
Irena hanya menghabiskan waktunya tiga hari di kerajaan Vardes lalu ia kembali ke Neira dan menceritakan hal menyenangkan pada ratu bernama Alexia yang duduk dengan kecewa.
"Aku benar-benar ingin pergi juga."
"Benar juga, mereka bilang akan mengadakan festival dalam waktu seminggu lagi, ratu bisa datang ke sana saat itu."
"Kalau begitu aku akan berusaha menyelesaikan pekerjaanku ketika waktunya datang."
Irena tersenyum padanya sebelum pamit untuk menemui rekannya.
"Padahal kau baru datang? Apa yakin mau segera melakukan ekspedisi."
"Aku pikir lebih cepat lebih baik."
"Kau ini."
Irena keluar selagi melambaikan tangannya, itu adalah siang hari dan saat dia keluar kota, ia menemukan Eva, Winy dan juga Angel berada di sana.
"Ini benar-benar terasa nostalgia," ucap Winy yang disusul Eva.
"Aku akan berjuang."
"Kamu mencoba bertingkah seperti kamu baru masuk ke dalam anggota kelompok ini," ucap Angel.
"Biarin."
Irena menatap ketiganya lalu tersenyum.
Mereka adalah kelompok kedua yang dibentuk olehnya sama halnya dengan Grey dia juga adalah orang yang kehilangan anggota sebelumnya oleh undead king.
__ADS_1
"Mari pergi, dan kita tidak akan kembali sebelum menemukan ras elf."
"Kau malah terlihat memperbudak kami," ucap Winy dengan nada sedikit keras yang lalu disusul Angel .
"Aku senang kamu melakukan hal sejauh itu demi aku, tapi aku ingin kembali ke sini walaupun ras elf memang sudah tidak ada."
"Ya ampun, kau benar-benar pesimis... kita akan menemukannya loh."
"Kenapa kau begitu yakin?"
"Karena aku seorang pendeta."
"Itu benar-benar tidak ada hubungannya."
Dua hari berikutnya mereka sampai di wilayah di mana kerajaan terdahulu berada, semuanya hanyalah reruntuhan dan bahkan hanya perlu sedikit waktu lagi reruntuhan ini akan lengkap seutuhnya.
"Lihat ini."
"Apa itu? Aku tidak mengerti," ucapan Irena mewakili dua yang lainnya.
"Ini sebuah pesan, yang tertulis di sini adalah bahwa kami pergi ke utara... ini ditulis dengan bahasa elf."
"Dengan kata lain."
Semua orang saling menatap satu sama lain dalam diam.
"Mereka masih hidup."
Mereka saling berpelukan, saat kerajaan ini hancur para elf memutuskan untuk bermigrasi, saat itu mereka menyadari bahwa sebagian elf telah pergi dari negara tersebut dan hidup sebagai petualang, para penduduk berfikir mungkin suatu hari mereka akan kembali ke negara ini karena itulah mereka meninggalkan pesan ini di sini.
__ADS_1
Kemungkinan besar elf luar seperti Angel telah lebih dulu pergi ke sana, mereka terkadang lupa bagaimana luasnya dunia ini karena selalu terkurung di dalam satu kota yang disebut kota perbatasan.
Angel terduduk lemas selagi mengusap air mata di wajahnya, dialah orang yang paling bahagia di sini.
Kedua orang tuanya jelas berasal dari negara ini, suatu hari karena mereka berdua merupakan petualang mereka pindah ke tempat yang menjanjikan untuk mendapatkan uang, saat itu Angel mendapati bahwa kedua orang tuanya meninggal saat bertugas dan saat itu dia hanya tahu bahwa dirinya saja elf yang tersisa.
"Syukurlah."
"Kita akan kembali dulu untuk membuat persiapan, lagipula aku yakin itu daerah yang dingin."
"Bukannya daerah utara itu padang pasir."
"Aku pikir hutan lebat."
Tidak ada satupun yang mengetahuinya dengan jelas, maka yang harus mereka lakukan hanya melihatnya secara langsung.
Grey yang sedang memeriksa keadaan kota dikejutkan dengan kemunculan Sartina yang berlari padanya.
"Yang mulia, aku dapat kabar."
"Kabar?"
"Kelompok Irena sudah menemukan ras elf yang masih hidup dan katanya mereka akan tinggal di kerajaan Neira."
"Benarkah, tapi kenapa mereka mau pindah?"
"Katanya daerah utara itu sangatlah dingin tidak cocok dengan kehidupan elf."
"Jadi begitu."
__ADS_1
"Selama ini mereka tidak tahu bahwa undead king sudah dikalahkan dan malah berusaha tetap tinggal di sana."
"Pasti tempat itu sangat terpencil."