MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 18


__ADS_3

Setelah pulang dari rumah Reina.Alexa langsung memikirkan Dafa sebab sudah hampir 2 minggu ini mereka tak pernah bertemu lagi.Alexa sebenarnya tidak masalah dengan keadaan ini karena ia sudah terbiasa di tambah lagi mereka pernah berhubungan jarak jauh saat Dafa kuliah diluar negri,tapi akhir-akhir ini ia merasa Dafa berubah dan sekarang mereka sudah jarang bertemu.


"Apa gue telpon k'dafa duluan ya" ucap Alexa berjalan mondar-mandir sambil memegang ponselnya.


"Gue telpon aja deh dan ngajak k'dafa ke nikahannya Reina nanti " ucap Aexa berbicara sendiri lalu menelpon Dafa.


"hallo Lex "


"halo k'dafa,k'dafa lagi sibuk ya "


"ya begitulah,akhir-akhir ini kakak sibuk banget di Perusahaan "


"oh gitu ya"


"memangnya kenapa,ada yang mau kamu tanyakan"


"oh nggak kok,alexa cuma mau ngajak kakak ke acara teman aku nanti "


"oh...memangnya acaranya kapan"


"lusa kak "


"hmmm....maaf yah kayaknya kakak nggak bisa kalau lusa,soalnya kakak ada urusan "


"'oh iya nggak apa-apa kok kak"


"lex sudah dulu ya,kakak mau meeting "


"oh iya kak, bye " alexa mematikan telponya


Di tempat lain...Dafa sedang memukul meja berkali-kali setelah mematikan telponnya tadi.Fikirannya kacau dan campur aduk namun ia masih bisa kendalikan.Diluar ruangan Edo tak sengaja mendengar suara dari ruangan Dafa dan ia langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu takutnya terjadi apa-apa di dalam.


"Bro...Lo kenapa sih ?" ucap Edo khawatir.


"Alexa do...Alexa " jawab Dafa.


"Iya gue tahu Alexa pacar lo,kenapa dia? " tanya Edo yang panik.


"Alexa barusan nelpon gue,dan ngajak gue ke acara temannya,besok lusa " jawab Dafa.


"Terus lo jawab apa? " tanya Edo lagi.


"Ya gue tolak lah,kan lo tahu sendiri lusa itu hari pernikahan gue sama Reina" jawab Dafa.

__ADS_1


"Bro,keputusan yang lo ambil itu sudah benar,lo tinggal bicara baik-baik aja ke dia alasan lo menikah supaya dia mengerti " ucap Edo.


"Entahlah bro,apa gue akan sanggup bicara ke dia soal pernikahan ini " ucap Dafa.


"Lo harus coba " ucap Edo menepuk pundak Dafa.


"Oke,gue akan bicara sama dia entar malam " ucap Dafa.


***


Malam pun tiba,kini Dafa sedang menuruni tangga bersiap keluar namun dihentikan oleh mamanya.


"Mau kemana kamu Dafa ?" tanya Siska ke anaknya.


"Dafa mau keluar sebentar ma,nggak lama kok" jawab Dafa.


"Tidak bisa,lusa lagi hari penikahan kamu dan mulai hari ini kamu tak bisa keluar rumah lagi sampai hari pernikahan kamu " ucap Siska.


"Tapi ma,ini sangat penting Dafa janji cuma sebentar saja kok " ucap Dafa memohon pada mamanya.


"Dafa...Mama bilang tidak boleh ya tidak boleh,kamu mau jadi anak pembangkang ya" ucap Siska marah.


"Plisss ma,sekali ini saja dan Dafa janji ini yang terakhir " ucap Dafa masih memohon.


"Dafa kamu harus dengarkan mama sayang,ini demi kebaikan kamu mama tidak mau terjadi apa-apa ke kamu.Mama harap kamu mengerti " ucap Siska lalu meninggalkan Dafa menuju kamarnya.


Saat di perjalanan menuju rumah Alexa,Dafa mampir dulu ke toko kue dan membelikan kue kesukaan Alexa lalu melanjutkan perjalanannya lagi.


