
Farah lalu ke teras rumah dan menangis, ia tahu sikap nya tidak sopan saat ini, tapi ia merasa kesal karena seolah Bu Sumi terus memaksa nya untuk menikah dengan laki-laki yang tidak ia cintai, apa lagi laki-laki itu adalah Adik dari alm suami nya.
Rangga yang keluar dari pintu utama melihat Farah menangis, ia lalu menghampiri wanita itu.
"Farah."Panggil Rangga dan lekas Farah menyekat air mata nya dengan cepat.
"Maaf soal Ibu. kami datang karena Ibu merindukan mu, kami tidak bermaksud datang untuk hal ini."Ucap Rangga dan berdiri di samping Farah.
"Rangga, Kau tahu kan kalau aku sangat mencintai Mas Bayu, aku merasa kehilangan dia saat ini, Jujur saja aku tak bisa, aku tak bisa mengikuti kemauan Ibu untuk menikah dengan mu, aku harap kau mengerti."Ucap Farah dengan suara pelan menahan tangis nya.
"Iya, aku mengerti, berhenti lah menangis, aku akan berusaha agar Ibu tak membahas soal ini lagi dengan mu."Ucap Rangga mencoba menenangkan Farah.
"Makasih."Ucap Farah.
"Pokok nya kamu harus berubah,bkembali seperti Farah yang dulu, nikmati hidup mu, jangan terlalu bersedih lagi."Ucap Rangga lagi.
"Iya, kau juga."Balas Farah.
__ADS_1
•••
Keesokan hari nya.
Farah benar-benar tidak selera makan saat di meja makan memikirkan Bu Sumi,Pak Broto dan Istri nya pun kembali merasa sedih melihat sikap putri nya yang kembali Murung.
Hingga Brams memutuskan mengantar adik nya ke kantor hari ini.
Di kantor pun Farah sama, tidak memiliki ke konsentrasi dalam bekerja, hingga tiba-tiba ia memikirkan sesuatu, ia lalu berdiri dan keluar dari rungan kerja nya menuju ke ruangan Pak Beni.
Tok
Tok
"Farah, silakan duduk!." Ucap Pak Beni. perlahan ia duduk di kursi.
"Pak Beni, soal tawaran bapak, kalau masih berlaku untuk saya, saya bersedia menerima nya, bekerja menjadi sekertaris anak bapak."Ucap Farah.
__ADS_1
"Masih, Tentu saja masih berlaku, saya memberikan kamu 3 hari untuk berfikir, baru 1 hari kamu sudah menerima nya, aku sangat senang mendapatkan kabar ini."Ucap Pak Beni.
Farah pun menunduk dengan perasaan setengah tidak nyakin dan setengah nyakin. Hanya dengan di mutasi ke malang dia akan jauh dari Bu Sumi dan keluarga nya, berhenti mendengar kalau mereka ingin ia menikah dengan Rangga.
Tentu saja berat bagi Farah harus berpisah dari keluarga nya, tapi ia merasa ini pilihan lebih baik.
Saat di meja makan.
Farah menatap kedua orang tua nya dan juga Kaka nya.
"Pak, Bu, Mas, Farah akan di mutasi Kemalang Minggu ini, Farah izin untuk tinggal di sana menjadi sekertaris anak pemilik perusahaan tempat ia bekerja.
"Apa?, Malang?, Malang kab jauh Farah."Ucap Bu Ayu tak setuju dengan keputusan Farah.
"Farah Aman Bu disana, Ibu gak udah khawatir. lagian Farah ingin punya pengalaman dan mungkin bisa kembali menghidupkan gairah Farah.
"karena Bu Sumi tadi malam?." Tanya Pak Broto.
__ADS_1
Farah terdiam, melihat ayah nya sebelum ia mengangguk sekali dengan pelan, ia tak bisa berbohong karena memang itu lah alasan utama dia untuk pergi jauh.