Merubah Istri Gendut

Merubah Istri Gendut
BAB 56 : Masa lalu part 2


__ADS_3

Setelah kedatangannya ke kota Rudi, hubungan Renata dan Rudi semakin hari semakin dekat, karna kecerdasan yang dimiliki Renata membuatnya tidak terlalu mengalami kesulitan hidup di tempat barunya apalagi dengan bantuan Rudi.


Setelah kondisi Renata sudah sepenuhnya pulih, Renata mengajak Rudi untuk membuat bisnis bersama, tentu saja hal itu di setujui oleh Rudi yang mengetahui bakat yang dimiliki Renata dalam dunia bisnis, karna selama ini Renata memang banyak membantunya dalam pekerjaannya dan selalu mengeluarkan ide idenya.


Satu tahun kemudian


Usaha bersama yang mereka buat sudah resmi dibuka, usaha yang mengemas produk kecantikan untuk semua kalangan terutama kaum remaja yang diberi nama "Ayu beauty"


Tepat di hari peresmian usaha mereka Rudi memberanikan diri untuk melamar Renata, karna ia sudah mengagumi perempuan cantik yang ia tolong selama ini sejak pertama ia menatap wajah ayu Renata yang mampu membuatnya berdebar kencang.


Rudi berlutut dihadapan Renata sambil memegang tangannya dan berucap.


"Renata Ayu maukah kamu menikah denganku?" Rudi langsung saja mengungkapkan keinginannya untuk menikahi Renata, entah kenapa kata kata romantis yang telah ia persiapkan tiba tiba hilang begitu saja saat menatap mata Renata.


Renata yang mendapatkan perlakuan seperti itu pun hanya bisa mengerjapkan matanya melihat sosok tampan yang berlutut di hadapannya sambil menyodorkan sebuah kotak cincin.


"Apakah aku tidak sedang bermimpi?" Tanya Renata masih tidak percaya jika yang dilakukan Rudi adalah nyata.


"Tidak, ini semua nyata aku benar benar ingin kamu menjadi ibu dari anak anakku di masa depan, jadi apakah kamu mau menikah denganku," ucap Rudi masih tetap dengan posisi berlutut.


"Ak,, aku mau,,," jawab Renata dibarengin dengan air mata yang keluar dari pelupuk matanya karna perasaan haru, ternyata laki laki yang selama ini menolongnya memiliki perasaan yang sama padanya.


Rudi yang mendengar jawaban Renata langsung memakaikan cincin berlian yang telah ia siapkan dari beberapa bulan yang lalu dengan desain khusus.


Ia menghapus air mata yang mengalir di pipi mulus Renata.


"Terimakasih telah bersedia menjadi pendamping hidupku, aku mencintaimu Renata ayu," ucap Rudi mencium tangan Renata dan keningnya lalu memeluknya dengan erat.


"Terimakasih telah memilihku, aku juga mencintaimu Rudi," ucap Renata dalam pelukan Rudi, ia juga membalas pelukan Rudi tidak kalah erat untuk menyalurkan perasaannya pada laki laki itu.


Semua orang yang menyaksikan acara itu bertepuk tangan melihat adegan romantis di hadapannya, tidak terkecuali teman teman Rudi yang mengetahui perasaan Rudi selama ini terhadap gadis yang ia selamatkan itu,ereka semua mengucapkan selamat pada Rudi dan Renata.


Sementara seorang wanita dengan pakaian seksi yang berdiri tidak jauh dari mereka terlihat sangat geram melihat adegan romantis itu, ia mengepalkan tangannya sambil menatap penuh kebencian pada Renata dan orang itu adalah Maya.


Maya sudah lama sejak ia baru masuk kuliah ia telah mengejar ngejar Rudi, tapi Rudi sama sekali tidak meliriknya, jangankan untuk membalas perasaannya untuk sekedar mengobrol saja begitu sulit ia lakukan dengan laki laki incarannya. Bahkan ia pernah menggoda Rudi dengan tubuhnya tapi hal itu malah semakin membuat Rudi menjauhinya.

__ADS_1


"Sial! Bagaimana perempuan kampung yang tidak jelas asal usulnya itu bisa dengan mudah mendapatkan hati Rudi, tapi aku tidak akan menyerah aku akan melakukan segala cara untuk membuat mu menjadi milikku Rudi," gumam Maya dengan senyum liciknya.


