Menjanda Di Malam Pertama

Menjanda Di Malam Pertama
29 - Tidak Biasa


__ADS_3

Reno mengantar Farah dan kedua sahabat nya berangkat ke kantor. saat sudah sampai mereka pun turun dari mobil bersama.


"Makasih ya Ren udah nganterin, sering-sering ya."Ucap Windi tersenyum. Reno pun membalas dengan ramah dan anggukan. Windi dan Sisil pun masuk lebih dulu ke kantor.


Farah yang melihat sahabat nya tidak merasa malu pun mengeleng-gelengkan kepala nya.


"Makasih ya Ren, lain kali tidak usah repot-repot Ren."Ucap Farah.


"Gak Repot kok."Balas Reno.


Dari arah lain, Bima yang juga baru sampai di kantor nya melihat Reno datang bersama Farah, ia sedikit heran karena Reno bisa datang bersama Farah.


"Bim."Sapa Reno dari jauh sembari mengangkat sebelah tangan nya menyapa sepupu nya. dan di balas Bima dengan mengangkat tangan nya.


"Aku masuk dulu ya Ren, sekali lagi makasih ya."Ucap Farah.


"Iya, semangat kerja nya ya."Balas Reno.


Reno lalu berjalan menghampiri Bima yang masih berdiri melihat nya.


"Hei, liat apa?, iya-iya aku tahu itu sekertaris mu."Kata Reno.


"Kau terlihat akrab dengan nya, kau kenal dia?." Tanya Bima.

__ADS_1


"Dia tetangga aku dulu waktu pindah ke malang. cantik ya, tapi sayang."Ucap Reno.


"Sayang apa?." Tanya Bima penasaran.


"Kepo dech."Kata Reno.


"Berhentilah bercanda, aku bertanya serius."Ucap Bima.


"Ah kamu terlalu serius Bim."Ucap Reno tersenyum menahan tawa.


Bima yang sedang tak ingin meladeni sepupu nya bercanda pun berjalan masuk ke dalam gedung kantor meninggalkan Reno yang tersenyum melihat Bima.


Saat sampai di depan ruangan nya dan melewati tepat di depan meja Farah, Farah berdiri dan menyapa Bos nya itu dengan sopan.


••


Jam menunjukan pukul 7 Malam.


Kini Farah sudah semakin mulai terbiasa nya dengan kantor baru nya, Malam lembur ini pun kini sudah menjadi jadwal baru bagi Farah. dan Farah sangat menikmati kerjaan nya.


Bima yang keluar dari ruangan nya melihat Farah masih menatap layar monitor nya.


"Farah, kamu belum bersiap untuk pulang??" tanya Bima.

__ADS_1


"Belum pak. sebentar lagi selesai."Ucap Farah.


"Segera bersiap, kita akan pulang, ini sudah malam."Kata Bima. Farah melihat Bima, ingin ia menyelesaikan kerjaan nya agar besok ia tidak lagi begitu sibuk, namun perintah Bima tak bisa ia bantah.


"Baik pak."Ucap Farah.


Farah mematikan layar monitor nya dan mengambil tas nya untuk segera mengikuti Bima keluar dari ruangan nya.


"Ayo masuk!." Kata Bima sembari membuka kan pintu mobil untuk Farah. Farah memandang Bima, ia sejenak terdiam.


"Saya bisa pulang sendiri pak."Ucap Farah.


"Masuk!." kata Bima datar. mendengar kedua kali nya untuk di minta masuk, Farah pun masuk ke dalam mobil Bima. Bima lalu menutup pintu mobil lalu masuk ke pintu pengemudi ,lalu me menjalankan nya tanpa mengatakan apa pun.


Namun Mobil Bima tidak lansung menuju ke rumah nya Farah, ia menuju ke sebuah cafe, membuat Farah mengerutkan kening nya.


"Kenapa kita disini pak?."Tanya Farah.


"Aku sedang ingin mengopi, aku ingin kau menemani ku."Ucap Bima.


"Aku?"


Namun Bima lekas turun dari mobil tanpa mau mendengar persetujuan Farah untuk menemani nya mengopi. meski sebenarnya enggan, Namun demi menuruti permintaan atasan nya, ia pun turun dari mobil dengan bersungut-sungut.

__ADS_1


"Ada apa dengan nya, tidak biasa sekali."Batin Farah.


__ADS_2