
Tak terasa kini tinggal 3 hari lagi pernikahan Reina dan Dafa akan di lakukan,semua persiapan sudah hampir selesai dan tinggal tunggu harinya saja.Sudah seminggu ini Reina di pingit dan tidak boleh melakukan apapun apalagi bertemu teman-temannya.Ia juga meminta cuti kuliah selama sebulan untuk menikah.z
Reina merasa sangat bosan dengan perintah dari mamanya itu,ia tak boleh inilah ia tak boleh itulah semuanya serba tak boleh ia lakukan.Reina akhirnya mengabari teman-temannya itu untuk datang kerumahnya karena ia sangat merasa kesepian.
"hallo Rei,tumben lo nelpon "
"lex kalian masih di Kampus ya"
"iya nih memangnya kenapa sih,lo kangen kita ya "
"ya iyalah gue kangen banget kalian,kalian kerumah gue ya setelah pulang kuliah "
"hmmm iya kita akan kesana kok "
"oke gue tunggu kalian jangan lupa kabarin jojo juga ya"
"siap nyonya reina hehehehhe "
"ihhh apaan sih lex,nggak lucu deh " lalu reina mematikan telponnya.
***
Rumah reina.
"Permisi mbok,Reina nya ada ?" ucap Jeni kepada mbok yati setelah pintu rumah terbuka.
"ada non,kata non Reina kalian langsung ke kamar saja " jawab mbok yati.
"Baik mbok " ucap Jeni dan mereka berlalu pergi menuju kamar Reina langsung.
"Reinaaaaa " ucap Lisa setelah membuka pintu tanpa mengetuknya terlebih dahulu lalu kemudian pergi memeluk sahabatnya itu.
"Dasar lo Lis bikin gue kaget saja,kalau masuk ke kamar orang itu pintunya di ketuk dulu dong " ucap Reina mengelus-elus dadanya karena tadi sempat terkaget.
"Iya deh maaf " ucap Lisa.
"Iya nggak apa-apa,kalian tahu nggak gue kangennnnnn.........Banget sama kalian " jawab Reina lalu memeluksatu persatu sahabatnya itu.
"Iya kita juga kok,sepi rasanya kalau lo nggak ada Rei" ucap Alexa.
__ADS_1
"Iya...Satu minggu di rumah terus,gue rasa udah kayak setahun mana nggak boleh ngapa-ngapapin lagi serasa gue seperti dipenjara deh "ucap Reina.
"Ya begitulah Rei kalau orang mau nikah di pingit dulu dan nggak boleh ketemu sama calon suaminya " ucap Jeni lalu m mencubit pipi sahabatnya itu.
"Oh iya Rei,siapa sih nama calon suami lo ?" ucap Lisa penasaran.
"Namanya Dafa " jawab Jojo.
"Ihhh...Kenapa lo yang jawab si Jo.Gue kan nanya ke Reina bukan sama lo" ucap Lisa lalu menunjuk Jojo yang lagi duduk santai di sofa sambil memainkan ponselnya.
"Dafa....." ucap Alexa lalu semua temannya memandanginya.
"kok sama ya nama pacar gue....Hmmm pasti itu cuma nama mereka aja yang samaan" batin Alexa.
"Lo kenal Lex ? " tanya Jeni.
"Nggaklah,gue hanya kaget aja namanya sama dengan orang yang gue kenal "jawab Alexa.
"Ohhh....Di dunia ini banyak nama yang sama,namun orangnya berbeda "ucap Jojo.
"Iya sih,memangnya lo udah ketemu sama calonnya Reina Jo ?" ucap Jeni.
"Dia ganteng nggak Jo ?" tanya Jeni lagi saking penasarannya.
"Enggak,gantengan gue lah " ucap Jojo dengan percaya dirinya.
"Dasar lo Jo,gue udah nanya serius juga lo mala main-main.Nyebelin lo " ucap jeni lslu melemparkan bantal ke muka Jojo.
"Sudah deh kalian,ribut mulu kerjaannya kalau ketemu " ucap Reina.
"Ehh...Ternyata ada kalian ya " ucap Tias yang muncul tiba-tiba setelah membuka pintu kamar Reina.
"Kenapa ma ...? " tanya Reina.
"Oh ini sayang,tante Siska nelpon katanya mau bicara sama kamu,sana angkat telponnya dulu" ucap Tias lalu menyerahkan ponselnya ke reina.
