MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 44


__ADS_3

Dafa hari ini mengajak istrinya itu ke acara temannya.Dafa sebenarnya tak mau membawa Reina tapi karena bujukkan Aldo dan Edo ia terpaksa setuju saja.


"Cepatan,kita nanti telat nih" ucap Dafa.


"Iyaaaaa tunggu deh " teriak Reina dari dalam kamarnya.


Dafa sudah di buat kesal karena sedari tadi menunggu istrinya itu berdandan cukup lama.


"Kalau 5 menit lagi kamu belum keluar,saya pergi sendiri saja"ucap Dafa.


"Iyaaaaa,ini juga udah selesai kok" teriak Reina.


Beberapa menit kemudian Reina keluar dengan mengenakan gaun polos berwarna merah marun samapi lutut dan rambutnya sengaja ia uraikan untuk menutupi pundaknya.


"Nih anak kalau dandan cantik juga" batin Dafa.


"Ayo kita berangkat" ucap Reina.


Kemudian mereka langsung berangkat ke tempat acara.


"Memangnya kita mau kemana sih kak?" tanya Reina.


"Ke acara teman aku" ucap Dafa sambil fokus menyetir.


"Ohhh" jawab Reina.


Setelah obrolan yang hanya sebentar itu,mereka kembali terdiam.Dafa fokus menyetir sedangkan Reina memainkan ponselnya untuk mengusir suntuk didalam mobil.


Tak lama kemudian mereka telah sampai di subuah rumah yang diadakannya acara kecil-kecilan itu.


"Gue kira kita akan ke acara resmi gitu,udah dandan cepat-cepat juga taunya cuma acara di rumah" batin Reina.


"Kak Dafa,kakak kok nggak bilang sih kalau acaranya hanya di rumah doang,kan aku nggak perlu dandan ribet kayak gini" ucap Reina.


"Siapa suruh nggak nanya " jawab Dafa lalu keluar dan berjalan duluan meninggalkan Reina yang masih di dalam mobil.


"Dasar cowok nyebelinnnnnnnnnnn" ucap Reina dengan emosi.


"Sabar Reina sabar......" batin Reina.


Setelah di cukup emosinya sudah berkurang,Reina kemudian keluar dari mobil dan menyusul suaminya yang sudah berjalan duluan.


"Hei bro,gue kirain lo nggak akan datang" Sapa Andra kepada Dafa.


"Daf,istri lo mana?" tanya Edo.


"Ada,entar lagi dia muncul kok" jawab Dafa.


"Gue kirain lo nggak akan bawa dia" ucap Aldo.


"Sana orangnya" tunjuk Dafa ke arah Reina yang sedang berjalan.


"Reina" teriak Aldo dan menyuruh Reina datang kepada mereka.


Kemudian Reina datang menghampiri mereka.


"Ini bukannya Reina anaknya teman mama itu" batin Andra.

__ADS_1


"Wahhhh....Kamu cantik banget adik ipar " ucap Aldo sengaja menggoda istri sahabatnya itu.


"Terima kasih kak" ucap Reina lalu tersenyum.


"Ekhmmm" ucap Dafa sengaja berdehem.


"Kamu Reina kan?" tanya Andra kemudian Dafa,Aldo dan Edo saling pandang mendengar perkataan Andra jika ia sudah mengenal Reina.


"Darimana Andra mengenal Reina" batin Dafa.


"Iya kak Andra" jawab Reina tersenyum ramah.


"Kalian berdua sudah kenal ya?" tanya Edo pada keduanya.


"Iya,Reina ini anak temannya mama aku" jawab Andra.


"Oh" ucap Edo.


"Ternyata kamu adalah istrinya Dafa.Hmmm dunia sempit banget ya" ucap Andra.


"Emm" jawab Reina.


Reina merasa bosan berada disana dan ia hanya mendengarkan suami dan sahabat-sahabatnya itu sibuk mengobrol.Reina kemudian melihat ke sekitar siapa tahu saja ada orang yang ia kenal namun tak satupun yang hadir disana ia kenal.


"Kak,Reina ke toilet dulu ya" ucap Reina dan hanya di anggukan oleh Dafa.


Setelah Reina pergi ke toilet,tiba-tiba Andra memanggil seseorang yang membuat Dafa tergaget medengar nama itu.


"Alexa ada disini juga" batin Dafa.


"Silahkan duduk Lex,saya ambilkan minum dulu" ucap Andra dan diangguki oleh Alexa lalu ia pergi mengambil minuman untuk Alexa.


"Gimana kabar kak Dafa sekarang? " tanya Alexa.


"Seperti yang kamu lihat,aku baik" jawab Dafa.


Aldo dan Edo hanya saling berpandangan melihat Alexa sedang memandangi Dafa namun Dafa melihat ke arah lain dan tak mau melihat Alexa.


