
Setelah memikirkan seharian, Farah akhirnya menemui Bima dan mengajak nya untuk berbicara 4 mata.
"Kenapa kau ingin menikah dengan ku?." tanya Farah pada laki-laki itu.
"Jujur saja aku belum mencintai mu, tapi aku pikir apa salah jika kita mencoba hubungan baru ini bersama, kita sama-sama memiliki masa lalu yang menyakitkan." kata Bima.
Farah yang mendengar pun mengangguk.
"Aku mau menikah dengan mu, semua aku lakukan demi ayah ku yang ingin aku segera menikah dengan mu." ucap Farah.
Bima yang mendengar pun tersenyum mengangguk mengerti.
•••
Pagi itu.
Farah dan Bima pun akad nikah, keduanya saling bertukaran di cincin di saksikan keluarga dan teman-teman.
Pak Broto dan Pak Beni pun begitu senang karena anak mereka sudah bersatu dalam ikatan pernikahan.
Farah tampak cantik Mengunakan Gaun pengantin berwarna Cream, membuat nya terlihat sangat anggun, sampai membuat Mata Bima terpanah melihat nya.
Sementara Rossa yang mendengar kabar itu pun begitu kesal. ia tak menyangka Bima akan menikahi Farah secepat itu.
"Bukan, seharus nya bukan dia, seharus nya aku yang menikah dengan Bima." Ucap Rossa dengan kesal nya.
__ADS_1
•••
Malam Pertama.
berbeda saat Farah dan Bayu menikah, malam pertama dia dengan Bima terkesan canggung, kedua untuk pertama kali nya berada di dalam satu kamar, Farah pun binggung harus mengatakan apa pada Bima.
"Istirahat lah kalau kau lelah, aku akan keluar mengobrol dengan papa." kata Bima sembar Menganti baju nay pada Farah .
"Baik Pak." balas Farah.
Farah lalu mengeluarkan pakaian nya dan menyusun nya ke dalam lemari. setelah ia membersihkan diri dan Menganti pakaian, Farah pun membaringkan tubuh nya dan tanpa terasa ia pun tertidur.
Saat hari semakin larut, Bima masuk ke kamar dan melihat Farah udah tertidur pulas, ia pun segera Membersihkan diri dan tidur di samping Farah.
Saat tengah malam Farah terbangun dan melihat Wajah Bima dengan sangat dekat, untuk pertama kali nya, ia melihat Wajah Bima dengan sangat dekat.
•••
Keesokan hari nya.
Bima bangun dari tidur nya dan sudah tak mendapati Farah ada di samping nya. sejenak merenggang kan tubuh nya Bima pun turun dari tempat tidur, mencuci muka nya sebelum ia keluar dari kamar.
tampak Farah sedang bersama Bu Amber dan Bu ayu memasak di dapur. Farah yang melihat Bima pun tersenyum kecil.
"Selamat pagi sayang!." Sapa Bu Amber pada Bima.
__ADS_1
"pagi Ma." balas Bima.
"Kau pasti sangat lelah ya semalam, kan malam pertama mu." goda Pak Beni pada putra nya.
Farah yang mendengar pun mengalihkan pandangan nya ke arah lain dengan salah tingkah, sementara Bima hanya tersenyum kecil.
"Pa, aku dan Farah akan kembali ke malang besok, Papa dan Mama kapan akan ke pulang?." tanya Bima.
"Kenapa buru-buru sekali Bima, kalian kan masih pengantin baru, jalan-jalan saja dulu di sini, kapan kalian akan bulan madu?." Ucap Pak Broto.
"Belum ada rencana Pak, tapi terserah Farah saja kapan dia bisa." balas Bima. Pak Broto tersenyum mengangguk.
Farah melihat Bima seolah meminta jawaban arti bulan madu, ia rasa mereka belum saat nya melakukan itu, karena mereka belum saling mencintai. namun Bima mengalihkan pandangan nya dan mengajak ayah mertua nya itu mengobrol.
"Bapak Gimana kondisi nya?." tanya Bima.
"Sudah, sudah baikan, apa lagi dengan kabar bahagia ini, semakin cepat sembuh nya, sekarang hanya tinggal Brams saja yang memperkenalkan calon istri nya." kata Pak Broto. Brams pun tersenyum mendengar ucapan ayah nya.
"Brams, kau sebenarnya sudah punya pacar belum?." tanya Pak Beni.
"Belum Om, jodoh nya jauh." kata Brams.
semua saling melihat untuk mengartikan perkataan Brams.
"Jadi kau sudah ada calon nya?." tanya Bima.
__ADS_1
"Iya." balas Brams Tersenyum. Farah yang mendengar pun penasaran siapa sosok wanita yang menjadi calon kakak ipar nya itu.