MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 50


__ADS_3

Reina kini hanya sendiri dikamarnya sebab suaminya alias Dafa sedang keluar entah kemana sampai malam begini.


"Reina....Ayo makan malam dulu sayang" teriak Tias supaya didengar ileh anak semata wayangnya itu.


Lalu Reina berjalan keruang makan.Disana sudah ada mama,papa dan juga suaminya.


"Loh itukan kak Dafa,apa dia nggak jadi pergi tadi " batin Reina.


Dimeja makan ini mereka saling bertukar cerita mulai dari masalah bisnis,kegemaran dan yang lainnya.Dafa sangat senang dan menikmati makan malam mereka ini dengan hikmat,lain halnya dengan Reina yang hanya makan saja dan tak mau ikut bercerita tentang dirinya.


Setelah makan malam selesai,Reina berjalan ke teras villa untuk melihat pemandangan malam yang indah.


"Ekhmmm" ucap Dafa sambil berjalan mendekat ke istrinya itu.


"Eh kak Dafa" ucap Reina yang melihat ada Dafa disebelahnya.


"Kak Dafa nggak keluar?" ucap Reina membuka pembicaraan.


"Sudah tadi" jawab Dafa dan masih memandang kedepan.


"Oh,kirain aku kak Dafa nggak jadi keluar tadi.Kalau boleh tahu kak Dafa emangnya tadi kemana ?" tanya Reina yang kepo.


"Aku tadi dari Restoran Aldo,dia juga lagi disini" ucap Dafa.


"Ohhh gitu" ucap Reina singkat.


"Sudah larut malam,sebaiknya kamu masuk sana" ucap Dafa.


"Hmmm kenapa nih si es balok tiba-tiba perhatian gitu sama gue." batin Reina.


"Iya kak,aku duluan yah" ucap Reina lalu berjalan masuk.


Setelah Reina masuk,Dafa kemudian duduk dikursi yang berada di teras itu lalu melamun sendiri dan memikirkan perkataan Aldo tadi sore.


Flashback...


"Sorry bro,udah nunggu lama?" ucap Aldo yang baru saja datang.


"Udah 5 jam gue nungguin lo disini" jawab Dafa.


"Maaf bro,gue tadi ada urusan sebentar jadi telat sampainya kesini" ucap Aldo.


"Hmmm pasti urusan cewek tuh" sahut Miko.


"Aldo...aldo,jiwa playboy lo nggak berubah yah" ucap Dafa melemparkan kentang goreng ke arah temannya itu.


"Maklumlah orang ganteng,sebenarnya gue udah mau insaf tapi gitu deh cewek-cewek masih suka gue yang sekarang kayak gini" ucap Aldo kepedean.


"Huuuu dasar playboy.Kak Aldo harusnya itu contoh kak Dafa yang setia sama satu cewek aja" ucap Miko.


"Heee anak kecil tahu apa kamu tentang setia.Apa kamu fikir kakak nggak tahu kalau kamu itu playboy dikampus haaa" ucap Aldo melirik ke Miko adiknya.


"Yaaa akukan masih muda jadi wajarlah gonta-ganti cewek.kak Aldo itu udah tua mending cari istri deh buat jadi kakak ipar aku dan bikin ponakan yang banyak" ucap Miko lalu cengengesan sendiri.


"Kalau masalah itu gue belum dapatin cewek yang bisa gue jadiin istri,iyakan bro?" ucap Aldo lalu bertanya ke Dafa.


"Emm" jawab Dafa singkat.

__ADS_1


"Oh iya bro,mana bini lo ?" tanya Aldo.


"Masih di villa dia,kenapa lo nanyain dia?" ucap Dafa ketus sambik menatap Aldo.


"Ehhh santai bro,gue cuma mau tanyain kabar ipar gue aja kok" jawab Aldo.


"Wahhh ternyata kak Dafa udah nikah ya? nggak undang-undang aku" ucap Miko.