"Oh iya,gais....Kalian tunggu dulu ya gue mau angkat telpon " ucap Reina lalu mengambil ponsel mamanya kemudian keluar kamar untuk mengangkat telpon dari calon mertuanya itu.
"Kebetulan tante disini.Tante,ceritain dong kenapa bisa Reina dijodohin ?" ucap Lisa yang penasaran dengan pernikahan sahabatnya itu lalu mempersilahkan mama Reina untuk duduk bersama mereka.
__ADS_1
"Oke tante akan cerita.Waktu itu teman papanya Reina kekeh ingin menjodohkan anaknya sama Reina,katanya dia ingin mempererat hubungan dengan kami dengan menikahkan anak-anak kami nantinyq" ucap Tias.
"Kok tante nggak nolak sih ? kan Reina masih kuliah?" tanya Jeni.
"Sebenarnya tante juga mikirnya begitu,Reina sudah dewasa dan berhak memilih kehidupannya sendiri.Tapi tante juga takut Reina akan salah pilih nantinya lalu sakit hati.Reina juga nggak pernah bawa cowok untuk sekedar kenalan sama kami,jadi kami fikir Reina nggak mau pacaran dan mau langsung nikah saja " ucap Tias tersenyum.
"Tan,sebenarnya Reina itu punya cowok yang ia suka di Kampus,tapi sayangnya cowok itu sudah nikah sekarang.Mungkin karena itulah Reina nggak mau pacaran ia takut sakit hati lagi " ucap Alexa
"Oh begitu ya,Reina nggak pernah cerita sama tante soal itu " ucap Tias merasa kasihan pada kisah cinta anaknya itu.
"Mungkin Reina nggak mau aja tante tahu dan kepikiran,toh orang yang ia suka juga udah nikah " jawab Jojo.
"Reina itu nggak pernah cerita masalahnya ke tante,sudah berapa kali tante suka nanya ke dia tapi alasannya itu-itu terus belum ada yang cocok katanya.Jadi tante fikir untuk menjodohkannya saja sama anak teman tante " ucap Tias.
"Tante,apa tante sudah yakin dengan pilihan tante ini ?" tanya Lisa ragu-ragu.
"Awalnya tante ragu dengan menjodohkan Reina dengan anaknya mba siska.Tapi melihat sikap dan perlakuan anak itu di tambah lagi didikan oleh kedua orangtuanya,tante yakin nggak salah pilih dia bisa jaga Reina dan membuat Reina lebih dewasa lagi " jawab Tias tersenyum.
"Begitu ya tan,aku sangat penasaran seperti apa sih orangnya itu " ucap Jeni.
"Pokoknya dia ganteng,baik hati dan pastinya idaman semua mertua" ucap Tias terkekeh dan mereka semua ikut tertawa juga.
"Ada apaan nih kok cengar-cengir gitu " ucap Reina yang baru saja masuk ke dalam kamarnya setelah mengangkat telpon tadi.
"Nggak ada apa-apa kok sayang.Ya sudah tante keluar ya " ucap Tias pamit lalu keluar kamar.
"Mama gue cerita apaan sih kayaknya seru banget deh ?" tanya Reina ke teman-temannya.
"Cerita awal mula kenapa lo mau di jodohin ke anak temannya papa lo " ucap Jeni.
"Rei,dengar cerita mama lo,dia sepertinya yakin banget dengan pilihannya untuk jodohin lo ke anak temannya itu.Hmmm...Gue jadi pengen deh orangtua pacar gue yakin dengan gue dan restuin kami pacaran " ucap Alexa merasa iri dengan Reina.
"Sabar Lex,lambat laun mereka akan mengerti kok kalau lo sangat sayang sama anaknya mereka dan lo berdoa aja supaya hari itu cepat datang " ucap Reina menyemangati temannya itu.
Disisi lain Jojo sedang mengepalkan tangannya mendengar perkataan Alexa itu,hatinya sangat sakit dan ia berharap semoga hari itu tak akan datang.
"Gais,gue pamit duluan ya.Gue ada janji sama teman " ucap Jojo dan berlalu pergi.
"Pasti Jojo sakit hati deh dengan perkataan Alexa tadi " batin Reina.
__ADS_1
"Rei,kalau gitu kami pamit juga ya,udah kelamaan kita disini lo juga harus istirahat " ucap Jeni dan di anggukkan oleh Reina kemudian mereka berpelukan setelah itu berlalu pergi .