Menikahi Tuan Muda

Menikahi Tuan Muda
Katakanlah


__ADS_3

Bela terdiam sejenak dirinya merasa takut.


Ray mengangkat dagu Bela menatapnya dengan lembut.


"Katakanlah aku tidak akan marah padamu.."


"Maafkan aku sayang.." dan mulailah Bela menceritakan semuanya dengan detail, Ray yang mudah emosi saat itu mencoba untuk menguasai dirinya agar tidak terbawa emosi.


"Kenapa kau menangis, aku hanya memintamu untuk menceritakannya saja kan?"


"Maafkan aku yang sudah tidak jujur padamu sayang.."


"Kau mencintaiku?"


"Sangat, aku sangat mencintaimu.."


Ray semakin mengikis habis jarak diantara mereka, lum*tan lembut dibibir Bela membuatnya semakin ingin.


....


Usai melewati keromantisan diatas ranjang Ray mmebiarkan Bela tertidur nyenyak, menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka.


Tak seberapa lama terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar, "Tuan maaf mengganggu ada hal yang ingin saya sampaikan." Kris.


"Sebentar.." cepat-cepat Ray memakai kembali pakaiannya dan segera membuka pintu, "Kris, ada apa?"


Mereka berjalan menuju ruangan kerja. duduk berhadapan diatas sofa, "Katakan."

__ADS_1


"Saham perusahaan hari ini menurun dengan drastis."


"Apa?" kilatan dimatanya terlihat begitu jelas ditambah dengan dadanya yang bergemuruh hebat.


"Benar tuan, saya rasa ada yang sedang bermain api dari dalam."


Ray mengangkat pandangannya keatas dengan rahangnya yang mulai mengeras.


"Cari tahu dan bawa kehadapanku."


"Saya sudah menemukannya tuan dan saat ini orang itu berada ditempat yang sama sekali tidak seorangpun ingin memasukinya."


"Hmph! Kenapa kau bisa sekejam itu Kris? Berhati baiklah sedikit agar wanita itu tidak takut untuk menyukaimu."


Kok tuan muda malah membahas Meri?


"Maksud tuan?"


"Tidak tuan.. tapi saya tidak menyukainya."


Sial berhenti mencari tahunya!


"Baiklah terserah kau saja tapi kuharap kau tidak kehilangan kesempatanmu."


kesempatan?


"Kau tahu Faron? dia pria yang hangat."

__ADS_1


Akan kuhabisi dia jika berani menyentuhnya lagi.


"Ah kenapa aku malah membahasnya ya, tapi kalau dilihat-lihat mereka berdua itu sangat serasi bukan? sama-sama jelek dan pekerjaan mereka juga sama-sama pelayan."


"Saya masih banyak pekerjaan."


"Ya pergilah, oh ya jangan lupa besok kita akan pergi ke resort A. Pastikan diirmu untuk ikut atau istriku akan menceramahiku sepanjang hari."


"Ya akan saya usahakan."


"Dia juga akan ikut, hm bagaimana jika aku membawa Faron juga?"


Mau mati ya?! "Terserah!" mengangguk hormat lalu segera pergi karena tidak tahan dengan kompor panas.


Dasar pria tidak jujur haha suka sekali aku melihat ekspresimu tadi. Ray menertawai Kris. Tuan muda sepertinya usahamu membuahkan hasil karena barusaja pria itu keluar dari ruanganmu dan sekarang sudah mendapati Meri sedang bersih-bersih yang juga dibantu oleh Faron.


Kris, Kris, Kris lupakan kata-kata tuanmu jangan diambil hati ya. Ingat mereka hanya melakukan tugasnya dengan profesional tanpa adanya maksud lain.


Sialan!


***


Hai guys maaf ya lama banget berhari-hari baru update dikarenakan banyaknya kesibukan yang melanda author semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dan bisa rutin upadate ya alias crazy update seperti biasanya.


Semoga kita semua sehat selalu ditengah pandemi ini, jangan lupa pakai masker jaga jarak dan rajin cuci tangan.


Jangan lupa follow IG nya nona yah, @nona.kireina dan juga YT nya nona Nona Kireina.

__ADS_1


Salam hangat untuk kita semua, dari nona untuk kalian, dari kalian untuk nona.


Miss u dear ❤️💋


__ADS_2