Menjanda Di Malam Pertama

Menjanda Di Malam Pertama
40 - Kedatangan Rossa


__ADS_3

Sore itu.


Saat Bima masih berada di ruangan kerja nya, Rossa yang datang tiba-tiba lansung masuk ke ruangan Bima. membuat Bima terkejut dan berfikir kemana Farah yang tak melarang Rossa masuk.


"Bim, kita harus bicara, aku merindukan mu." Ucap Rossa. Bima pun Lekas berdiri.


"Aku tahu kamu kecewa, aku begitu karena aku kesepian, aku tak serius dengan mereka, itu hanya pelampiasan." tutur Rossa.


"Kita sudah selesai Rossa, cepat keluar." Pinta Bima.


"Tidak, sebelum kau memaafkan ku. aku rela melakukan apa pun demi mendapatkan maaf mu Bim." Kata Rossa.


Rossa lalu membuka kancing baju nya satu persatu, Bima pun lekas mendekati wanita itu.


"Apa yang kau lakukan, tutup kembali." Ucap Bima.


"Aku rela berikan pada mu asal kau memaafkan ku Bim " Kata Rossa yang lansung memeluk tubuh kekar laki-laki itu.


Farah yanh sedang membawa minum mendorong pintu dengan siku nya dan tidak sengaja melihat Rossa sedang memeluk Bima.


"Maaf." Kata Farah yang bermaksud untuk kembali keluar.


"Dari mana saja kau?." Tanya Bima dan lansung mendorong tubuh Rossa menjauh dari nya.


"Buat Minum Pak, kan tadi bapak Minta." Jawab Farah menundukkan kepala nya.


Bima lalu berjalan ke arah Farah dan menarik wanita itu sampai ke depan Rossa, Ia merangkul, mendekap Farah dengan tangan nya, membuat Farah terkejut, begitu juga dengan Rossa.


"Aku sudah tak menginginkan mu lagi Rossa, aku sudah jatuh hati dengan nya." Ucap Bima.

__ADS_1


"Tapi..." Farah ingin menyela, namun Bima mendekap nya lebih kuat, mengisyaratkan dia untuk diam


"Tidak mungkin, kau masih mencintai ku kan." Kata Rossa.


"Itu menurutmu Rossa, Sekarang silakan keluar dan Jangan pernah datang lagi pada ku, di kamus ku tidak ada kesempatan kedua." Kata Bima.


Rossa pun keluar dengan perasaan kecewa dan sedih. Farah lansung melepaskan dirinya dari Bima.


"Enak saja kamu mengaku-ngaku seperti itu." Ucap Farah kesal.


"Jadi kau ingin aku tidak pura-pura mengakui hubungan kita?." Tanya Bima. Farah pun jadi salah tingkah, ia kesal karena Bima menjadikan nya dalam masalah.


"Lagian itu hanya bohongan, untuk apa kau anggap serius, Rossa tak akan pergi kalau aku tidak melakukan itu." Kata Bima.


Farah pun menghela nafas. "Hanya untuk kali ini, jangan lakukan lagi, Saya permisi." Kata Farah dengan tegas dan tatapan tajam ke Bima dan berbalik pergi.


"papa benar-benar membuat ku dalam masalah." Batin Bima sembari matanya melihat Farah yang berlalu pergi.


Jam Pulang kantor.


Farah yang sedang menunggu lift terbuka mendengar ponsel nya berbunyi.


"Kak Brams." senyum di wajah Farah mekar saat tahu kakak nya menghubungi nya.


"Iya Kak."


"Apa kabar, kenapa tidak telefon?."


"Baik kak, Disana bagaimana?."

__ADS_1


"Baik, semua nya baik.


"Tadi, Ibu mertua mu datang." Ucap Brams lagi. Farah terdiam saat mendengar hal itu. ia lalu melihat sekitaran dan menjauh dari lift untuk bicara.


"Seperti biasa dia masih ingin kamu menikah dengan adik nya Bayu." Tutur Brams.


"Kak, Kalau pun harus menikah aku tak akan mau menikah dengan Rangga, Aku mencintai mas Bayu, aku tak bisa mengantikan Posisi mas Bayu pada adik nya. " Ucap Farah.


"Iya, aku bisa memahami perasaan mu, Kakak cuman memberitahu saja, Bu Sumi rencana akan ke malang, ke rumah keluarga nya dan dia akan mengunjungi mu." Kata Brams.


"Kapan?."


"Tidak tahu."


"Kakak memberitahu nya alamat ku?." Tanya Farah.


"Kamu tidak bisa menghindar seperti ini Farah, kalau kau tidak bisa katakan terus terang saat ia datang, Kita juga jangan memberi harapan pada orang tua, kasihan dia." Tutur Brams.


"Iya kak." Kata Farah.


"Ya sudah, kakak matikan dulu telefon nya." Kata Brams.


Air mata Farah menetes, Farah membuang nafas berat lalu menyekat air mata itu, saat ia berbalik bermaksud untuk menuju ke lift lagi, Farah di kejutkan Bima yang sudah berdiri di belakang nya. membuat kepala Farah membentur dada laki-laki itu.


"Pak Bima."


"Kau sedang apa?."


"Menelepon dengan kakak ku, Bapak sejak kapan disini?."

__ADS_1


"Baru saja." Balas Bima lalu berjalan ke lift di ikuti Farah.


__ADS_2