
Malam pun tiba....
"Ma....mamaaaa" ucap Reina mencari keberadaan mamanya.
"Iya sayang,mama disini" teriak Tias dari dalam kamarnya
Kemudian Reina melangkah untuk menghampiri mamanya.
"Mama dicariin oma tuh di taman belakang" ucap Reina.
"Bilang sama oma kamu entar lagi mama kesana" jawab Tias.
"Mama lagi ngapain sih sok sibuk banget deh?" ucap Reina.
"Mama lagi chatingan sama teman arisan mama,kata mereka mama yang dapat arisan bulan ini" ucap Tias.
"Memangnya mama arisan apa sih?" tanya Reina.
"Berlian sayang" jawab Tias.
"Astaga mama hambur-hamburin uangnya papa untuk arisan berlian doang" ucap Reina tak percaya dengan arisan mamanya itu.Menurutnya itu hanya buang-buang uang saja.
"Kok hambur-hamburkan uang sih? mama itu arisan berlian ini untuk nantinya di sumbangankan ke panti asuhan.Arisan ini untuk istri-istri kolega papa kamu,mamanya Jojo juga ikut kok" ucap Tias.
"Wahhhh.....mamaku ini ternyata dermawan juga ya,baru tahu aku" ucap Reina sambil memeluk mamanya.
"Makanya kalau mama suka nyuruh kamu ikut arisan sama mama kamu ikut" ucap Tias.
"Iya deh,kapan-kapan Reina akan ikut mama" ucap Reina.
"Oh iya sayang mama baru ingat,mertua kamu ikut arisan mama juga loh " ucap Tias.
"Oh ya,bagus dong " ucap Reina.
Setelah mereka selesai ngobrol,Reina dan mamanya kemudian pergi ke taman belakang yang akan di adakan pesta barbecue.
"Rei,bantuin kakak dong ambilin daging didalam kulkas" teriak Agnes saat melihat Reina baru datang di taman.
"Siap kak" ucap Reina sambil memberi hormat.
Kemudian Reina berjalan ke dapur untuk mengambil pesanan Agnes tadi lalu membawakannya.
Dafa,Jojo dan papa Agnes bertugas memanggang daging yang akan dihidangkan sementara mama Agnes,papa dan mama Reina bertugas membuat hidangan untuk pelengkap barbecue nanti.Reina dan Agnes tugasnya hanya melihat saja dan jika mereka dibutuhkan baru mereka bergerak.
"Tumben chef satu ini nggak kerja,biasanyakan kalau ada acara kayak gini dia yang paling sibuk apalagi masalah makanan" ucap Reina menyindir Agnes.
"Itukan dulu,kan sekarang udah ada adik ipar dan calon ipar gue yang spesialis manggangin dagingnya" ucap Agnes.
"Calon ipar maksudnya si Jojo?" ucap Reina memastikan pendengarannya kalau tak salah.
"emm,gue mau jodohin dia sama si Manda.Lo setuju nggak?" ucap Agnes.
"Enggak setuju" ucap Reina.
"Lah kenapa?" tanya Agnes.
"Jojo itu punya wanita yang sangat dia cintai,yaa walau sampai saat ini mereka belum pacaran tapi Jojo tetap berusaha untuk mendapatkan wanita itu" ucap Reina sambil melihat ke arah Jojo namun Dafa yang berada di samping Jojo tiba-tiba melihat ke arah Reina dan terjadilah tatap menatap mereka berdua.
"Astaga...kak Dafa senyum ke aku" batin Reina.
Reina jadi salah tingkah karena tatapan Dafa tadi yang memberinya senyuman mautnya.
__ADS_1
"Good night everybody" teriak Manda yang baru saja datang kemudian membuat Reina tersadar dari lamunannya.
"Aduh Manda kagetin kakak aja deh" ucap Reina sambil mengelus-elus dadanya.
"sayang,kok kamu baru datang ?" ucap Tiara menanyai anak bungsunya itu.
"Biasalah ma,Manda sama teman-teman habis kuliah terus lanjut les baletnya" jawab Manda kemudian berjalan menghampiri keduan opa dan omanya yang sedang asik mengobrolkan sesuatu dan duduk disamping mereka sambil memakan kue.
"Awas aja ya kalau kamu bohong,mama kurangin uang jajan kamu" ucap Tiara sambil memasak.
"Iya mamaku sayang,anakmu ini tak pernah bohong kok" ucap Manda lalu melihat ke arah papanya yang sedang memanggang daging dan tak sengaja melihat dua lelaki yang baru ia lihat.
"Mereka siapa yah" batin Manda.
"Oma,mereka siapa?" ucap Manda bertanya pada omanya siapa dua lelaki yang sedang asik berbicara pada papanya itu.
"Oh itu suaminya rena dan satu namanya joko" jawab Omanya sambil menunjuk satu persatu.
"Hahahaa namanya Joko ya" ucap Manda tertawa mendengar nama Joko.
"Wah kak Rei tarnyata jago juga ya nyari suami" teriak Manda supaya di dengar oleh Reina.
"Eh anak kecil itu suami kakak,awas aja kamu embat juga" ucap Reina sambil melangkah mendekati mereka.
"tergantung kalau dia mau,aku malah senang" ucap Manda kemudian tertawa.Dia sangat senang membuat Reina itu kesal.
"Kamu yahhhhh,awas aja" ucap Reina sambil menjewer telinga adiknya itu.
"Aduhhhhh sakit kak Reinaaaa" ucap Manda.
