
Usai berbelanja seharian,Reina dan Dafa kembali ke villa untuk mempersiapkan acara sebentar malam.
"Kak Agnes" sapa Reina berjalan kearah kakaknya yang sedang membuat sesuatu untuk acara sebentar malam.
"Emmm ada apa?" ucap Agnes.
"Kakak siapin kado apa buat oma entar malam?" tanya Reina.
"Rahasia dong,oh iya kamu Rei jangan lupa kamu ngundang teman-teman kamu juga yah supaya rame" ucap Agnes.
"Oh iya,hampir aja aku lupa ngundang mereka" ucap Reina sambil menepuk jidatnya.
"Hmmm efek keasikkan tuh sama suami,jadi lupa deh sama teman sendiri" ucap Agnes menyindir adik kesayangannya itu.
"Ihhhh....apaan sih kak Agnes" ucap Reina lalu mencubit pinggang Agnes.
"Aduh Rei sakit tahu jangan nyubit-nyubit deh" ucap Agnes memegang tangan Reina supaya berhenti mencubitinya.
"Biarin,habisnya kalau ngomong suka fitnah sih " ucap Reina.
"Fitnah dari mana,orang itu kenyataannya kan.Lihat tuh pipi kamu udah memerah" ucap Agnes masih menggodanya lalu menunjuk pipi adiknya itu.
"Haaaa masa sih pipi gue merah " batin Reina.
Kemudian Reina berjalan pergi untuk mencari cermin lalu melihat mukannya yang sudah bersemu merah.
"Reinaaaaaaaa,sini dulu sayang" teriak Tiara memanggil ponakannya itu.
"Iya tan" jawab Reina.
Kemudian Reina berjalan ke arah mereka yang sedang duduk santai di teras villa sambil menikmati pemandangn pantai yang tak jauh dari villa itu.
"Rei,tante mau minta tolong bisa enggak?" tanya Tiara.
"Mau minta tolong apa tan?"ucap Reina bertanya balik.
"Kamu pergi ke toko kue yang ada dialamat ini ya,bilang aja pesanan dari ibu Tiara mereka udah tahu kok" ucap Tiara sambil menyerahkan kertas kecil bertuliskan alamat ke Reina.
"Siap tanteku sayang" jawab Reina.
"Oh iya Rei hampir aja mama lupa.Tadi mamanya Jojo nelpon mama dan nyuruh kamu sebentar jemput jojo di Bandara" ucap Tias pada anaknya.
"Kok Reina sih yang harus jemput jojo,diakan udah gede ma bisa jalan sendiri dia" ucap Reina.
"Tapi dia nggak tahu alamat villa kita sayang,jadi kamu jemput dia dan bawa kesini " ucap Dimas papanya Reina.
"Iya pa,Reina akan jemput jojo " ucap Reina.
Reina kemudian ingin berjalan pergi namun mamanya menghentikan langkahnya.
"Kamu mau kemana?" ucap Tias sambil memegang tangan anaknya.
"Mau pergi ambil kuelah ma terus jemput Jojo di Bandara" jawab Reina.
"Kamu sama Dafa perginya,kalau kamu sendirian takutnya kamu tersesat" ucap Tias.
"Ihhh mama deh,kenapa sih harus ngajak kak Dafa juga" batin Reina.
"Aduh mamaku sayang inikan udah jaman teknologi,jadi nggak bakal tersesat deh aku" ucap Reina menolak.
"Nggak ada tapi-tapian,Dafa temani istri kamu" ucap Tias lalu memanggil menantunya.
"Baik ma" ucap Dafa.
Setelah banyak drama akhirnya mereka pergi juga.Sepanjang perjalanan mereka hanya saling diam dan sesekali melirik satu sama lain.
Ponsel Reina berbunyi dan terlihat nama Jojo sedang memanggil.
"Panjang umur juga nih anak,baru juga dicerita udah nelpon aja" ucap Reina lalu mengangkat telpon dari sahabatnya itu.
