
Pagi itu.
Farah yang sedang membersihkan halaman rumah kedatangan kedua sahabat nya ke rumah nya.
"Farah..."Panggil Windi antusias dan berlari kecil menghampiri sahabat nya itu. dan memeluk Farah, Farah pun membalas pelukan kedua sahabat nya itu.
"Kalian gak ngantor?." Tanya Farah.
"Engak, spesial hari ini kita ambil cuti bareng buat jalan-jalan sama kamu."Balas Sisil.
"Iya Farah, udah lama juga kan kita gak jalan bareng." sambung Windi.
"Mau jalan kemana?." Tanya Farah.
"Ke cafe kek, nonton kek, pokok nya jalan bareng."Ucap Windi.
"Sekarang?." Tanya Farah.
"Lah iya dong, masa tahun depan, gimana sih Far."saut Windi.
"Iya Farah sayang, yuk cepat-cepat ganti baju."Ucap Sisil mendorong tubuh Farah untuk segera masuk ke rumah.
Bu ayu yang tahu ada kedua sahabat Putri nya datang pun berjalan keluar berpapasan dengan Farah yang akan berjalan masuk.
"Bu, aku di ajak jalan Sam mereka, aku ganti baju dulu ya Bu."Ucap Farah.
__ADS_1
"Iya sayang, pergi lah."Balas Bu Ayu.
"Hai Tante."sapa Windi dan Sisil berbarengan.
"Tante senang kalian datang, jadi Farah gak sedih-sedih terus."Ucap Bu Ayu.
"Tante tenang aja, kita akan buat Farah segera move on."Balas Windi tertawa kecil.
"Iya, Tante percaya kalian, makasih ya Windi, Sisil."Ucap Bu Ayu.
•••
Di cafe.
Windi dan Sisil berbagi cerita tentang ke konyolan di kantor kerja mereka, kantor yang juga menjadi tempat kerja Bayu dan Farah dulu. kedua sahabat Nya Farah selaku saja bisa membuat nya tertawa.
"Kira-kira kalau aku coba masukan lamaran untuk kerja lagi di terima gak ya?." Tanya Farah.
"Diterima dong, bahkan kita udah kasih tahu menager, kata nya kamu boleh lansung kerja kapan saja."Balas Windi.
"Serius?."
"Iya Farah, kapan sih Windi gak serius."saut Sisil.
"jadi kapan kamu balik kerja lagi?." Tanya Windi.
__ADS_1
"Besok."
Windi dan Sisil saling melihat, tersenyum saat mendengar secepat itu Farah akan menerima kembali bekerja.
••••
Saat pulang dari jalan-jalan, jam sudah menunjukan pukul 7 malam, Saat Farah memasuki rumah, rumah tampak sepi dan hanya tampak kakak nya sedang menatap layar laptop nya. ia tahu kakak nya pasti masih sibuk dengan pekerjaan kantor, meski sudah pulang ke rumah.
"Kak Brams."Panggil Farah.
"Hei adik manis, kamu sudah pulang?." Saut Brams.
"Ibu sama bapak mana kak?." Tanya Farah.
"mereka ke rumah Om."Balas Brams..
"Kamu kayak nya senang banget ya hari ini?." Tanya Brams tersenyum melihat aura adik nya yang seperti berbeda.
"iya, habis jalan-jalan dengan Windi dan Sisil, Kakak jangan kerja terus dong, kapan punya pacar?." Tanya Farah.
"Secepatnya, sukses dulu, baru cari istri."Balas Brams. Farah pun tersenyum mendengar nya.
Farah lalu masuk ke dalam kamar nya melihat foto Bayu dan mengelusny dengan jari-jari lentik nya.
"Mas, Aku izin mau kerja lagi, semoga dengan kembali kerja, Aku gak akan sedih-sedih terus karena punya kesibukan, tapi tetap saja aku tak akan melupakan mas Bayu, aku gak mau Mas Bayu di sana sedih karena aku."Ucap Farah.
__ADS_1
di luar kamar, Brams yang lewat dan melihat Farah memegangi foto Brams pun menghentikan langkah nya dan mendengar ucapan sang adik. ia tersenyum mendengar keinginan Farah yang mencoba ingin bangkit lagi dari kesedihan panjang nya.