Menjanda Di Malam Pertama

Menjanda Di Malam Pertama
60 - Dikerjai


__ADS_3

"Far ini aku windi, tolongin aku Far, aku terkunci di toilet dekat gudang." Isi pesan itu.


"Windi?."


Tanpa berfikir terlalu panjang Farah pun lekas berjalan ke arah gudang yang terletak di belakang lorong, meski Heran kenapa Windi bisa sampai terkunci di toilet dalam gudang karena mereka memiliki toilet yang tidak jauh dari meja kerja mereka, Farah ke meja sahabat nya itu, ia benar tidak menemukan Windi dan Sisil ada di meja kerja nya.


"Apa mereka mengambil berkas di gudang?." pikir Farah. tidak menemukan kedua sahabat nya membuat Farah pun nyakin kalau itu pesan dari sahabat nya.


Saat sampai di sana, ia melihat pintu gudang yang menyimpan berkas-berkas kantor terbuka, ia pun memanggil Nama sahabat nya itu, namun tidak ada terdengar sautan.


"Win." Panggil Farah sembari perlahan ia berjalan ke arah toilet. namun saat sampai di depan toilet, ia menemukan kalau Toilet itu tidak terkunci hanya tertutup saja. saat akan membalikan tubuh nya, Farah di dorong oleh seseorang yang tidak tahu siapa hingga Farah jatuh dan masuk ke toilet itu, saat mengangkat kepala nya, pintu toilet itu sudah di kunci dari luar, Fara segera berteriak dan mengedor namun tidak ada yang membuka kan pintu.


Farah semakin khawatir saat sinyal di ponsel nya juga tidak ada saat ia berada di ruangan itu."Bukaaaa" Teriak Farah dari dalam.


Bima yang sudah bersiap akan pulang keluar dari ruangan nya dan menuju ke meja Farah, namun ia heran saat melihat Farah tak ada di meja nya, ia pun duduk di kursi menunggu Farah, berfikir istri nya sedang ke toilet atau pun mengambil air untuk minum, setelah 5 menit berlalu 10 menit berlalu Farah tak kunjung kembali dan membuat nya segera bertanya pada staf yang masih ada terlihat.


"Dimana Farah?." Tanya Bima.


"Tidak tahu Pak." Jawab staf. Bima pun kembali bertanya pada nya yang bernama Lita, karena meja nya berada di pintu keluar ruangan divisi, berharap Lita melihat Farah.

__ADS_1


Lita dan Mima melihat Bima dan ia pun menjawab hal yang sama, ia tidak tahu. hal itu semakin membuat Bima khawatir, melihat para staf yang tidak tahu keberadaan Istri nya membuat Bima agak kesal.


"Mungkin Farah sudah pulang pak." Kata Lita.


"Apa kau buta?, kau tidak lihat tas nya masih ada di atas meja, kalian sangat ramai disini, bahkan mata kalian tidak ada melihat dia lewat." Ucap Bima membuat semu tertunduk.


Windi dan Sisil yang Baru kembali mengurus kerjaan terheran saat semua orang tampak berkumpul dengan Bima.


"Windi, kau lihat Farah?." Tanya Bima.


"Sebelum aku pergi dia ada di meja, aku dan Sisil baru kembali bertemu clain di lobby, tapi kami tidak melihat ad Farah lewat."Tutur Windi.


Dari rekaman Cctv, Cctv menangkap Farah menuju ke arah gudang, tak ingin menunggu lagi, Bima lekas berlari ke ruangan gudang yang terletak ke arah belakang gedung.


Pintu gudang yang terkunci lekas di buka oleh satpam dengan kunci cadangan, pintu itu terbuka dan baru lah terdengar suara gedoran pintu toilet, lekas Bima pun membuka nya, Farah yang ketakutan memeluk Bima.


"Siapa yang melakukan ini pada mu?." Tanya Bima. Farah mengelengkan kepala nya.


"Far, kamu gak apa-apa kan?." Tanya Windi. Farah mengiyakan.

__ADS_1


Bima lalu mengumpulkan para staf, bahkan petugas keamanan untuk menanyakan hal ini. beberapa mata melihat Farah dengan sinis, yang di bela sampai di kumpulkan seperti ini, tanpa mereka tahu kalau Farah kini adalah istri dari Bima, Windi dan Sisil membawa Farah ke ruangan Bima untuk menenangkan diri.


"Far, gimana sih cerita nya kok bisa sampai di gudang." tanya Windi.


Farah pun menceritakan semua nya, mereka berdua terkejut karena mereka sudah berada di lantai 1 bertemu klain di lobby sejak jelang malam, dan juga Windi melihat kalau ini bukan lah nomor ponsel nya.


"Sekarang kata kan, siapa yang sudah mengunci Farah di gudang?." Tanya Bima dengan tegas. Semua tampak tertunduk tak menjawab, tak ada yang mengakui.


"Akui sekarang sebelum saya tahu lewat cctv siapa pelaku nya, kalau saya tahu melalui Cctv siapa yang mencelakai istri saya, saya akan melaporkan ke polisi." Ucap Bima mengancam.


Mendengar kata Kalau Farah adalah Istri Nya, semua orang terkejut dan saling melihat satu sama lain. Bima lalu meminta sekuriti untuk memutar kembali rekaman Cctv untuk melihat siapa yang masuk atau keluar setelah Farah.


"Pak, saya mengaku kalau saya yang melakukan itu." Lita mengakui.


"Saya juga pak." Mima pun mengakui.


namun hal yang sangat membuat Bima terkejut bukan hanya Lita dan Mima, tapi semua staf kantor yang lembur hari ini, semua sepakat untuk mengerjai Farah, semua kompak melakukan ny karena hasutan Rossa, Semua kesal karena Farah sudah menjadi pelakor dan bermesraan tanpa Malu di kantor. semua tampak menyesal, karena kalau tahu Farah adalah istri Bima, semua akan berfikir 2 kali untuk melakukan nya.


"Kalian benar - benar sudah gila. kalian semua, siap kan surat pengunduran diri besok, atau saya akan memecat kalian dan memastikan kalian tidak akan mendapatkan kerja di kantor manapun." Kata Bima. semua orang terkejut atas pemecatan itu.

__ADS_1


__ADS_2