
Setelah kemarin mereka malakukan fiting baju,hari ini mereka kembali di sibukkan dengan mencari cincin nikah.Kedua orangtua mereka sengaja tak ikut kali ini,karena mereka ingin Dafa dan Reina lebih dekat dan mengenal satu sama lain.
Sesuai permintaan orangtuanya,Dafa disuruh menjemput Reina ke rumahnya untuk pergi bersama.
ting....tong..ting..tong
"Eh mas Dafa,masuk mas " ucap mbok Yati setelah membuka pintu tadi.
"Iya mbok,Reinanya ada nggakbmbok ?" tanya Dafa lalu menyusul mbok yati berjalan masuk.
"Ada kokbmas,saya panggilkan dulu " ucap mbok yati lalu meninggalkan Dafa dan pergi menuju ke kamar Reina.
"Ayo...Kita langsung pergi saja" ucap Reina yang tiba-tiba muncul.
"Aku mau pamit ke tante,eh maksudnya mama Tias dulu" ucap Dafa.
"Nggak usah,mama gue lagi keluar arisan.Katanya kita berdua aja yang pergi nyari cincinnya" ucap Reina lalu berjalan keluar menuju mobil Dafa dan dafa pun ikut menyusulnya.
Ini kali ketiga mereka satu mobil dan berduaan saja,namun seperti sebelumnya mereka hanya diam dengan pemikirannya masing-masing.Di mobil itu hanya ada suara musik yang mengiringi perjalanan mereka lalu sampai akhirnya Reina membuka suara duluan.
"Kak,Reina boleh tanya nggak ?" tanya Reina ke Dafa.
"Tanya saja " jawab Dafa ketus.
"Dasar...Manusia es balok,bicaranya ketus amat sih sama cewek,sabar Reina.!!! " batin Reina.
"Kenapa kakak setuju mau dijodohin dan nggak nolak..! Dan satu lagi apa kakak punya pacar? " ucap Reina bertubi-tubi.
"Itu permintaan orangtua gue dan gue nggak bisa nolak,dan lo tahu sendiri kan alasan di balik ini semua kenapa kita bisa nikah " jawab Dafa.
"Iya gue tahu kok.Tapi emangnya kakak nggak punya pacar apa?" tanya Reina lalu memandang Dafa.
"Gue punya pacar " jawab Dafa singkat.
"Terus...Gimana dengan hubungan kakak nanti kalau sebentar lagi k'Dafa mau nikah tapi bukan sama dia ?" ucap Reina lagi karena merasa kasihan kepada wanita itu.
"Itu urusan gue dan lo nggak usah ikut campur " jawab Dafa dengan nada ketusnya.
"ihhh...Dasar nyebelin,apa gue akan sanggup nikah dengan orang kayak dia,yang ada gue akan mati muda" batin Reina.
"Aku nggak ikut campur kok masalah kakak,tapi aku merasa kasihan saja dengan wanita itu kalau dia tahu kekasihnya akan nikah sama orang lain.Pasti hatinya akan sangat hancur sekali " ucap Reina sedikit kesal lalu melirik Dafa.
Lalu tiba-tiba Dafa ngerem mendadak dan membuat Reina kaget dan sedikit tersentak.
"Astaga Dafa....Kenapa rem mendadak sih..!hampir aja kepala aku kepentok mobil " ucap Reina marah.
"Aku peringatkan ke kamu Reina,jangan urusi hidup aku ataupun pacar aku,pernikahan kita ini hanya terpaksa dan tidak akan ada cinta di dalamnya.Jadi kamu harus tahu batasannya " ucap Dafa dengan menatap Reina penuh emosi.
"A...ku ti...ti..dak bermaksud gitu kak,maaf " ucap Reina terbata-bata saking kagetnya.
__ADS_1
"Bagus....Aku nggak suka ada orang yang sok tahu tentang hidup orang lain " ucap Dafa ketus.
"Iya kak" jawab Reina.
"apa gue salah ngomong ya tadi ! kenapa reaksi k'dafa berubah saat gue singgung pacarnya " batin Reina.
"Keluar...Kita sudah sampai " ucap Dafa lalu membuka pintu mobilnya dan masuk duluan ke toko cincin itu.
"Sabar reina ini hanya ujian sebelum pernikahan lo.Jadi lo harus semangat " ucap reina pada dirinya sendiri lalu ia ikut turun dan menyusul Dafa masuk.
"Ada yang bisa saya bantu " ucap wanita itu yang selaku pegawai di toko perhiasan itu.
"Iya mba,saya mau lihat-lihat cincin nikah " ucap Dafa.
