
Makan malam sangat penuh dengan keheningan, tidak ada satupun anggota keluarga raisa yang berkata kasar lagi pada raisa, bahkan mereka bersikap manis kepada raisa. Hingga malah membuat raisa merasa tidak nyaman, dan kemudian dia mengajak suaminya untuk pulang kerumah keluarga ardana secepatnya.
“Raisa sayang, kamu kan pasti capek. Lebih baik kalian istirahat dan menginap malam ini. Mama dan kakakmu juga sangat rindu padamu raisa.” Ucap mama raisa
“Maaf Ma , tadi raisa sudah janji sama mama ardana untuk kembali sebelum terlalu malam. Mereka sangat sayang padaku, jadi aku tidak ingin membuat mereka khawatir karena aku tidak kembali malam ini.” Jawab raisa
“Kamu gak tahu diuntung ya, dasar anak pungut. Mama sudah berbaik hati memintamu menginap malah kamu menolaknya.” Ucap Rani dengan ketus
“Rani jaga ucapanmu.” Teriak papa nya
“Maaf Ma pa, bukannya rans dan raisa tidak menghargai niat baik mama dan papa. Dan bukannya kami tidak sopan, tapi malam ini kami harus pulang. Mungkin lain waktu kami akan menginap disini.” Ucapan rans dengan lembut
__ADS_1
“Ohhh tidak apa tuan muda rans, kita kan keluarga kapan saja kalian bisa menginap disini. Maafkan ucapan Rani ya, dia memang sedikit nakal.” Satu mamanya
“Tidak apa-apa MA, kami pulang dulu ya” jawab raisa
Kemudian mereka meninggalkan kediaman crish dengan segera.
Disisi lain dalam ruang keluarga Rani sangat marah tak terkontrol,dia membanting barang-barang didekatnya. Dia merengek pada mama dan papanya ,”pa ma lihat raisa dia begitu sombong padaku, seharusnya yang menjadi nona muda dan punya suami tampan adalah aku. Bukan si jalang raisa itu.”
“Iya benar kata mama mu, tenang saja papa akan bantu kamu. Kamu tahu kalau raisa sangat patuh pada papa. Pasti dia akan memberikan rans untuk kamu.” Kata papanya
“Rani akan berusa untuk mengambil apa yang seharusnya menjadi milik rani ma Pa, terimakasih sudah mendukung Rani. Lihat saja kamu raisa tunggu pembalasanku.” Jawab Rani
__ADS_1
Raisa dan rans tiba dirumah, dan disambut pelukan dari nyonya ardana, “raisa sayang,mama sangat khawatir kamu kenapa-napa”
“Tenang MA kan ada aku suaminya, yang akan menjaga dia sepenuh hati dan tidak membuat dia menangis lagi.” Jawab rans cengengesan
“Dasar anak nakal, siapa yang percaya padamu . Raisa itu anak kesayangan mama sekarang, jadi kamu jangan macam-macam ya.” Ucap nyonya ardana
“Mama pilih kasih, sebenarnya aku anak mama bukan sih.” Ucap rans
Hahahahahahah raisa tertawa dengan lepas setelah mendengar pertengkaran kedua ibu San anak ini. Sungguh beruntung raisa bisa menjadi menantu keluarga ardana, dia teramat disayang dan dipedulikan. Tidak seperti di keluarganya sendiri, namun raisa tetap tidak bisa membenci keluarganya karena merek telah merawatnya dari kecil dan itu membuat dia bersyukur.
Setelah raisa masuk dalam keluarga ardana, dia memang banyak dicaci oleh orang. Namun menurutnya kebaikan keluarga ardana jauh lebih lebih besar daripada cacian dan luka yang dia dapatnya. Karena selama ini tidak ada yang seperduli ini dengan raisa, dan tidak pernah ada yang melindungi raisa ketika dia direndahkan oleh orang-orang. Dan ini pertama kalinya raisa merasa sangat berharga yaitu ketika dia berada dalam keluarga ardana.
__ADS_1