Menikahi Tuan Muda

Menikahi Tuan Muda
Hukuman


__ADS_3

Makan siang plus romantisan merekapun selesai, "Kau tidak kembali kekantor?"


"Kenapa, kau bosan melihatku?"


"Tidak.. tidak bukan itu maksudku.."


"Lalu apa?"


"Em..."


Keduanya bersiatatap menatap dengan dalam hingga Bela merasakan sebuah kecupan lembut di bibirnya, lalu turun keleher.


Stop! Bela mendorong pelan tubuhnya untuk menjauh.


"Kenapa?" wajah Ray sudah nampak kesal dibuatnya.


"Jangan disini."


Bela terkejut saat Ray mencoba untuk menggendongnya dan membawanya masuk kekamar tamu yang ada dilantai 1.


Meletakan tubuhnya diatas ranjang, lagi mereka bersitatap dan memulai sentuhan hangat disetiap jengkal kulitnya.


"Kau yakin ingin melakukannya denganku, ini pertama kalinya setelah kita menikah." seru Ray terhadap Bela dan hanya dibalas sebuah anggukan.


Ray kembali menyapu setiap inci kulitnya, pelukan hangat ia rasakan dari kedua tangan Bela hingga akhirnya mereka saling melepas hasrat hingga lelah.


Setelah melewati keromantisan bersama diatas ranjang, Bela tertidur didalam pelukan suaminya karena merasa lelah dan sangat mengantuk.

__ADS_1


***


Malam menyapa sepasang suami istri itu sudah duduk diatas ranjang setelah setengah jam yang lalu menikmati makan malam.


Tiba-tiba saja Ray berbaring diatas pangkuan istrinya, tangannya mengusap lembut wajah Bela lalu tersenyum.


"Kau cantik sekali.."


"Terimakasih atas pujiannya.."


"Aku tidak memujimu, karena itu adalah kenyataannya." Ray duduk berhadapan dengan Bela, dia kembali melepaskan piyama tidurnya dan memulai kembali keromantisan diatas ranjang.


Tak cukup sekali baginya, dia begitu candu akan nikmatnya tubuh Bela, hasrtanya kembali meraung.


Usai melewati malam bersama Ray segera membersihkan tubuhnya, hingga 25 menit kemudian secara bergantian Belapun masuk kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Masih terasa jelas kenikmatan yang ia terima dari suaminya itu.


Selesai mandi merekapun kembali berbaring diatas ranjang, tidur sambil berpelukan dibawah selimut yang menutup hingga kedada.


Malam masih larut Ray terbangun saat merasa ingin buang air kecil, dia menyalakan lampu kamar dan segera pergi ketoilet.


Setelah selesai dari toilet dia kembali keranjang dan memadangi wajah istrinya yang tertidur dengan sangat pulas. Kembali mengusap bibirnya dan meciumi wajahnya.


"Kau milikku, hanya milikku.. benarkan?" bicara sendiri, "Kita suami istri yang diakui hukum negara jadi awas saja jika kau berani berselingkuh dariku.." ucapnya dengan gemas sembari mencubit pelan dagu Bela yang agak runcing.


***

__ADS_1


Matahari pagi kembali menebarkan sinar hangatnya saat bangun dengan pandangan samarnya Ray mencoba untuk meraba tempat disebelahnya, namun tak mendapati Bela ditempat itu.


"Kemana dia?" menatap jam dinding, "Baru jam 6.00 pagi berani sekali dia keluar dari kamar tanpa seizinku."


Tercium aroma masakan dari dapur yang mengusik hidungnya, selesai mandi Ray segera turun kedapur.


Mengejutkan Bela dengan secara tiba-tiba memeluknya dari belakang, "Ray?"


"Panggil aku sayang... bukan Ray.."


"Em? Suamiku?"


"Itu lebih bagus.. apa yang kau masak?"


"Aku membuatkanmu bento, nasi kepal dan emh.." Bela mengernyit kesakitan saat Ray menggigit kecil lehernya hingga memerah, "Kenapa menggigitku?"


"Itu hukuman untukmu karena telah berani keluar dari kamar tanpa izin dariku."


Bela membalikan tubuhnya agar bisa berhadapan langsung dengan sang suami, mengalungkan kedua lengannya dileher Ray.. "Tapi aku -"


Ray kembali mengecup bibir kecil merahnya, "Kenapa kau suka sekali membantahku?"


"Maaf.. aku tidak bermaksud seperti itu.." Bela menunduk dengan rona merah diwajahnya.


Ray mengangkat dagu Bela hingga kembali bersitatap, "Mulai hari ini para pelayan yang akan memasak dan mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga di vila ini.. aku tidak mengizinkanmu untuk melakukan pekerjaan apapun.."


Baru saja Bela mencoba untuk membuka mulutnya, "Dan jangan membantahku nyonya Ivander Raymond!!" garis tebal diakhir kalimatnya dan penuh penekanan.

__ADS_1


Pelukan hangat Bela rasakan dari suaminya, aaaa pagi-pagi sudah seromatis itu.. jiwa jombloku meraaauuung 😵😵😵😵 dari reader untuk @Author! 🤬🤬


__ADS_2