
Pagi itu.
Farah duduk di ruangan kerja nya dan mulai kembali bekerja seperti biasa, seminggu sudah Farah kembali bekerja, Tidak ada yang berubah dari meja kerja nya, masih sama seperti beberapa bulan lalu saat ia memutuskan berhenti bekerja karena akan segera menikah.
Waktu berlalu tanpa terasa sudah 1 Bulan Farah kembali bekerja, Kegiatan ini membuat Farah sejenak melupakan Kesedihan nya, ia menyibukkan diri nya di kantor, fokus pada pekerjaan nya, tentu saja hal ini membuat Atasan Farah sangat senang dengan kinerja wanita itu.
•••
Farah yang sedang menatap layar laptop nya, begitu fokus hingga ruangan yang di isi beberapa meja staf dan terdengar obrolan dan suara keypad komputer pun mengisi terdengar di telinga Farah tidak membuat wanita itu merasa terganggu.
"Far."Windi menghampiri Farah.
Farah pun mengangkat kepala nya dan tersenyum pada sahabat nya itu.
"Semangat banget sih kerja nya, jadi senang aku liat kamu gini Far."Ucap Windi.
"Iya, dengan begini aku gak terus-terusan mikirkan mas Bayu."Ucap Farah.
__ADS_1
"Iya, aku ngerti kok, Oh iya, makan yuk."Ajak Windi
"Duluan aja dech, udah mau selesai, nanti aku nyusul ya."Balas Farah.
"Ya udah, kita tungguin di kantin ya."balas Windi dan Farah menganggukan kepala nya.
•••
Saat Farah sudah selesai, ia berjalan keluar dari ruangan kerja nya, Sembari memperbaiki lengan kancing pada kemeja nya, Farah tidak sengaja menabrak seseorang, hingga membuat Farah agak terpental sedikit namun berhasil menjaga keseimbangan hingga tidak sampai terjatuh.
"Maaf pak."Ucap Farah dengan sopan nya. saat melihat ia menabrak seorang laki-laki paru baya.
Pria paru baya yang di tabrak Tersenyum saat ia melihat Farah. "Pak."Panggil Farah yang heran pada laki-laki tua yang memandangnya dengan senyuman.
"Oh tidak apa-apa, siapa nama mu nak?." Tanya Laki-laki itu.
"Saya Farah pak."Balas Farah.
__ADS_1
"oh..." Baru saja akan kembali berkata seorang laki-laki yang ada sekertaris mu datang menghampiri.
"Maaf pak, sudah di tunggu sejak tadi." Ucap nya. dan laki-laki itu pun mengangguk.
"Saya harus pergi dulu Farah, semoga kita bisa berjumpa lagi."Ucap Laki-laki itu.
Farah menganggukan kepala nya. ia melihat laki-laki yang bisa masuk kategori tua itu berlalu pergi. Heran dengan senyuman nya, dan berfikir mungkin ia laki-laki hidung belang, namun ia tak pernah melihat nya sebelum nya semasa ia bekerja di perusahaan ini.
Tak ingin terlalu di pikirkan, Farah lalu kembali melanjutkan jalan nya ke kantin karena sudah di tunggu oleh Sahabat-sahabat nya di kantin.
"Lama banget sih Far."Ucap Puspa.
"Iya, Maaf, baru kelar soal nya."Balas Farah.
"Eh, Tahu gak bulan depan Ulang tahun pernikahan pemilik perusahaan kita loh, kata nya akan ada pesta dan kita-kita di Undang."Ucap Windi.
"Jujur aja sih, selama aku kerja disini, aku gak pernah tahu siapa pemilik perusahaan ini."Ucap Farah.
__ADS_1
"Kita juga sama Far, tapi kabar nya mereka hanya ada di kantor pusat, dan datang kesini sangat jarang, datang pun tak pernah memberitahu kita, karena memang datang hanya untuk mengecek kinerja kita."Ucap Windi. Farah dan Sisil pun mengangguk mendengar nya
setelah sarapan semua kembali kemeja kerja mereka untuk kembali bekerja, tanpa Dan Farah sadari sepasang mata sedang menatap nya dari balik cctv yang memang terpasang di setiap ruangan para Staf.