Sesampainya didepan rumah Alexa,Dafa mengetuk pintu dan tangan satunya menenteng sebuah paperbag yang isinya kue kesukaan Alexa,ia sengaja tak menelpon Alexa karena ia ingin membuat kejutan.


"Ehhh,mas Dafa " ucap mbok setelah membuka pintu


"Alexanya ada mbok? " tanya Dafa.


"Mas Dafa terlambat,non Alexa baru saja keluar bersama temannya katanya mau pergi ke acara ulang tahun temannya mas" jawab mbok.


"Kemana ya mbo kalau boleh tahu ?" tanya Dafa lagi.


"Aduh...Kalau itu mbok tidak tahu mas,mas Dafa telpon non Alexa saja " ucap mbok itu.


"Oh iya mbok,kalau begitu saya permisi saja " ucap Dafa pamit lalu pergi dari sana.


Di dalam mobil Dafa sesekali memukul setir mobilnya karena merasa kesal bercampur marah.Malam ini harusnya ia bisa jelaskan ke Alexa jika dia akan menikah tapi semua sia-sia sebab orang yang ingin ia temui tak ada.

__ADS_1


Malam ini Dafa tak ingin langsung pulang ke rumahnya karena saat ini fikirannya sedang kacau.Dafa pergi ke club malam untuk menghilangkan stresnya tak lupa juga ia sudah menghubungi Edo dan Aldo yang baru saja balik ke indonesia.


"Maaf bro gue telat " ucap Aldo yang baru saja datang bersama Edo.


"Emmm " jawab Dafa lalu meneguk minumannya lagi.


"Lo kenapa sih bro ! udah mau nikah juga masih minum-minum aja ?" tanya Aldo.


"Dari mana lo tahu kalau gue mau nikah...! seingat gue kayaknya gue nggak pernah cerita ke lo dan Andra " ucap Dafa.


"Gue juga baru tahu dari Edo.Andra belum tahu tentang ini dia masih diluar negri " jawab Aldo.


"Bagus,biarin aja dia nggak tahu kalau entar lagi gue mau nikah " ucap Dafa yang sudah sedikit mabuk.


"Dafa lo udah mabuk,kita pulang aja " ucap Edo mencoba menarik tangan adik sepupunya itu namun Dafa melepaskannya.


"Do,gue masih mau disini.Sekali ini aja gue janji " ucap Dafa yang sudah mabuk lalu tertidur.


"do...Biarin aja,mungkin dengan begini dia bisa hilangin stresnya " ucap Aldo.


"Tapi Al,kalau om dan tante gue tahu kelakuan Dafa begini mereka pasti akan kecewa " ucap Edo.


"Makanya jangan sampai mereka tahu masalah ini,Dafa kita bawa aja ke Apartemen lo dan lo tinggal bilang aja ke tante lo Dafa akan nginap sama lo gampangkan " ucap Aldo memberi masukan.


"Hmmm...Ya begitu lebih baik,gue kabarin tante gue lo jagain dia " ucap Edo lalu keluar club itu untuk menelpon tantenya.


"Bagaimana...Apa tante lo percaya ?" tanya Aldo ke Edo yang barusan datang.


"Untungnya dia percaya " jawab Edo.


"Baguslah kalau gitu,gue mau minum juga nih,lo ?" tanya Aldo.


"Enggak,gue mau bawa mobil entar" jawab Edo


"Dikit aja bro,di jamin lo nggak akan nabrak kok " ucap Aldo mencoba membujuk temannya itu.


"Nggak Al,jangan maksa gu deh" ucap Edo menolak tawaran Aldo.


"Hmmm okelah,gue minum sendiri aja " ucap Aldo.


***


Kini mereka sudah berada di apartemen,Aldo berniat ingin tidur juga disini karena sudah merasa mabuk berat.

__ADS_1


"Dasar nih anak 2,huft...Badannya aja yang besar tapi kelakuan mereka masih seperti anak-anak " ucap Edo melihat 2 sahabtnya itu tertidur di sofa.


Kemudian Edo masuk ke kamarnya untuk mandi dan meninggalkan 2 temannya itu yang tertidur.


__ADS_2