MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 56


__ADS_3

Tak terasa liburan mereka seminggu ini akan berakhir besok.Reina malam ini akan keluar dan ia manfaatkan malam terakhir ia dibali dengan berjalan-jalan bersama sahabat-sahabatnya sebelum balik ke jakarta besok.


"Loh Rei,mau kemana kamu sudah rapi saja?" ucap Tias menegur anaknya.


"Oh ini ma,Reina dan teman-teman udah janjian kalau malam ini kita akan jalan-jalan putarin bali sebelum balik ke jakarta besok" jawab Reina jujur.


"Oh begitu,ya udah sana gih kamu pergi.Ingar Rei jangan lupa pulangnya tepat waktu "ucap Tias lalu tersenyum.


"Oke ma,kalau gitu Reina keluar dulu" ucap Reina lalu memeluk mamanya kemudian ingin melangkah pergi tapi tertahan.


"Eh tunggu Rei,Dafa nggak kamu ajak keluar juga?" tanya Tias.


"Ihhh malas banget deh ngajak sibalok es itu,yang ada acara gue sama teman-teman akan terganggu karena dia ikut."batin Reina.


"Nggak ma,kak Dafa itu nggak suka jalan-jalan " jawab Reina bohong.


"Masa sih,atau jangan-jangan kamu yang nggak mau ajak dia?" ucap Tias merasa ada yang mencurigakan.


"Ihhh mama nggak percayaan banget sih sama anak sendiri juga,sana tanya aja sendiri sama orangnya" ucap Reina asal.


"Oke" ucap Tias lalu berjalan meninggalkan anaknya untuk mencari keberadaan menantu kesayangannya itu.


"Ahhh mama ganggu aja deh acara aku,masa aku harus bawa kak Dafa juga sih.Ihhhhh nyebelin deh." batin Reina.


"Dafa " ucap Tias setelah melihat menantunya itu sedang duduk santai di teras villa sendirian.


"Iya ma,ada apa?" jawab Dafa sopan.


"Kamu nggak ingin keluar malam ini mumpung masih dibali?kan besok kita udah balik ke jakarta" tanya Tias.


"Hmmm kayaknya enggak ma,Dafa juga bingung mau kemana "ucap Dafa sambil tersenyum.


"Kamu ikut Reina saja,katanya dia mau jalan-jalan bersama temannya " ucap Tias menawarkan.


"Nggak usah ma,takutnya ganggu Reina " ucap Dafa menolak.


"Enggak kok sayang,tadi Reina sendiri yang bilang mau ajak kamu juga.Katanya nggak tega lihat kamu sendirian disini " ucap Tias berbohong sedikit.


"Tumben anak itu baik,sepertinya ada nggak beres ini."batin Dafa merasa curiga.


"Nggak usah deh ma,Dafa disini aja nggak apa-apa kok " ucap Dafa menolak secara halus.


"Saya harus mencari cara supaya mereka bisa keluar bersama.Siapa tahu saja dengan mereka sering bersama akan timbul rasa cinta diantara mereka.Hmm saya punya ide."batin Tias.


"Reina.....Rei.......nak kesini dulu" teriak Tias memanggil anak sewata wayangnya itu.


"Iya ma" teriak Reina juga dari dalam rumah sambil berjalan menghampiri mamanya.


"Rei,kata kamu Dafa sudah setuju mau keluar bersama.Tapi mama tanya dia nggak mau keluar,bagaimana sih kamu" ucap Tias berpura-pura memarahi anaknya.


"Lah,kapan aku bilang kak Dafa mau ikut aku keluar,yang ada mama yang paksa aku bawa kak Dafa juga.Hmmmmm sepertinya akal-akalan mama lagi ini."batin Reina.

__ADS_1


"Mungkin kak Dafa lupa ma,kan aku kasih tahunya tadi pagi,iyakan kak Dafa?" ucap Reina lalu menatap Dafa dengan mempelototkan matanya.