"Ngapain Dafa mau undang lo,emangnya lo penting" ucap Aldo kepada adiknya.


"Hmm sorry ya" ucap Dafa lalu tersenyum.


"Iya,nggak apa-apa kok.Aku doain semoga kak Dafa samawa sampai tua sama Alexa" ucap Miko.


Dafa dan Aldo saling tatap setelah mendengar perkataan Miko.


Perlu diketahui,persahabatan Dafa dan ketiga temannya yang lain itu sudah cukup lama dan semua keluarga sudah pada tahu mereka.Ke empat sahabat itu hanya Dafalah yang setia dan Miko menjadikan Dafa sebagai panutannya,bukan karena ia tak laku tapi karena menurutnya sekali ia mencintai seseorang ia tak akan melepaskannya dengan muda.Andra yang notabenenya cowok tertutup masalah asmara sedangkan Edo terlalu sibuk dengan pekerjaan dan cuek kepada semua cewek sehingga sampai sekarang ia belum mempuanyai kekasih dan terakhir Aldo,jangan ditanya lagi masalah asmara pada dirinya karena jiwa playboynya mungkin tak akan pernah sembuh.


"Dafa nggak nikah sama Alexa,dia dijodohkan dengan Reina" ucap Aldo.


"Oh gitu,maaf kak Dafa aku nggak tahu" ucap miko merasa bersalah.


"Iya nggak apa-apa kok" ucap Dafa menepuk pundak adik sahabatnya itu.


"Daf,gue perlu bicara sama lo berdua aja" ucap Aldo lalu menyuruh adiknya untuk pergi jauh dari mereka.


"Lo mau ngomong apa?" ucap Dafa.


"Lo ingat waktu Alexa tiba-tiba ada di acara Andra waktu itu?" ucap Aldo.


"Iya,Andra pasti sengaja ngundang Alexa juga kesana karena dia tahu gue akan bawa Reina" jawab Dafa.


"Dari mana lo tahu?" ucap Dafa berbalik tanya ke Aldo.


"Dari Alexa,sorry bro baru hari ini gue cerita sama lo.Sebenarnya gue udah mau lupain dan nggak mau cerita masalah ini sama lo,tapi karena miko mengingatkan lo sama alexa lagi jadi gue putusin harus cerita sama lo sekarang supaya lo tahu lebih cepat " ucap Aldo.


"Kenapa baru sekarang lo cerita haa?" ucap Dafa sedikit emosi.


"Karena gue nggak mau rusak hubungan lo dan Reina yang sudah dekat ini." ucap Aldo.


"Dekat ! darimana lo tahu gue dan Reina sudah dekat?" tanya Dafa.


"Dari tatapan Reina ke lo Daf dan gue juga lihat perubahan lo yang nggak murung lagi belakangan ini.Menurut gue itu semua berkat Reina " ucap Aldo.


"Entahlah" ucap Dafa lalu memijit kepalanya yang tiba-tiba pusing.


"Daf,apa Reina sudah tahu mantan lo ternyata sahabatnya sendiri ?" tanya Aldo.


"Gue rasa belum,jika dia udah tahu pasti hatinya akan hancur" ucap Dafa.


"Gue saranin sama lo,lupain Alexa dan cobalah membuka hati pada Reina.Dia anak baik bro jangan sampai lo kecewin dia dengan perasaan masa lalu lo" ucap Aldo sambil menepuk pundak Dafa.


Flashback berakhir.


Diteras villa itu,Dafa masih memikirkan perkataan Aldo kemudian terngiang-ngiang wajah Alexa sampai ia tak sengaja tertidur.


***

__ADS_1


Sedari tadi Reina menunggu Dafa masuk ke kamar namun Dafa belum juga muncul sehingga ia keluar mencari suaminya itu.


"Astaga kak Dafa udah larut malam juga masih diluar aja,apa dia nggak kedinginan ya" ucap Reina sambil melangka keteras villa untuk menemui Dafa.


