
Surya tersenyum dan membawah Sinar dalam gendongannya menuju tempat yang akan mereka mulai permainannya.
"Mas," ucap Sinar saat tangan Surya mulai bergerilya di tubunya.
"Ump, bukannya kau mau?" ucap Surya.
"Emp, ya." jawab Sinar dengan suara yang tercekat, menahan sesuatu yang dia rasakan.
Pria yang berada di samping tubuh Sinar, sangat lihai dalam memperlakukan seorang wanita. Sungguh Sinar telah siap, namun rasa yang dia rasakan, membuat tubuhnya ingin lari karena tak tahan dengan nikm4tnya.
"Emp, Mas. Nggak t4han," ucap Sinar dengan tubuh yang meliuk-liuk.
"Apanya?" tanya Surya yang saat ini jemarinya tengah bermain di lemb4h bas4 milik Sinar.
"4h..., 4h...," Sinar tengah mend3sah tak karuan karena perbuatan Surya.
Jari Surya tak diam saja di lemb4h itu, dia menaik turunkan jem4rinya, di bagian int! Sinar, membuat sang pemilik meracau tak karuan.
"Auw, Mas. Nggak t4han!" ucap Sinar dengan menjambak rambut Surya dan itu semakin memmbuat Surya semakin ganas.
Surya tak berhenti bermain, walau Sinar sudah memintanya berhenti dan memohon ampun karena nikm4t yang dia rasakan.
"Ampun, Mas! Berhenti!" pinta Sinar dengan des4h.
"Kenapa? Nikm4t?" tanya Surya dengan senyum kemenangan.
"Mas, ampun! Aku nggak t4han!" pekik Sinar.
__ADS_1
"Katakan dulu, nikm4t!" pinta Surya yang tetap memainkan int! dari Sinar.
"Emp, nikm4t!" ucap Sinar seperti perintah Surya.
"Benar?" tanya Surya.
Sinar tak mampu menjawab lagi, dia hanya menggangguk dengan sudah merem melek menahan hasr4tnya.
"Baiklah, akan ku lanjutkan," ucap Surya seraya naik ke atas tubvh Sinar.
"Mas!" pekik Sinar yang terkejut dengan aksi Surya yang tiba-tiba.
"Tenanglah. Yang tadi itu belum apa-apa. Kita akan mulai pemasannya sekarang," ucap Surya dengan senyuman yang mengembang, membuat Sinar membuka matanya lebar-lebar.
Serangan yang tiba-tiba dri Surya, bibirnya kini telah melekat di bibir Sinar yang tipis itu. Surya meravp bibir itu dan melvmatnya dengan cepat. Ga!rahnya sudah naik, tak bisa menahan lagi. Tangan kekarnya pun kini bermain di puncak gunung kembar milik Sinar, membuat Sinar mend3sah tak karuan.
"Emp, ya. Memang seperti itu. Ini akan membuatmu mel4yang," jawab Surya di sela-sela akttifitasnya dengan gunung kembar milik Sinar.
"Mas, en4k sekali!" ungkap Sinar.
"Iya," jawab Surya dengan nafas memburuh.
Dari satu gunung Surya kini berpintah ke gunung sebelahnya. Rasanya 4h, sangat nikm4t. Benar apa yang di katakan Sinar, itu dapat membuatnya pikirannya tak memikirkan masalahnya.
"4h, Sinar. En4k sekali!" ujar Surya.
"Emp, i-iya, Mas!" jawab Sinar yang tersengal.
__ADS_1
Surya mengh!sap buah dari gunung kembarnya, memainkan sedikit dengan lid4hnya, membuat sang pemilik merintih merasakan sens4sinya.
Entah sudah berapa lama mereka melakukan pemanasan dan kini saat Surya akan melakukan tugas intinya.
Berjam-jam, hingga Sinar sudah terkulai lemas di atas tempat tidur. Entqh sudah berapa kali Surya melakukannya, hingga akhirnya Sinar menyerah dan pura-pura tidur tanpa membersihkan badannya.
Sedang di kamar para insan paruh baya, sunyi senyap tak ada suara. Marlin tidur dengan membelakangi tengah tempat tidur dan Dennis tak ada di sana. Dennis memilih tidur di kamar tamu dari pada 1 kamar dengan Marlin.
Marlin sesegukan di dalam kamar, dia tak bisa mengahadapi masalahnya kini. Sangat berat, namun dia harus kuat untuk dirinya sendiri.
*
*
Pagi hari, Marlin dan Dennis sudah selesai sarapan, walau keduanya tak makan di meja makan bersama, tapi hanya di kamar masing-masing yang mereka tiduri semalam.
Sinar dan Surya pun tak kunjung terlihat batang hidungnya, padahal Sinar tak pernah keluar dari kamar setelah matahari menyinsing, tapi apa yang terjadi padanya. Dia masih beta di atas tempat tidurnya dengan berselimutkan dari kaki hingga sebatas punggung saja yang terlihat hingga kepala.
Dennis dan Marlin menatap jam tangan masing-masing, pukul 08.10 menit, dua orang yang mereka tunggui tak keluar juga dari kamar, hingga Marlin berinisiatif untuk menyusul. Mereka punya janji untuk ke makam hari ini, dan Surya, apa dia melupakannya? Begitu cepat? Pikir Marlin seraya berjalan menaiki tangga.
.
.
.
.
__ADS_1
By... By...