MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 54


__ADS_3

Acara malam ini terlihat begitu hikmat dan tak ada kendala,semuanya berjalan lancar seperti keinginan mereka.Reina sangat senang malam ini karena tahun ini semua keluarga dan teman-temannya juga hadir diacara ulang tahun omanya dan ditambah lagi dia membawa Dafa untuk diperkenalkan oleh oma dan opanya.


Disisi lain,Alexa bersikap cuek seperti biasanya karena ia tahu ini bukan waktu yang tepat untuk memberitahu jika dulu ia pernah berhubungan bersama Dafa yang sekarang menjadi suami sahabatnya yaitu Reina.Alexa sesekali melihat ke arah Dafa dan Dafa pun melihat ke arahnya namun mereka sama-sama bersikap cuek seolah-olah mereka tak pernah ada hubungan dan hanya seuntai senyum yang mereka perlihatkan.


Lain halnya dengan Aldo,sedari tadi ia merasa gelisah karena Alexa juga ada disini dan ia takut jika Alexa memberitahukan hubungannya dahulu bersama Dafa pada keluarga Reina.Menurutnya Alexa itu tipe cewek yang masih labil dan akan bertindak semaunya seperti dahulu.


"Semoga Alexa bisa jaga sikap disini" batin Aldo.


Karena waktu sudah menunjukan jam 10 malam,sahabat-sahabat Reina ingin berpamit pulang sebab sudah larut malam dan mereka ingin beristirahat.


"Semuanya,kami pamit pulang dulu karena udah larut malam juga" ucap Lisa.


"Loh sayang kok cepat banget sih.Memangnya ini sudah jama berapa?" ucap mama Reina.


"Ini udah jam 10 malam tante" ucap Lisa.


"Wahhhh enggak kerasa yah udah larut malam aja sedari tadi kita asik ngobrol.Ya sudah kalian hati-hati ya dijalan dan ingat langsung balik ke hotel jangan keluyuran lagi" ucap mama Reina memeperingatkan mereka.


"Siap tante,kalau begitu kami balik duluan " ucap Jeni.


"Iya nak,kalian hati-hati" ucap Tiara mamanya agnes.


Reina kemudian mengantarkan teman-temannya sampai depan pintu.


"Rei,kita balik duluan yah gue udah ngatuk banget nih" ucap Jeni.


"Iya,terima kasih ya kalian udah datang " ucap Reina sambil memeluk satu persatu sahabatnya.


"Iya Rei,kalau gitu kami pulang dulu ya" ucap Alexa dan hanya di anggukkan oleh Reina.Kemudian mereka masuk kedalam mobil yang sudah di sediakan untuk mengantar mereka pulang lalu mereka meluncur pergi dari villa itu.


Setelah mengantar teman-temannya,Reina kemudian berjalan masuk kembali ke taman.


"opa sama oma kemana?" tanya Reina.


"Mereka udah masuk kamar mau istirahat" jawab Manda.


"Oh gitu" ucap Reina.


"Kak reinaku sayang jangan bengong disitu aja,bantuin kita dong bersihin semua ini" ucap Manda sambil mengasih lap meja ke Reina.


"Iya bawel,oh iya mereka semua kemana kok cuma kita yang bersihin ini?" tanya Reina karena tak melihat Dafa,Aldo,Miko dan Agnes.


"Kak agnes tadi bawa mereka lihat-lihat sekitar villa,katanya ada pemandangan bagus disini kalau malam hari." ucap Manda sambil membersihkan taman itu yang dibantu 3 pembantu.


"Ohhhh" ucap Reina sambil melap meja.


Seusai membersihkan taman tadi,Reina lalu melangkah pergi masuk ke dalam kamarnya untuk mandi setelah itu tidur karena ia sudah kecapean.


-


Setelah puas melihat pemandangan sekitar villa,Aldo dan adiknya berpamit pulang.

__ADS_1


"Do,lo jangan lupa besok ya" ucap Agnes mengingatkan Aldo akan janji mereka besok untuk berjalan-jalan.


"Iya,gue nggak akan lupa kok tenang aja" jawab Aldo kemudian ia masuk kedalam mobilnya dan berlalu pergi.


Agnes dan Dafa kemudian masuk rumah setelah mengantar Aldo tadi.


"Oh iya Daf,janahn lupa beritahu Reina kalau kita besok akan jalan-jalan yah" ucap Agnes pada Dafa.


"Iya Nes" ucap Dafa lalu masuk ke dalam kamarnya dan Agnes berlalu pergi menuju kamarnya juga.


kenapa Dafa memanggil Agnes dengan nama saja bukan kak Agnes seperti yang istrinya selalu katakan karena Dafa dan Agnes itu seumuran jadi mereka hanya memanggil nama saja biar tak canggung.


