Menjanda Di Malam Pertama

Menjanda Di Malam Pertama
55 - Rossa Datang Kekantor


__ADS_3

Keesokan hari nya.


Farah yang sedang menatap kerjaan nya di layar laptop nya di kagetkan oleh masuknya Rossa yang sangat tiba-tiba dan sudah berdiri di depan meja kerja nya, menatap nya dengan tatapan tidak suka.


"Maaf, Cari siapa?." tanya Farah menatap Rossa dengan heran. setelah di putuskan oleh Bima karena berselingkuh, bagaimana Rossa masih memiliki muka datang ke kantor Bima. pikir nya.


Plak.


Farah Terkejut saat sebuah pertanyaan Farah di balas dengan tamparan keras dari Rossa. hingga beberapa mata tertuju pada kedua nya.


"Apa maksud mu?." Kesal Farah.


"Masih berani tanya, baru berapa bulan kau menjadi sekertaris Bima, secepat itu kau menggoda nya dan membuat Bima meninggal kan ku." ucap Rossa dengan keras membuat semua orang di sekeliling Farah mendengar hal itu.


•••


Banyak mata tampak menatap ke arah mereka berdua. Farah mengepalkan tangan nya menatap Rossa yang berkata tidak-tidak di depan nya.


Rossa yang melihat Farah mengepal tangan nya pun tak lepas menatap Farah dengan tajam.

__ADS_1


"Seperti nya anda perlu introspeksi diri Nona, bukan Pak Bima yang meninggalkan anda, tapi And sendiri nya yang membuat nya meninggalkan Anda." ucap Farah dengan tegas. dengan sorotan mata yang tajam pada Rossa.


"Kalian lihat, dia tak menepis ucapan ku kalau dia memiliki hubungan spesial dengan Bima, semua orang tahu kalau Bima itu kekasih ku, wanita ini seorang janda, janda gatal. " Ucap Rossa yang dengan sengaja ingin mempermalukan Farah di depan staf kantor yang lain.


semua tampak berbisik menganggap Farah adalah seorang Pelakor.


"Kenapa diam, kau tidak terima?." kata Rossa. ia lalu kembali mengangkat tangan nya untuk menampar Farah kedua kali nya. namun kali ini tangan Farah menahan nya dan mencengkram nya dengan sangat kuat dan erat. Rossa mencoba menarik kembali tangan nya namun Farah mencengkram nya dengan kuat dan tak mau melepaskan nya. "lepaskan tangan ku!." seru Rossa, namun Farah tak mendengar nya.


"Dengar ya Rossa, aku tak punya masalah dengan mu, kau datang ingin mempermalukan ku, aku tidak akan diam saja." Kata Farah.


Rossa tersenyum sinis sembari menahan rasa sakit di tangan nya itu. "Apa yang bisa kau lakukan " Kata Rossa agak menantang.


"Bisa lebih dari ini " Kata Farah. Rossa pun sangat kesal bercampur malu.


Windi dan Sisil mendengar keributan antara Farah dan Rossa dari staf lain pun menghampiri Farah.


"Far, kamu gak apa-apa?." tanya Windi.


"Engak, hanya saja ada 1 kuman yang menganggu." Ucap Farah. Rossa mendengar kalau Farah mengatakan dirinya seorang kuman pun lekas berdiri.

__ADS_1


"Kau akan membayar untuk semua ini." Kata Rossa akan pergi, tapi Tangan Farah menarik nya dan saat Rossa menoleh, satu tamparan dari Farah pada wajah Rossa, membuat Rossa agak terkejut tamparan yang mendadak.


"Aku hanya membalas apa yang tadi kau lakukan, sekarang Impas." Kata Farah tersenyum samar.


"Oh dan satu lagi, Ku tunggu, tapi ingat No....Na... Ros...sa, kalau anda pasti sudah tahu kalau apa hak yang saya punya atas Bima." Kata Farah memperingati Rossa kalau kini ia adalah Istri dari Bima.


Rossa yang memang sudah tahu pun dengan kesal berlalu pergi tanpa berkata lagi. mata Para staf yang tak tahu apa yang sebenarnya terjadi pun sebagian menyindir Farah, tapi Farah tak mau menghiraukan nya. ia kembali duduk.


"Mantan pak Bima nyeselin banget sih Far, padahal dia yang selingkuh tapi dia yang merasa teraniaya." Ucap Windi.


"Biarin aja, aku lagi malas mau ngurus orang kayak gitu." balas Farah.


"tapi karena dia orang kantor jadi salah paham sama kamu." Kata Sisil.


"Biarin aja." ucap Farah tak memiliki selera untuk membahas Rossa. karena ia memiliki pikiran lain, yang tak lain tentang kelanjutan hubungan nya dengan Bima. Ia sungguh belum bisa membuka hati untuk Bima, sementara yang ia rasakan Bima sudah bisa membuka hati untuk diri nya.


Diparkiran.


Rossa memukul-mukul stir mobil dengan kesal, Ia mendapatkan info kalau Bima keluar kota, ia sengaja datang hari ini untuk mempermalukan Farah, berharap hal ini bisa membuat Farah memutuskan hubungan mereka yang masih terbilang baru. namun ia tak menyangka Farah memiliki sedikit keberanian untuk membalas diri nya.

__ADS_1


"Tunggu saja, kau akan melihat Bima kembali ke dalam pelukan ku perempuan sialan." Gumam Rossa.


__ADS_2