
Sesampainya mereka ke Apartemen milik Reina,mereka takjub dengan isi di dalam Apartemen itu.Bukan karena isinya barang-barang mewah,tapi karena semua ruangannya sangat bersih dan rapi.Jadi niat awal mereka ingin memberantakkan isi Apartemen Reina seketika menciut.
"Wow....Ini Apartemen udah bersih dan juga tertata rapi,gue nggak tega ngeberantakinnya " ucap Jeni berjalan menuju sofa.
"Iya Rei,apa suami lo nggak akan marah kalau kita berantakin Apartemennya?" sambung Lisa.
"Ya enggaklah,kan gue udah bilang tadi kalau dia pergi ke Jogja dan akan nginap beberapa hari disana.Jadi gue bebas ngapain aja selama dia pergi" ucap Reina sambil berjalan bersama Alexa pergi menyimpan barang belanjaan mereka di atas meja makan.
"Kalau itu gue juga udah tahu Rei,tapi kalau dia pulang tiba-tiba dan lihat kita semua ada disini lagi ngacak-ngacakin rumahnya gimana Rei?" ucap Lisa merasa was-was.
"Kalau masalah itu kalian nggak usah khawatir,dia nggak akan datang kok.Orangnya udah sampai di Jogja sekarang " ucap Reina.
"Dari mana lo tahu dia udah sampai disana?" tanya Jeni.
"Tadi dia berangkat pagi.Inikan sudah menjelang sore,jadi otomatis dia udah sampailah" jawab Reina.
"Tapi Rei,menurut firasat gue kita sedang di awasi deh" ucap Jeni lalu melihat kesekeliling ruangan mencari jika ada cctv yang terpajang.
"Ya ampun ni anak satu,keseringan nonton drama korea sih jadi mau samain di dunia nyata " ucap Alexa lalu terkekeh.
"Jen,gue pusing deh lihat lo mundar-mundir mulu.Percuma lo cari kemana pun nggak akan ketemu,karena memang kita nggak pake cctv di dalam rumah " ucap Reina.
"Syukur deh,gue kirain dia masang gituan untuk melihat gerak-gerik lo selama berada di rumahnya" ucap Jeni merasa lega.
"Maksud lo,gerak-gerik gue kayak seperti pencuri gitu?" ucap Reina yang sedikit kesal atas kata-kata jeni barusan.
"Bukan gitu juga kali Rei.Maksudnya gue itu,siapa tahu aja suami lo pasang cctv lalu diam-diam sering lihatin lo kalau lagi di rumah dan apa saja yang lo lakukan.Itu semacam pengagum rahasia gitu Reinaku sayang " ucap Jeni lalu mengedipkan satu matanya.
"Apaan si Jeni bilang gitu.Gue nggak akan biarin kak Dafa suka Reina " batin Alexa.Ia melirik tajam ke arah Jeni.
"Ohhhhh...." ucap Reina.
"Hmmm.....Udah ya debatnya ibu-ibu,lebih baik sekarang kita masak aja udah lapar gue " ucap Lisa.
"Iya nih kalian,yuk Lis kita ke dapur aja " ucap Alexa lalu mengajak temannya pergi bersama dia ke dapur.
Mereka semua berlalu ke dapur kemudian masing-masing mengerjakan pekerjaan sesuai yang mereka bisa.Reina bertugas mengupas bawang,lombok dan lainnya.Sedangkan Jeni bertugas memotong sayuran kemudian membersihkannya lalu Alexa membantu Lisa menggoreng ayam.Hari ini menu masakan yang akan mereka buat adalah masakan korea,karena disini cuma Lisa yang bisa masak jadilah mereka hanya membantu yang mereka bisa dan semua akan diselesaikan oleh Lisa.
"Wow,gue beruntung banget deh punya sahabat kayak Lisa.Sudah pintar masak,anaknya rajin pula " ucap Jeni memuji sahabatnya itu.
"Lo ikhlas muji gue atau ada maunya nih?" ucap Lisa sambil mengaduk-aduk masakan yang di buatnya.
"Dua-duanya " ucap Jeni lalu terkekeh.
"Dasar lo Jen,bilang aja lo minta dibuatin beginian untuk pacar lo kan?"ucap Lisa yang sudah tahu maksud pujian Sahabatnya itu.
"Kok lo tahu?" tanya Jeni karena merasa heran kenapa bisa Lisa mengetahui maksudnya sementara ia belum memberitahukannya.
__ADS_1
"Jeniku sayang,ini sudah kesekian kalinya lo minta tolong ke gue untuk dibuatin masakan dan gue udah sangat hafal betulah " jawab Lisa.
"Masa sih.Kok gue lupa ya...." ucap Jeni sedikit berfikir.
"Jen...Jen...Itu udah kebiasaan lo malah lo lupa sih "ucap Alexa.
"Tara......Udah jadi semuanya " ucap Lisa sudah menyelesaikan semua masakannya.
"Cepat juga lo Lis kerjaannya " ucap Reina sambil mengambil makanan untuk di muat di piring lalu disajikan di meja makan.
"Siapa dulu...Lisa gitu loh " ucap Lisa membanggakan diri sendiri.
"Wahhh....Harum banget masakan lo Lis,gue minta resepnya dong,mau gue praktein nanti" ucap Alexa.
"Iya,entar gue bagi resepnya sama lo deh " ucap Lisa.