"Kak Dafa memangnya nggak kedi..." ucap Reina terpotong karena melihat suaminya sedang tertidur.


"Ganteng "batin Reina melihat suaminya sedang tertidur.


"Kak...kak Dafa" ucap Reina mencoba membangunkan suaminya itu dengan menepuk-nepuk pundaknya.


Sesaat kemudian Dafa membuka matanya dan yang ia lihat adalah muka Alexa bukan Reina lalu Dafa refleks memeluk Reina yang dikiranya adalah Alexa.


"Astaga,kenapa kak Dafa tiba-tiba meluk gue" batin Reina.


"Maafkan kakak udah ninggalin kamu" ucap Dafa dan masih memeluk erat Reina.


"Apaan sih kak Dafa,diakan tadi cuma pergi sebentar.Kenapa harus minta maaf segala sih" batin Reina.


"Apa dia lagi ngigo ya?Kak....kak Dafa bangun" ucap Reina lagi untuk membangunkan Dafa.


Setelah Dafa sudah tersadar dari khayalannya,ia kaget karena posisinya sedang memeluk Reina kemudian Dafa melepaskan pelukannya dan tak sengaja mendorong Reina.


"Aduhhhh kak Dafa,kenapa dorong aku sih?" ucap Reina sedikit kesal.


"Maaf,saya tadi tidak sengaja" ucap Dafa lalu membantu Reina berdiri.


"Dasar cowok nyebelin " ucap Reina kesal lalu melangkah pergi ke kamarnya sambil memegang pinggangnya yang sakit karena dorongan Dafa tadi.


"Astaga,apa yang barusan gue lakukan tadi sama Reina" ucap Dafa mencoba mengingat-ingat.


Dafa kemudian berjalan masuk juga kedalam rumah dan tak lupa mengunci pintu.


Sesampainya di kamar,Dafa merasa canggung sendiri karena kelakuannya tadi sama istrinya itu,ia lalu melangkah mendekati Reina yang sedang duduk di sofa dengan memegang pinggannya.


"Apa saya tadi dorongnya kekencangan?" ucap Dafa yang duduk disebelah Reina namun Reina membelakanginya.


"Ya iyalah,nih lihat pinggang aku sakit.Mana tadi pagi aku habis jatuh udah itu didorong kan jadi double sakitnya" ucap Reina dengan nada ketusnya.


"Maaf yah,sumpah saya tadi nggak sengaja" ucap Dafa.


"Hmm iya...iya aku maafin" ucap Reina masih kesal.


"Sini saya urut pinggang kamu" ucap Dafa lalu memegang pinggang Reina.


Reina kaget bukan main dengan sentuhan Dafa yang tiba-giba itu membuatnya refleks sedikit menjauh.


"Ihhh Dasar cowok mesum,main pegang-pegang aja kita bukan muhrim ya" ucap Reina sambil melihat Dafa.


"Kamu lupa kita sudah nikah dan sudah sah dimata agama.Jadi semua yang ada dibadan kamu mulai dari atas sampai bawah itu bisa aku pegang dan milikin semau aku" ucap Dafa sengaja menggoda Reina.


Entah mengapa sekarang Dafa hobi membuat Reina kesal dan itu membuatnya sangat bahagia.


"Ihhhh kak Dafaaaaaa" ucap Reina semakin emosi kemudian ingin beranjak dari sana namun tangannya di tarik oleh Dafa dan membuatnya tak sengaja duduk diatas paha Dafa.


"Oh my Good" batin Reina.


Dafa lalu memijit-mijit pinggang Reina dengan pelan-pelan saja dan Reina tak keberatan.

__ADS_1


Dafa melakukan ini sebatas karena merasa bersalah pada Reina dan kenapa ia memegang pinggang wanita ?itu karena Reina sudah sah menjadi istrinya dan sudah muhrim jadi tak ada salahnya dia memegangnya.Namun satu yang belum ia berikan pada istrinya yaitu CINTA.


__ADS_2