1 bulan setelah acara lamaran itu akhirnya sekarang adalah hari yang di tunggu tunggu Rudi dan Renata, hari dimana ia dan Renata telah resmi menjadi pasangan suami istri.


"Selamat ya semoga pernikahan kalian selalu dilimpahi dengan kebahagian,,,," satu persatu para tamu undangan maju ke atas pelaminan mengucapkan selamat untuk kelangsungan pernikahan mereka.


Giliran Maya yang naik ke pelaminan untuk mengucapkan kata selamat, berjalan dengan langkah gemulai dan jangan lupa pakaian seksinya yang memperlihatkan setiap lekuk tubuhnya membuat para lelaki hanya bisa menelan ludah melihat tubuh seksi Maya, kecuali Rudi yang terlihat jijik dengan penampilan Maya yang seperti wanita penggoda saja.


"Selamat, aku tidak menyangka kamu ternyata lebih memilih dia dibandingkan aku," ucap Maya sambil menatap Renata dengan tatapan meremehkan.


"Tentu saja aku memilihnya karena dialah perempuan yang tepat untuk menjadi ibu untuk anak anakku," ucap Rudi datar.


Maya tidak memperdulikan ucapan Rudi yang menyindirnya, ia melangkah ke arah Renata lalu berbisik.


"Aku pasti akan mengambil priaku dari mu gadis kampung," bisik Maya pada Renata.


"Selamat semoga kalian bahagia," Maya tetap mengucapkan selamat untuk mereka, lalu beranjak dari atas pelaminan.


Tentu saja Renata tau kalau selama ini Maya begitu tergila gila pada laki laki yang telah resmi menjadi suaminya itu, ia juga sangat yakin perempuan seperti Maya tidak akan tinggal diam ketika ada yang menghalangi keinginannya.


"Aku tidak takut dengan ancaman mu itu Maya," batin Renata.


*****


"Malam ini mas jadi pergi ke acara reunian kampus kan?" tanya Renata sambil menyodorkan kopi hangat buatannya pada Rudi.


"Sebenarnya aku ingin tetap di rumah, apalagi kamu lagi kurang enak badan, tapi teman teman mas terus mendesak agar mas tetap ikut, menurut kamu bagaimana?" tanya Rudi.


"Ya udah mas datang aja, lagian aku juga udah agak mendingan," ucap Renata sambil tersenyum.


"Tapi kamu beneran gak apa apa aku tinggal?"


"Iya mas gak apa lagi pula di rumah kan ada banyak pelayan jadi aku gak sendiri," ucap Renata meyakinkan suaminya.


*****

__ADS_1


Malam harinya


Rudi berangkat untuk menghadiri acar reuni sendiri setelah mendapatkan izin dari sang istri dan di sanalah kemelut rumah tangganya dimulai.


Maya tersenyum puas ketika melihat kedatangan Rudi ke acara itu, dan ia pun mulai beraksi melancarkan rencananya untuk membuat Rudi menjadi miliknya.


Maya memasukkan obat ke dalam minuman Rudi dan menyuruh seorang pelayan untuk mengantarkan minuman itu dan memberikannya pada Rudi.


Rudi yang tidak berpikir terlalu jauh tanpa rasa curiga meminum minuman yang sudah dicampurkan obat itu. Selang beberapa menit Rudi tiba tiba saja merasakan panas di tubuhnya, Maya yang melihat rencananya berhasil langsung menghampiri Rudi dan memapahnya keluar dari restoran itu dan membawanya ke hotel.


Maya membawa Rudi menuju kamar hotel yang telah ia pesan sebelumnya untuk melancarkan rencananya.


Rudi yang kesadarannya semakin berkurang karna dosis obat yang diberikan Maya sangat tinggi semakin tidak terkontrol, ia melihat wajah Maya seperti wajah istrinya langsung saja menyambar bibir Maya.


"Sayang tolong aku," gumam Rudi.


"Lakukan sesukamu malam ini aku milikmu," ucapnya dengan tersenyum licik.


Akhirnya hal yang tidak diinginkan terjadi di kamar hotel itu, Rudi secara tidak sadar telah menodai janji pernikahannya dengan Renata.


"Akhirnya aku berhasil membuatmu menjadi milikku," gumam Maya sambil mengelus rahang kokoh Rudi yang sudah terlelap setelah pertempuran mereka.


.


.


.


Bersambung . . . . . .


Jangan lupa di like👍🏻


Komen


Favorit

__ADS_1


Vote


...Selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan...


__ADS_2