"Emmmm,ada apa"
"Rei,gue udah di Bandara nih cepet jemput gue"
__ADS_1
"Iya,lo tunggu aja gue udah dijalan nih"
"Oke,bye"
Telpon mereka memudian berakhir.
"Kak Dafa,kita ke Bandara dulu jemput Jojo setelah itu baru ke toko kue" ucap Reina dan hanya dianggukan oleh Dafa bertanda mengerti.
___
Setelah beberapa menit perjalanan,akhirnya mereka sampai juga ke Bandara dan langsung mencari Jojo di kursi tunggu.
"Rei" teriak Jojo sambil melambaikan tangannya.
Reina dan Dafa kemudian berjalan ke arah Jojo.
"Ngapain lo ke Bali?" tanya Reina dengan nada ketusnya.
"Ya liburanlah" jawab Jojo lalu melihat ke arah Dafa yang sedari tadi melihatnya.
"Oh iya kita belum kenalan,nama aku Jojo sahabatnya Reina" ucap Jojo sambil mengulurkan tangannya kepada Dafa mengajak berkenalan.
"Dafa" ucap Dafa singkat.
"Acara kenalannya lanjut aja di mobil,sekarang gue lagi ada urusan penting nih" ucap Reina lalu berjalan duluan meninggalkan Jojo dan Dafa.
"Tunggu Rei" ucap Jojo menyusul Reina sambil menarik kopernya dan di ikuti Dafa juga.
Didalam mobil awalnya Jojo canggung ingin berbicara duluan,tapi dia memaksakan diri karena ingin mengenal seorang Dafa lebih jauh lagi.
"Kak Dafa punya teman nggak di Bali?" tanya Jojo sok meakrabkan diri.
"Punya,memangnya kenapa?" jawab Dafa lalu bertanya balik.
"Cuma nanya doang.Siapa tahu kak Dafa mau hangout sama teman-teman disini,bisa ajak aku juga " ucap Jojo menawarkan diri tanpa rasa malu.
"Idihhh....Kalau kak Dafa ngajak lo hangout sama teman-temannya,yang ada lo akan bikin malu dia" ucap Reina menghina.
"Tuh mulut kalau ngomong pedas banget yah,untung gue cowok penyabar" ucap Jojo.
"Kak Dafa nggak usah dengerin kata Reina,dia memang gitu dari dulu sirik aja sama aku" ucap Jojo.
Dafa hanya diam mendengarkan mereka berbicara sambil fokus menyetir.
"Turun" ucap Dafa.
"Kok turun sih,kitakan mau ke toko kue ngambil pesanan tante Tiara" ucap Reina heran.
"Kita sudah sampai ditoko kue itu" ucap Dafa sambil menunjuk toko kue itu
"Ohhhh bilang dong dari tadi" ucap Reina lalu keluar dari mobil kemudian berjalan masuk ke dalam toko kue itu dan disusul oleh Dafa dan Jojo.
Setelah mereka mengambil pesanan kue,mereka kemudian balik ke villa.
"Sore semuanya" sapa Jojo dengan sopan kepada keluarga besar Reina. setelah sampai di villa itu.
"Eh Jojo sini jo gabung" ucap Tias kemudian jojo ikut bergabung di ruang tengah villa itu.
"Ini yang kamu ceritain tadi Tias? tanya Tiara pada adiknya.
"Iya,ini namanya jojo dan kami juga sudah anggap jojo ini seperti anak kami sendiri" jawab Tias.
"Wahhh anaknya ganteng juga,kayaknya cocok deh sama Amanda" ucap Tiara.
"Wahhh amanda siapa itu" batin Jojo.
"Iya,sebentar kita kenalin mereka" ajak Tias lalu melirik ke Jojo.
" Gue kesinikan pengen liburan bukan mau dijodohin,Reiiiiii tolongin gue dong" batin Jojo sambil melirik ke arah Reina.
"Kayaknya ide bagus tuh mah,tapi tergantung sama manda kalau mau" ucap Reina sambil memasukan kue dimulutnya.
"Dasar si Reina bukannya nolong gue" batin Jojo.
