
Malam hari nya.
Farah masuk ke kamar nya dan melihat Bima tidak ada di kamar, Namun saat ia membalikkan tubuh nya, ia terkejut karena Bima sudah ada di depan nya. kedua nya saling bertatapan. sepasang mata Saling beradu seolah ada magnet yang menarik wajah mereka hingga kedua nya pun terhanyut dalam gelombang ciuman, hingga sedikit dorongan menuntun kedua nya ke tempat tidur.
•••
Keesokan harinya.
Farah menyiapkan semua keperluan Bima seperti biasa nya, menyiapkan pakaian dan juga sarapan untuk nya.
Di tengah-tengah kesibukan nya, Farah mendapatkan telefon dari ibu nya.
"Iya Bu, tumben pagi-pagi sudah telefon?." Ucap Farah saat mengangkat telefon.
"Engak, ibu cuman kangen sama kamu, bagaimana keadaan kamu nak?." Tanya Bu Ayu.
"Baik Bu."
"Kamu sama Bima kapan toh pergi bulan madu nya, lebih cepat lebih baik, jangan sibuk kerja terus." Kata Bu Ayu pada putri nya itu.
Farah yang mendengar ucapan ibu nya pun tahu apa yang membuat nya ibu nya menelepon nya. Farah tersenyum kecil lalu melihat Bima yang masih tampak tertidur.
"Nanti aku tanya Bima ya Bu, ibu sama bapak gak usah mikirin bulan madu Farah terus, nanti ada saat nya kami pasti pergi liburan." Kata Farah dengan suara pelan agar tidak di dengar Bima.
Bu ayu tersenyum mendengar jawaban putri nya. setelah sambungan telefon terputus, Farah pun keluar untuk menyiapkan sarapan. Bima yang mendengar kalau ibu mertua nya menanyakan kapan mereka bulan madu pun tersenyum tipis.
•••
__ADS_1
Di meja makan.
Bima keluar dari kamar dan menghampiri Farah yang sedang menaruh priring di atas meja.
"Selamat pagi." Sapa Bima dengan senyuman tipis pada Farah. Farah pun membalas hal yang sama pada Bima.
Ting
Tong
Bunyi suara bel membuat pandangan mereka teralihkan, Farah lalu bermaksud untuk membuka pintu, tapi Bima menahan nya, karena ia yang akan membuka kan pintu itu.
"Papa, Mama."
"Pagi saang."balas Bu Amber.
"Papa dan Mama untuk apa datang sepagi ini?." tanya Bima.
"Mama, Papa." Farah melihat kedatangan kedua mertua nya menghampiri dan mencium tangan mertua nya.
Farah dan Bima saling melihat,Bu Amber datang dengan pak Beni, membuat Farah dan Bima sedikit heran dengan kedatangan kedua orang tua itu pagi-pagi sekali.
"Mama dan Papa sudah memesan kan tiket untuk kalian bulan madu keluar negri." di tengah sarapan, Bu Amber berkata tentang bulan madu membuat Farah yang sedang makan keselek. Bima pun lansung memberikan minuman untuk Farah.
"Hati-hati dong Farah, kalau nanti kamu hamil, kamu tidak boleh melakukan semua buru-buru." Kata Bu Amber lagi.
Pembahasan yang menurut Farah masih sangat jauh untuk di bahan, namun Farah hanya diam saja.
__ADS_1
"Ma, aku masih sibuk di kantor." Kata Bima.
"Sudah lah Bim, pergi saja liburan, setelah kembali dari liburan, baru kita buat acara untuk pernikahan kalian, jangan sibuk kerja terus." Kata Pak Beni.
Bima melihat Farah seolah meminta solusi nya, Farah yang mengerti pun mengangguk sekali untuk mengiyakan keinginan orang tua mereka, karena Farah pun sudah di tanya terus, membuat ad kerisihan dengan pertanyaan itu.
"Iya, Mama atur saja." Kata Bima.
Bu Amber pun tersenyum melihat suami nya.
•••
Saat sampai di kantor Farah kembali mendapatkan tatapan sinis dari tatapan orang-orang kantor, namun Farah masih tak ingin memperdulikan nya.
"Pagi Far, Pagi Pak." Sapa Windi dan Sisil. Bima mengangguk sekali sembari terus berjalan. sementara Farah menghentikan langkah nya berbicara dengan sahabat nya.
"Far, aku dengar Ibu mu, kamu akan segera pergi bulan madu?." tanya Windi. Farah mengangguk.
"Kenapa gak acara nikahan dulu sih Far, aku tu kesal tahu gak dengar mereka masih saja ngomongin kamu perusak hubungan orang." Kata Windi.
"Udah biarin saja, nanti juga pasti akan berlalu." Kata Farah.
"Farah, Farah, kamu tu terlalu acuh sama mereka yang omongin kamu, kalau Bima tahu aku nyakin dia pasti akan marah sama mereka." Kata Windi.
"Jangan kasi tahu Bima ya, aku gak mau bahas soal Rossa yang datang kemarin."
Windi dan Sisil saling melihat, kedua nya menghela nafas karena Farah masih saja ingin diam.
__ADS_1
•••
Mampir ya ke karya baru author judul nya Wanita gendut itu aku. makasih 😁