Setelah semuanya sudah tersaji di atas meja makan,mereka kemudian mulai menyantap menu satu persatu.Tapi suara bel berbunyi membuat mereka menghentikan makan sejenak.
"Lo punya tamu ya Rei?" tanya Lisa.
"Enggak.Selama gue tinggal disini,gue belum pernah ngundang siapa-siapa kesini selain mertua dan orangtua gue" ucap Reina.
"Terus itu siapa dong yang mau bertamu?" ucap Lisa.
"Apa jangan-jangan mertua gue ya.Kemarin dia muncul tiba-tiba,jangan sampai sekarang dia lagi " ucap Reina panik.
"Terus kita sekarang gimana dong" ucap Alexa yang juga ikut panik karena merasa takut bertemu orangtua Dafa di saat yang tidak tepat seperti ini.
"Astaga....Ternyata si Jojo,syukur deh" ucap Alexa merasa lega.
"Iya,gue kirain mertua si Reina yang datang" sambung Jeni kemudian pergi membukakan pintu untuk Jojo.
"Kalian lagi ngapain sih di dalam,lama banget deh bukanya " ucap Jojo kesal karena menunggu lama untuk dibukakan pintu.
"Kita lagi makan Jo.Terus lo ngapain disini?" ucap Reina lalu merasa binggung kenapa tiba-tiba Jojo tahu tempatnya tinggal,setahunya dia belum mengatakan ke Jojo alamat Apartemennya.
"Tadi Jeni chat gue dan nyuruh ke Apartemen ini " jawab Jojo lalu berjalan masuk ke dalam kemudian duduk di sofa.
"Oh iya gais,gue lupa kasih tahu kalian kalau gue tadi ngundang si Jojo juga" ucap Jeni yang baru mengingat kalau tadi dia sempat chat Jojo.
"Oh gitu.Ya udah deh kita lanjutin makan lagi,gue masih lapar ini" ucap Lisa kemudian berjalan duluan pergi ke dapur untuk menyantap kembali makanannya.
"Kalian nggak ngajak gue makan juga? "tanya Jojo.
"Gue kirain lo udah makan baru kesini" ucap Reina berjalan menyusul Lisa dan di ikuti Alexa dan Jeni juga dari belakang.
"Belum Rei,lo tega banget sih nggak ngasih gue makan" ucap Jojo merasa dicuekkin oleh semua sahabat-sahabatnya.
__ADS_1
"Jangan dengerin Reina Jo,lo kesini aja gabung makan sama kita.Kebetulan kita juga baru mau makan kok"ucap Alexa.
"Kalau Alexa yang ogomong,gue nggak bisa nolaklah" ucap Jojo tersenyum riang sambil berjalan menuju meja makan.
"Dasar lo Jo,kalau Alexa aja cepat geraknya" ucap Jeni.
Mereka semua menyantap makanan dengan lahapnya,karena masakan yang Lisa buat sangat enak dan semuanya habis tanpa tersisa.
Sesudah makan dan membereskan semua di dapur termaksud Jojo yang juga ikut membantu,mereka semua ke ruang tengah dan duduk disofa.
"Rei,mana suami lo?" tanya Jojo.
"Ke Jogja dia"jawab Reina.
"Ngapain dia disana? " tanya Jojo lagi.
"Ya kerjalah " ucap Reina.
"Ihhhh...Gue tanya baik-baik juga,malah jawabnya ketus banget itu mulut " ucap Jojo.
"Ya elo sih,kan tadi pagi gue udah cerita kalau suami gue pergi ke Jogja dan gue hari ini dan beberapa hari kedepannya bebas " ucap Reina.
"Ohhhh gitu ya,maaf gue lupa Rei" ucap Jojo.
"Astaga,gue lupa mau ke rumah tante gue.Sekarang udah jam berapa ya?" ucap Lisa lalu melihat ponselnya dan sudah menunjukan pukul 5 sore.
"Yaaaaaaa.....Berarti kita nggak jadi ngadain party malam ini dong?" tanya Reina.
"Maaf ya Rei,gue lupa kalau ada janji " ucap Lisa.
"Iya nggak apa-apa kok,besok aja kita ngadain partynya " ucap Reina.
"Terus kalau nggak ada Lisa,kita mau ngapain sekarang?" ucap Jeni.
"Hmmm gue juga nggak tahu.Kalian semua balik aja deh,besok baru kesini lagi " ucap Reina.
"Memangnya lo nggak apa-apa kita tinggal sendirian?" ucap Jeni.
"Ya enggaklah,gue udah biasa kali.Gue juga udah gede Jen bukan anak kecil lagi.Lagian inikan Apartemen elit di jamin aman kok " ucap Reina lalu tersenyum.
"Ya udah,kalau gitu kita semua balik yah.Jangan lupa makan ya Rei" ucap Alexa.
"Iya sayangku" ucap Reina lalu memeluk satu persatu sahabatnya itu.
"Kalau gitu,kita semua pamit ya Rei,dada Reina" ucap Jeni lalu mereka berempat berlalu pergi meninggalkan Apartemen.
Sepeninggal teman-temannya,Reina mulai merapikan kembali yang tadi sedikit berangkatan dan berlalu masuk kamar untuk beristirahat.
__ADS_1
***
Malam ini,Reina di sibukkan untuk mengetik tugas beberapa lembar yang diberikan Bu Rani,namun belum selembar saja ia ketik Reina sudah ketiduran di meja.