"Do,Gimana ini Reina juga ada disini?" bisik Aldo ke telinga Edo.


"Gue juga nggak tahu" jawab Edo sambil berbisik.


Aldo merasa Andra sengaja mengundang Alexa di acaranya karena ia tahu Dafa akan membawa Reina juga kesini.


"Silahkan diminum Lex" ucap Andra.


"Iya" jawab Alexa dan mengambil minumannya.


"Oh iya Andra,kok lo bisa ngundang Alexa?" Tanya Aldo.


"Oh itu,kemarin gue nggak sengaja ketemu Alexa di Restoran.Jadi sekalian aja gue ngundang ke acara gue" jawab Andra.


"Oh begitu," ucap Aldo.


Dari kejauhan Edo melihat Reina sedang berjalan mrnghampiri mereka.


"Mampus,bakal ada perang kedua ini" batin Edo.

__ADS_1


"Reina sini gabung sama kita" ucap Andra yang menyuruh Reina datang kepada mereka.


"Iya kak" ucap Reina sambil berjalan ke mereka.


"Siapa cewek yang dekatnya kak Dafa itu" batin Reina.


Raut wajah Alexa tiba-tiba berubah setelah mendengar nama Reina.Kemudian dia berbalik dan benar saja itu Reina sahabatnya sedang berjalan kearahnya.


"Alexa" ucap Reina saat melihat ternyata wanita yang duduk di sebelah Dafa itu adalah sahabatnya.Lalu ia duduk disebelah Alexa.


"Reina" ucap Alexa.


Dafa dan ketiga temannya saling berpandangan karena saking kagetnya.


"Kalian saling kenal?" tanya Andra.


"Iya kak,alexa itu ad....." ucap Reina namun terpotong karena Dafa berbicara.


"Maaf ya kita pamit pulang dulu.Reina sedang tak enak badan " ucap Dafa lalu menarik tangan Reina kemudian mereka berlalu


"Taa...aaa..aapi aku masih mau disini kak" ucap Reina sambil berjalan mengikuti Dafa.


"Kenapa kak Dafa tiba-tiba pergi sih,kan aku belum kenalin Alexa sama mereka" batin Reina.


Sepanjang perjalanan Reina hanya diam sampai ke Apartemen.Reina sangat kesal sama suaminya itu karena ia masih ingin berada disana bersama Alexa namun suaminya buru-buru ingin pulang.


"Kenapa muka kamu seperti itu,sudah jelek tambah jelek lihatnya" ucap Dafa sambil berjalan menuju dapur untuk mengambil minum lalu melihat Reina sedang duduk di sofa sedari tadi hanya memanyunkan mulutnya seperti bebek.


"Kak Dafaaaaaaaaa" teriak Reina saking emosinya.


"Husssst jangan nyaring-nyaring teriaknya,nanti dikira saya ngapa-ngapain kamu lagi" ucap Dafa.


"Biarin,biar semua tetangga dengar kalau kak Dafa itu lagi ngapa-ngapain aku" ucap Reina penuh kesal.


"Dasar kak Dafa,udah tahu gue lagi kesal sama dia ehh malah dia nambah bikin kesal aja" batin Reina.


"Memangnya kamu mau,saya ngapa-ngapain kamu haa?" tanya Dafa sengaja menggoda.


"Iya,supaya nanti aku punya bukti kalau kak Dafa itu berlaku KDRT sama istrinya sendiri " ucap Reina.


"Astaga anak ini,fikiran dia gue mau ngapa-ngapain dia itu ternyata main kekerasan.Dafa....Dafa fikiran kamu aja yang kotor" batin Dafa.


"Maksud saya mau ngapa-ngapain kamu itu bukan untuk KDRT,tapi untuk itu" ucap Dafa kembali menggoda Reina lalu menunjuk ke arah kamar.


"Untuk itu,maksudnya?" tanya Reina tak mengerti.


"Apaan sih nih orang bilang untuk itu untuk itu,udah itu dia nunjuk kamarnya.Aneh" batin Reina.


"Ahhh sudahlah,kamu masih anak kecil sudah dikasih kode nggak paham juga" ucap Dafa kesal kemudian masuk kedalam kamarnya dan meninggalkan Reina sendiri di ruang tengah.


"Hmmmm anak itu,udah dikasih kode tapi nggak ngeh juga" batin Dafa.


Reina kemudian berfikir tentang perkataan Dafa tadi,tapi dia tetap tak mengerti apa maksudnya.


"Untuk itu lalu dia nunjuk kamarnya,maksudnya apa coba" ucap Reina masih berfikir jawaban dari perkataan Dafa.


Reina kemudian masuk kedalam kamarnya dan ingin beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2