MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 70


__ADS_3

Kembali ke Jakarta...


Setibanya di Jakarta,Dafa langsung ke kantor karena ada urusan mendesak,sedangkan Reina masih berada di Apartemennya.


Reina hari ini enggan keluar kemana pun karena ia ingin membuat kue untuk Dafa.


"Semoga kak Dafa suka dengan kue buatan aku" ucap Reina kesenangan.


Fikiran Reina selalu terbayang -bayang akan kejadian semalam mereka di cianjur.Bagaimana tidak terlupakan selama berbulan-bulan ini mereka menikah tak pernah satu kali pun mereka tidur berdua apalagi seranjang,memang benar mereka tidur sekamar tapi Dafa selalu tidur di sofa untuk mengalah.namun semalam entah kenapa Dafa tak seperti biasanya dan memilih tidur bersama.! Reina pun tak tahu alasannya apa.


Reina kemudian memesan makan siang buat mereka berdua seperti biasanya,untuk menunggu pesanannya datang Reina kemudian mencicipi kue buatannya tadi apakah masih ada yang kurang apa tidak.


Tak berangsung lama pesanannya pun datang dan Kak Dafa juga sudah pulang kerja.


"Tumben kakak pulang cepat" ucap Reina.


"Hari ini aku nggak enak badan jadi pulang cepat" ucap Dafa lalu beranjak ke kamarnya.


Reina tahu pasti karena semalam badannya Dafa jadi sakit-sakitan hari ini,Dafa tak terbiasa tidur dikasur dan ranjang sempit apalagi jakarta-cianjur jaraknya jauh dan dia langsung ke kantor tadi pas sampai Jakarta.


"Pasti kak Dafa sangat lelah" ucap Reina saat melihat Dafa masuk kedalam kamarnya.


Reina kemudian memutuskan membawa makan siangnya Dafa ke kamarnya saja.


tuk....tukk....tukk.....


"Kak,aku bawain makan siang untuk kakak" ucap Reina dari balik pintu.tak beberapa lama Dafa kemudian membuka pintu kamarnya lalu menyuruh Reina masuk.


"Rei,kamu bisa mijit nggak! badan aku sakit semua" tanya Dafa.


"Emmmm bisa,aku sering mijitin papa dulu" ucap Reina sambil menyimpan nampan yang ia bawa tadi.


"Baguslah sekarang kamu mijitin aku" ucap Dafa lalu duduk disofa dan diikuti Reina.


Reina mulai melakukan aksi memijitnya seperti yang dilakukannya dulu pada papanya.Tapi kali ini ia sangat bersemangat karena ini permintaan Dafa langsung.

__ADS_1


"Kamu ahli juga ya mijitnya,kanapa nggak buka pijat repleksi aja sekalian" ucap Dafa lalu terkekeh.


"Aku nggak ada bakat mijit,ini juga berkat ajaran mbok sih dan paksaan papa" ucap Reina.


"Kok gitu?" ucap Dafa.


"Iya,kalau aku nggak mijitin papa uang jajan aku nggak ditambahin jadi aku bela-belain belajar mijit sama mbok supaya uang jajan aku nambah" ucap jujur Reina.


"Tapi keahlian kamu ini akhirnya terpakai juga sama aku,jadi aku nggak usah repot-repot pergi ke pijat refleksi.kan ada kamu" ucap Dafa lalu mencubit pipi Reina.


"Tapi mijit-mijit gini nggak gratis yah ada imbalannya dong" ucap Reina santai tapi mukanya sudah bersemu merah karena perlakuan Dafa tadi.


"Sebutin aja mau berapa " ucap Dafa.


"Seandainya imbalannya bisa di tukar dengan perasaan kakak,apa kakak mau..!" batin Reina.


"Hmmm....berapa yah aku mikir-mikir dulu deh" ucap Reina.


"Oke " ucap Dafa.


Dafa membayangkan muka Reina adalah Alexa mantannya itu yang sedang memijit pundaknya dan tanpa dia sadari memanggil nama Alexa.


"Lex,apa maksudnya alexa mantannya itu" batin Reina.


Ada rasa sakit dihatinya mendengar nama itu keluar dari mulut Dafa tanpa Dafa sadari.


Reina selalu terbawa perasaan jika hanya berdua dangan Dafa.Reina merasa ia sudah jauh terlalu dalam dengan perasaannya pada Dafa sedangkan Dafa sepertinya hanya biasa saja dan mungkin hanya menganggap Reina sebagai pelampiasannya saja.Akhir-akhir ini Dafa sering membuat jantung Reina seperti mau copot dibuatnya tapi setelah itu ia jatuhkan lagi.


"Kak,aku keluar dulu " ucap Reina berlalu pergi.


Muka Reina yang tadi bersemu merah kini terlihat sendu sebab perlakuan Dafa akhir-akhir ini menurut Reina berbeda dari biasanya.Reina lalu kefikiran Andra,mungkin dengan ia curhat sama Andra perasaannya jadi plong.


Reina kemudian mencari kontak Andra lalu mengirimkan chat pada Andra mengajaknya ketemuan.


Reina kemudian keluar rumah dan pergi menuju cafe tempat mereka janji ketemuan.

__ADS_1


Tak beberapa lama Reina sampai Andra pun juga sampai.


"Kak Andra....Sini" ucap Reina melambaikan tangannya.


"Kamu udah nunggu lama ya?" ucap Andra.


"Nggak kok aku juga baru sampai" ucap Reina.


Reina sebenarnya ingin to the poin saja tapi Andra mengajak mereka makan siang dulu dan kebetulan Reina juga belum makan siang.Disela-sela makannya mereka sesekali bercerita tentang lain hal,Reina juga menanyakan tentang pekerjaan Andra dan lainnya.


Dari kejauhan ada seseorang yang melihat Reina dan Andra berada di cafe itu dan ternyata itu Alexa.Hari ini Alexa ada janji ketemuan dengan teman lamanya di samping cafe itu.


"Itu Reina dan kak Andrakan.! atau aku salah lihat ya" batin Alexa.


"Lebih baik aku telpon Reina tanya dia dimana sekarang?" ucap Alexa lalu mencari ponselnya yang berada didalam tasnya kemudian mencari nomor Reina dan memanggilnya.


"Hallo lex"


"Halo rei.lo dimana sekarang"


"Aku lagi diluar nih lagi ketemu teman"


"oh gitu,sorry ya aku ganggu"


"Nggak kok,emangnya kenapa lex"


"oh nggak kok,rencananya aku mau ajak kalian keluar tapi kalian pada sibuk semua jadi dilain waktu aja"


"Oke,kabarin aja "


"oke bye" alexa lalu mematikan telponnya.


"Berarti aku nggak salah lihat itu beneran Reina" ucap Alexa.


Posisi tempat duduk Reina dan Andra itu dekat jendela kaca yang polos jadi Alexa dari kejauhan bisa melihat jika itu Reina dan seseorang.

__ADS_1


Alexa lalu memotret Reina yang sedang bersama Andra.


"Gimana yah perasaan kak Dafa lihat foto ini" ucap Alexa kemudian tersenyum licik.


__ADS_2