__ADS_1
"Semuanya saya permisi dulu mau mandi sudah gerah soalnya" ucap Jojo sopan.
"Rei,sana antar jojo dan tunjukin kamarnya" ucap Tias menyuruh anaknya.
"Iya ma" jawab Reina lalu melangkah pergi.
Kemudian Jojo menyusul langkah Reina.
"Rei,lo nggak ngundang Alexa,jeni dan lisa ya?" tanya Jojo kemudian mereka berhenti di depan kamar yang disediakan untuk Jojo.
"Astaga,gue hampir lupa beritahu mereka.Untung lo ngingetin gue Jo" jawab Reina lalu menepuk pundak Jojo.
Hampir saja Reina lupa memberitahu kepada sahabatnya jika sebentar malam ia dan keluarga besarnya akan mengadakan acara kecil-kecilan untuk ulang tahun omanya.Ia lalu mengambil ponselnya dan melakukan panggilan telpon.
"Halo Rei"
"Jen sorry yah gue baru ngabarin kalian sekarang,soalnya gue sibuk banget "
"Iya nggak apa-apa kita ngerti kok"
"Kalian entar malam kesini yah,nanti gue suruh supir tante gue jemput kalian dihotel"
"Hmm kirain gue lo udah lupa sama kita "
"Ya enggaklah,gue seharian ini sibuk banget mana tadi habis jemput si Jojo di Bandara dan lainnya"
"Gue kirain tuh anak nggak akan datang,jadi dia nginap disitu ya"
"Ya begitulah katanya karena kemauan maminya,diakan anak mami "
"Hahahahah iya gue sampe lupa deh"
"Kalian jangan lupa datang ya,gue tunggu"
"Siap Rei"
"Ya udah bye girls"
Telpon mereka pun berakhir.
***
Acara untuk sebentar malam sudah hampir selesai.Mereka sengaja tak mengundang keluarga yang lainnya dan hanya keluarga inti saja yang datang alasannya karena lebih nyaman saja.
"Rei,lo udah ngundang teman-teman lo semua?" tanya Agnes sambil duduk santai ditepi kolam bersama Reina.
"Udah kak" jawab Reina.
Agnes sudah seharian ini sibuk untuk mempersiapkan acara ini,walau hanya acara sederhana tapi dia sangat sibuk mempersiapkan semuanya dan harus sempurna.Ini juga berkat Dafa dan Jojo yang ikut membantu.
"Oh iya,gue ngundang Aldo juga kesini" ucap Agnes.
"Kak Aldo ada disini juga? Pantas aja kemarin kak Dafa izin keluar mau ketemu temannya" ucap Reina baru mengingat.Padahal Dafa sudah memberitahunya kemarin.
"Iya,katanya dia datang jengukin adiknya yang ada disini sekaligus ngurusin perusahaan milik ayahnya" ucap Agnes.
"Baru tahu aku kak Aldo punya adik dan mereka tinggal terpisah" ucap Reina.
"Jojo dan suami lo kemana?" tanya Agnes.
"Tahu tuh mereka kemana" ucap Reina masa bodo.
"Mana ya si Manda,udah sore begini belum datang juga tuh anak" ucap Agnes sambil melihat jam di ponselnya.
"Mungkin dia ada kuliah sore kali kak" ucap Reina.
"Semoga aja begitu,awas aja kalau dia bohong" ucap Agnes.
"Jangan galak-galak kak,entar cowok pada takut sama kak Agnes " ucap Reina lalu terkekeh.
"Kamu nggak tahu si Manda aja sih,itu anak kalau udah keluyuran sama teman-temannya mungkin pulangnya baru besok" ucap Agnes menceritakan adiknya yang bandel jika dikasih tahu.
"Biarin ajalah asal dia nggak terjerumus sama hal-hal yang negatif.Diakan baru masuk kuliah jadi masa-masa gini sangat indah buat mereka" ucap Reina.
__ADS_1
"Hmmm semoga aja" ucap Agnes.
Mereka kemudian berenang bersama.