"Oh baik pak,ini semua cincin yang terbaru di toko kami " ucap pegawai itu dan memperlihatkan semua cincin yang terbaru.
"Kamu saja yang pilih " ucap Dafa lalu menyenggol lengan Reina.
"Oh iya " jawab Reina lalu melihat semua cincin yang ada di depannya itu.
"Wahhh....Ini bagus-bagus semua,aku bingung pilihnya " ucap Reina bingung.
"Apa mba mau yang ini,cincin berlian ini yang paling terbaru dan bentuknya juga simple mba untuk cincin nikah" ucap pegawai itu menawarkan cincin lagi ke Reina.
"Wahhh...Iya mba ini terlihat cantik dan terkesan sederhana.Saya pilih yang ini mba " ucap Reina tanpa berbelit-belit lagi dia langsung menyukai cincin itu.
Setelah membeli cincin,Dafa dan Reina berniat langsung pulang,namun Reina mendapatkan chat dari Lisa sahabatnya itu.
@lisa
Rei...lo dimana ?
@reina
gue mau jalan pulang nih,habis beli cincin nikah
@lisa
cieeeee.....berarti kamu lagi sama calon suami dong,hehehehehe
@reina
yaaa begitulah....
@lisa
rei...lo kesini dong di mall X,gue lagi sama jeni,jojo dan alexa nih....gue tunggu ya
@reina
__ADS_1
oke deh,gue akan nyusul.
"Kak Dafa....Bisa antar aku ke mall X nggak ?" ucap Reina.
"Kamu mau apa ke sana ?" ucap Dafa bertanya balik
"Ada yang mau aku beli kak,udah tanggung nih bentar lagi aku mau di pingit nggak bisa keluar rumah.Jadi sekalian aja hari ini aku mau beli semuanya mumpung aku ingat " jawab Reina tersenyum.
"Maaf kak...Tapi Reina bohong " batin Reina.
"Oke,aku anterin kamu.Tapi kamu bisa sendirikan ! soalnya sebentar lagi aku mau balik ke kantor " ucap Dafa.
"Iya kak,aku bukan anak kecil lagi kok tensng aja di jamin nggak akan hilang " ucap Reina terkekeh.
"Emmm" ucap Dafa.
"Dia ternyata lucu juga" batin Dafa.Lalu ia sedikit tersenyum.
Setelah menempuh perjalanan 30 menit lamanya,akhirnya mereka sampai juga di depan mall X.
"Kakak langsung balik ke kantor saja ya " ucap Dafa yang di anggukan Reina.
"Kakak hati-hati di jalan " ucap Reina lalu keluar dari mobil kemudian Dafa langsung meluncur pergi menuju Perusahaannya.
Reina langsung masuk mencari keberadaan sahabat-sahabatnya itu yang berada di toko sepatu.
"Ehhh...Kita kedatangan nyonya Reina nih" ucap Jojo menggoda sahabatnya itu.
"Apaan sih Jo,mulai lagi deh " ucap Reina merasa risih dengan panggilan itu.
"Sebentar lagikan lo akan nikah sama calon CEO,jadi panggilan lo juga akan berubah menjadi nyonya Reina " ucap Jojo.
"Terserah lo aja Jo,mau manggil gue apa " ucap Reina pasrah.
"Oh iya Rei,lo ngirim baju persatuan aja kenapa nggak sekalian lo ngasih kita undangan juga supaya kita tahu yang mana sih muka calonnya lo " ucap Jeni.
"Kalian kan sahabat-sahabat gue,nggak perlu pakai undangan segala kali,kalian hadir aja udah buat gue senang dan untuk muka calon suami gue itu surprise makanya kalian harus datang kalau mau lihat dia " ucap reina cengengesan.
"Hmmm...Kalau itu tanpa lo undang pun kita pasti datang kok,gue penasaran banget sama calon suami lo.Lo punya fotonya nggak gue mau lihat dong?" ucap Lisa.
"Boro-boro punya fotonya,nomor telponnya aja gue nggak ada " jawab Reina terkekeh.
"Parah lo Rei,masa nomor calon suami kok nggak lo simpan sih " ucap Alexa menggeleng-gelengkan kepalanya merasa heran dengan kelakuan temannya ini.
"Yaaa....Nanti aja gue simpannya,kalau udah nikah beneran " jawab Reina tersenyum.
"Hmmmm....Terserah lo deh Rei " ucap Alexa.
Cukup lama mereka mencari-cari apa yang ingin mereka beli sampai akhirnya ketemu juga dan tak lupa tadi mereka sudah mengisi perut mereka di restoran korea favorit mereka yangvberada di mall itu.Kini saatnya mereka balik ke rumah masing-masing tampa terkecuali.
__ADS_1