"Biarin,siapa suruh godain suami kakak" ucap Reina.
"Cieeeee cemburuuuuuu" ucap Manda menggoda kakaknya.
"Udah...udah Manda jangan gangguin kakak kamu,nanti dia pingsan lagi " ucap Tiara lalu mereka semua tertawa karena senang jika Reina itu jadi kesal.
"Ihhh apaan sih" ucap Reina sambil berjalan namun tak sengaja tatapannya bertemu dengan Dafa yang juga menetapnya sambil tertawa.
"Wahh kayaknya kak Dafa ini suka banget aku di bully ya.Awas aja nanti" batin Reina.
kemudian Reina pergi dari taman belakang itu dengan rasa kesal lalu menuju teras rumahnya untuk menunggu sahabat-sahabatnya datang.
Saat Reina sedang asik menunggu sahabatnya sambil memainkan ponselnya,klakson mobil seseorang mengagetkannnya.
"Ihhh siapa sih pake klakson-klakson segala nih orang" batin Reina.
Orang yang membunyikan klakson itupun keluar dari mobilnya dan melangkah mendekat ke Reina.
"Oh ternyata kak Aldo dan " ucap Reina saat mengetahui ternyata sahabat suaminya yang datang.
"Aku Miko adiknya kak Aldo" ucap Miko memperkenalkan diri.
"Iya ini aku Rei,memangnya kamu kira siapa?" ucap Aldo.
"Oh aku kira sahabat-sahabat aku yang datang,soalnya mereka bilang nggak lama lagi nyampe jadi aku tungguin aja mereka disini." jawab Reina.
"Sahabat? apa yang dimaksud Reina sahabat itu salah satunya Alexa berarti dia juga ada di Bali " batin Aldo.
"Oh iya sampai lupa,kak Aldo Miko silakan masuk kalian terus aja ke taman belakang mereka semua ada disana" ucap Reina.
"Iya Rei,kalau begitu kami duluan" jawab Aldo lalu berjalan masuk ke dalam villa itu bersama adiknya dan menninggalkan Reina sendiri.
__ADS_1
Sesampainya Aldo dan Miko di taman belakang itu,mereka disambut hangat oleh keluarga besar sahabatnya itu.
"Lo udah sampai aja do" ucap Agnes melihat temannya itu sudah datang.
"Iya nih,aku bawa adik aku juga soalnya aku nggaknhafal jalan di Bali ini" ucap Aldo.
"Miko" ucap Manda.
"Manda,lo ngapain disini?" tanya Miko saat melihat temannya ada disini juga.
"Ini acara keluarga gue lah" jawab Manda.
"Oh" ucap Miko kemudian melihat ke arah Dafa lalu memberi senyum.
"Kalian kenal?" tanya Agnes sambil melihat adiknya.
"Iya kak,Miko ini kakak kelas aku dan juga mantan pacar teman aku" jawab Manda.
"Oh pantas,Oh iya do silahkan kalian duduk" ucap Agnes lalu ia pergi.
"Iya nes" jawab Aldo kemudian duduk dikursi kosong bersama adiknya.
"Hei bro" ucap Aldo saat Dafa datang menghampirinya.
"Lo ngapain disini?" tanya Dafa karena tak mengetahui jika Aldo juga di undang.
"Gue diundang Agneslah" ucap Aldo.
"Oh" ucap Dafa sambil duduk disebelah Aldo.
"Oh iya Daf,gue pengen ngomong berdua sama lo penting ini" ucap Aldo.
"Ngomong disini aja" ucap Dafa.
"Nggak bisa Daf ini penting banget" ucap Aldo.
"Ya udah kita kesana" ucap Dafa lalu mereka beranjak pergi dari sana meninggalkan Miko.
"Lo mau ngomong apa sih do?" ucap Dafa setelah mereka sampai di dapur.
"Alexa juga ada disini" ucap Aldo.
"Terus?" ucap Dafa dengan ekspresia biasa saja.
"Sebentar lagi dia kesini karena istri lo ngundang mereka juga kesini" ucap Aldo sedikit panik karena sesuatu akan terjadi jika mereka bertemu.
Dafa kemudian terdiam dan sedikit berfikir.
"Biarkan saja" ucap Dafa bersikap acuh tak acuh.
"Hei Daf,lo kok biasa aja sih.Alexa itu mantan lo,gimana kalau dia bilang kesemua keluarga istri lo kalau kalian dahulu ada hubungan haa?" ucap Aldo dengan sedikit kesal karena tanggapan Dafa yang biasa saja.
"Ya mau bagaimana lagi,gue mau tutupin juga semuanya akan terbongkar nantinya" ucap Dafa.
"Iya juga sih,hmmm kita lihat entar aja bagaimana " ucap Aldo lalu mereka kembali ke taman.
Saat mereka semuanya sedang mengobrol bersama,Reina muncul dengan ketiga sahabatnya.
"Malam semuanya" sapa Lisa dengan sopan lalu disusul yang lainnya.
"Kalian kesini sayang gabung" ucap mama Reina.Lalu mereka berjalan dan duduk di kursi panjang yang sengaja mereka sediakan untuk ngumpul keluarga.
__ADS_1
"Ternyata kak Dafa juga ada.Kata Reina dia datang sama orangtuanya aja" batin Alexa.
Jojo melihat ke arah Alexa yang masih melihat Dafa namun Dafa sengaja tak melihatnya dan bersikap seolah-olah mereka tak ada hubungan dan Dafa sibuk mengobrol bersama mertua dan keluarga lainnya.