memeluk temannya itu.

__ADS_1


"Iya jeng,kapan-kapan mampir kesini lagi yah " jawab Rani membalas pelukan dari Tias.


Lalu mereka pun keluar butik itu dan berpamitan pergi ke tujuan masing-masing.Dafa kembali bekerja,Reina dan mamanya balik ke rumah dan Siska pergi arisan.


__ADS_2