"Anak ini pinter ekting juga rupanya.Baiklah kalau dia bisa masa gue nggak bisa."batin Dafa.


"Oh iya ma,Dafa baru ingat kalau Reina sudah memberitahu Dafa tadi pagi" ucap Dafa berbohong.


"Hmmmm kalian yah,untung ada mama yang ingetin ke kalian berdua.Kalau begitu sana gih kalian keluar,anggap saja malam ini kalian sedang berpacaran " ucap Tias tersenyum lalu mengedipkan satu matanya.Kemudian ia berjalan masuk kedalam rumah.


"Ayo kak cepetan,kita udah terlambat ini" ucap Reina.


"Tunggu,gue mau ganti baju dulu" ucap Dafa lalu masuk ke rumah.


"Gue...nggak salah dengar tadi kak Dafa bilang gue.Hmm ternyata dia nggak sekaku yang gue bayangkan " ucap Reina berbicara sendiri sambil menunggu Dafa.


"Gue heran deh sama kak Dafa ini,kadang manggil aku kamu,lo gue.Umur kitakan nggak beda jauh jadi menurut gue bagusan manggil lo gue aja kali,kalau aku kamu terlalu ketuaan rasanya" batin Reina.


"Ayo kita pergi" ucap Dafa yang baru saja datang dan mereka langsung bergegas pergi ke tempat tujuan.


"Ihhhh males banget deh gue,kenapa sih kak Dafa harus ikut juga.Kan gue nggak bisa ceritain unek-unek gue sama kak Dafa ke mereka."batin Reina.


Didalam perjalanan mereka seperti biasanya tidak dijakarta atau pun di bali,mereka hanya saling diam.Dafa yang fokus menyetir sedangkan Reina melihat-lihat pemandangan dimalam hari.


.


"Gais,Reina chat gue katanya suaminya juga ikut" ucap Jeni.


"Wahhh bagus dong jadi gue ada temannya" ucap jojo semangat.


"Perlu kalian tahu ya,gue sama Dafa itu udah jadi teman,lihat aja entar keakrapan kita" ucap Jojo dengan pedenya.


Jojo,Jeni dan Lisa sedang bercanda bersama sambil menunggu kedatangan Reina dan mereka lupa jika disitu ada Alexa juga.Sedangkan Alexa hanya terdiam melamun saat mendengar jika seseorang yang sangat ia cintai akan datang kesana juga tapi bukan untuk dirinya,melainkan bersama sahabatnya.Sakit....! ya sudah jelas,namun ia juga tak bisa berbuat apa-apa karena ini sudah terjadi,bagaimanapun usahanya untuk bersama Dafa tetap tak akan berhasil sebab ia tahu kedua orangtua Dafa tak pernag setuju dengan hubungan mereka ini.


"Gais,sepertinya gue enggak enak badan deh,gue balik ke hotel aja yah" ucap Alexa.


"Yaa lex,kan ini malam terakhir kita di bali masa lo nggak ikut sih? "ucap Jeni.


"Iya lex.Tadi gue lihat lo baik-baik aja deh,masa sekarang lo sakit sih" ucap Lisa.


"Maafin gue ya teman-teman,ini beneran gue sekarang nggak enakkan badan.Sepertinya karena anginnya kencang deh malam ini " ucap Alexa memberi alasan yang tepat.


"Hmmm iya juga sih,ya udah lo balik ke hotel sendiri nggak apa-apakan?" ucap Jeni.


"Iya nggak apa-apa kok" ucap Alexa sambil tersenyum.


"Gue akan anterin lo"ucap Jojo.


"Ini pasti karena kak Dafa ikut juga,jadi Alexa seperti ini."batin Jojo.


"Nggak usah jo,gue bisa sendiri kok" ucap Alexa menolak.


Namun bukan Jojo namanya kalau ia tak bisa taklukan cewek,apalagi ini seorang Alexa.Wanita yang sangat ia sayangi.

__ADS_1


"Gue nggak mau ada penolakan Lex,kalau gue bilang mau anterin lo ya gue harus anterin lo" ucap Jojo ngotot.