Setelah masuk ke kamar,Dafa kemudian membuka bajunya sembarangan karena melihat Reina sudah tertidur lalu berjalan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya.Setelah ia memebersihkan badannya dan memakai baju tidurnya ia kemudian berjalan ke sofa untuk membaringkan badannya.


"Kenapa Alexa tak memberitahukan hubungan kami dahulu.Bukankah seharusnya ia mengatakan itu didepan keluarga Reina untuk balas dendam aku karena membuatnya sakit hati." batin Dafa.


Kemudian Dafa tertidur setelah memikirkan Alexa tadi yang membuatnya bingung.


***


Pagi menjelang dan burung-burung berkicau riang di atas sana membuat Reina terbangun dipagi ini.


"ummmmmm" ucap Reina khas orang bangun tidur lalu mengucek-ucek matanya.


Reina kemudian beranjak dari tempat tidurnya untuk membuka jendela kamarnya supaya udara pagi masuk kedalam.


"Hmmmm pagi yang cerah" ucap Reina yang masih berdiri di depan jendelanya sambil melihat ke arah pantai.


Kemudian Reina mengganti bajunya dan ingin melangkah keluar dari kamarnya namun ia terhenti karena mendengar perkataan suaminya.


"Kamu mau kemana?" tanya Dafa sambil mengucek-ucek matanya.


"Mau jogging dipantai" jawab Reina.


"Tunggu,saya mau pergi juga" ucap Dafa lalu masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci muka dan mengganti pakaiannya.


"cepetan,nanti keburu siang nih" ucap Reina lalu duduk disofa menunggu Dafa.


"Ayo" ucap Dafa lalu ia berjalan duluan.


Villa pribadi milik keluarga Reina ini letaknya tak jauh dari pantai hanya beberapa menit berjalan saja kita sudah melihat pantai.Reina dan Dafa lalu joging bersama.


"Reina,hari ini kita akan keluar jalan-jalan" ucap Dafa.


"Gue nggak salah dengarkan,kak Dafa barusan ngajak gue jalan-jalan" batin Reina.


"Kemana?" tanya Reina.


"Nggak tahu,nanti aja kamu lihat sendiri" ucap Dafa.


"Tumben kak Dafa ngajak gue dan bilangnya nggak tahu.Apa dia akan kasih gue surprise ya "batin Reina.

__ADS_1


"Oke" ucap Reina.


Setelah joging sebentar,mereka kemudian balik ke villa untuk sarapan pagi.


"Pagi semua" ucap Reina dan disusul Dafa.Mereka terlambat datang untuk sarapan,lalu mereka duduk dibangku yang sudah disediakan.


"Kalian dari mana sih,gue ketuk-ketuk kamar kalian nggak ada suara" ucap Agnes.


"Oh itu,kita tadi ke pantai untuk joging" jawab Reina.


"Rena" ucap oma.


"Iya oma,kenapa?" ucap Reina.


"Kamu maukan penuhi permintaan terakhir oma" ucap oma.


"Oma nggak boleh bilang begitu,Reina janji apapun keinginan oma Reina akan penuhin" ucap Reina.


"Janji?" ucap oma.


"Iya omaku sayang,kapan sih cucu oma ini ingkar janji.Oma tinggal bilang aja permintaan oma apa" jawab Reina.


"Benar?"ucap oma lagi.


"Iya oma.Oma mau apa atau mau jalan-jalan kemana pun Reina akan temenin deh janji" ucap Reina.


"Oma ingin sekali gendong cicit,kalian cepat buat ya buat oma" ucap oma.


Reina dan Dafa saling berpandangan mendengar perkataan oma barusan.


"Gue harus jawab apa yah supaya buat oma nggak sedih" batin Reina.


"Kok bahas cicit sih,kan tadi oma bilang punya pemintaan?" ucap Reina.


"Maksud oma kamu itu permintaannya,kamu buatin dia cicit segera" ucap Tiara.


"Haaaa,aku kira permintaan oma itu dia ingin jalan-jalan kemanapun bersama Reina" ucap Reina.


"Rena" ucap Oma.


"Iya oma" ucap Reina tidak bersemangat.


"Maukan buatin oma cicit?" tanya oma.


"Iya oma,kami segera akan buatin cicit buat oma.Dafa mohon doanya supaya keinginan ini disegerakan" ucap Dafa lalu tersenyum.


"Amin" ucap semuanya bersamaan.


"Apaan sih kak Dafa ini,asal bicara aja" batin Reina.


Setelah sarapan,Reina mengajak Dafa ke teras untuk berbicara berdua.

__ADS_1


__ADS_2