"Aduh mas Jojo ini cowok yang sangat perhatian deh,dede suka" ucap Jeni bercanda menggoda temannya itu lalu mereka tertawa.


"Enggak usah jo,kalian tungguin Reina aja.Gue bukan anak kecil lagi yang harus diantar kesana kesini" ucap Alexa masih menolak.


"Gue udah bilang lex,gue nggak terima penolakan.Jen,lis kalau Reina datang bilangin aja gue nemenin Alexa karena dia nggak enak badan" ucap Jojo.


"Beres tuan" ucap Jeni bercanda.


"Ya udah,kita balik sekarang aja" ucap Alexa yang sudah pasrah.Ia tahu sekeras apapun ia menolak tetap Jojo akan ngotot menemaninya.


Jojo dan Alexa kemudian pergi dari Restoran itu untuk kembali ke hotel.


.


Beberapa menit kemudian setelah kepergian Jojo dan Alexa,Reina baru saja datang bersama Dafa.


"Loh,kok cuma kalian berdua aja yang datang.Jojo sama Alexa kemana?" tanya Reina yang baru saja datang lalu duduk di bangku yang kosong begitupun juga Dafa.


"Itu si Alexa tiba-tiba nggak enak badan katanya karena anginnya kencang" jawab Lisa.


"Oh gitu yah,kasihan juga dia.Terus si Jojo?" tanya Reina lagi


"Ya biasalah si bucin,giliran Alexa yang sakit aja dibela-belain mau nemenin dia,padahal udah ditolak berkali-kali " ucap Jeni.


"Biarin aja dia nemenin Alexa,supaya Alexa merasa nggak sendirian" ucap Reina.


"Hmmm iya Rei,semenjak Alexa putus sama pacarnya itu dia murung mulu.Gue nggak tega deh lihatnya" ucap Jeni merasa prihatin pada sahabatnya itu.


"Gue penasaran banget deh sekeren apasih mantanya si Alexa itu sampai-sampai Alexa susah move on.Awas aja kalau gue ketemu sama orangnya gue akan bejek-bejek tuh orang,enak aja nyakitin sahabat gue" ucap Reina penuh emosi.


"Sabar Rei,kita juga nggak ada yang suka sama itu orang" ucap Lisa.


"Iya,dia nggak tahu apa Alexa itu cinta mati sama dia,padahal mereka itu LDRan tapi Alexa tetap setia nungguin cowok itu.Pas cowok itu balik ke indo tahu-tahunya dia menikah sama orang lain,perasaan cewek mana sih yang nggak sakit hati" sambung Jeni.


"Tapi kita nggak bisa salahin cowoknya juga,kita nggak tahu cerita yang sebenarnya gais.Menurut gue lebih baik Alexa sendiri yang nyelesaiin masalahnya kita nggak boleh ikut campur masalah mereka." ucap Lisa.


"Entahlah,gue tetap nggak suka sama tuh orang.Gue sumpahin pernikahannya nggak akan langgeng seumur hidup" ucap Reina masih kesal.


"Ekhemmm...ekhmm" ucap Dafa sengaja mengalihkan.


"Astaga gue sampai lupa ada kak Dafa juga disini."batin Reina.


"Maaf yah kak Dafa,kita lupa kalau ada kakak juga disini" ucap Jeni baru sadar.


"Iya nggak apa-apa kok kalian santai saja" jawab Dafa lalu tersenyum.


"Sabar Dafa,anggap saja yang mereka ceritain itu bukan kisah loh tapi orang lain."batin Dafa.


Harusnya malam ini mereka akan bersenang-senang karena malam terakhir di bali,tapi karena Jojo dan elexa tak ada mereka enggan melanjutkan acara mereka bersenang-senang.Malam ini mereka hanya acara makan saja setelah itu Reina dan Dafa mengantar Jeni dan lisa balik ke hotel.

__ADS_1


__ADS_2