
Di suatu tempat di Heaven, terlihat beberapa orang berkumpul, lebih tepatnya saat ini diruangan kerja pemimpin Archangel Mikaela.
"Tuan Mikaela, kami baru saja menerima kabar dari Nona Seraphina,"
"Ya, aku sudah mendengar soal kabar itu," kata Mikaela dengan cukup tenang.
Putrinya sudah menghubunginya tadi pagi soal masalah yang dia temui disana.
Dan kabar ini juga sudah diteruskan ke Heaven, sebagai laporan bulanan putrinya.
Yang paling menarik perhatian dari laporan gadis itu adalah soal beberapa hari yang lalu, ketika dia bertemu dengan beberapa Iblis.
Dilihat dari level Ibis, mereka merupakan Iblis yang cukup kuat, begitu kata Seraphina. Salah satunya adalah Iblis Misterius memiliki dua sayap, namun terlihat sangat kuat, sepertinya menyembunyikan kekuatannya.
Dan satu lagi, adalah seorang Ibis tingkat atas, yang memiliki enam sayap.
Kedua Iblis itu sepertinya terlihat dalam menghilangnya beberapa siswa Esper di SMA Elite Y Advance City, tapi ini masih belum tahu pasti, karena Insiden ini sepertinya terjadi tidak hanya di SMA Elite Y saja.
Tapi, ada kabar yang lebih mengejutkan lagi dari laporan yang di baca Mikaela saat ini.
Ya, dirinya hanya menerima beberapa kabar singkat dari Putrinya, namun belum mendapatkan laporan lengkap soal yang terjadi.
Kabar mengejutkan ini karena kemampuan seorang Esper level 5 yang begitu kuat, diluar perhitungan dari pihak Heaven.
Disini dirinci, betapa kuatnya Esper level 5 yang di sebut Violet Strom itu.
Saat ini, Mikaela melihat detail dan membaca laporan ditangannya itu.
'Dia bisa mengeluarkan Api Violet yang begitu panas dan hampir tidak terbatas, dia sekuat itu bahkan hampir melumpuhkah seorang Iblis level atas, kekuatan yang jauh diluar nalar untuk seorang manusia. Tapi faktanya, dia bukanlah yang terkuat, masih ada 8 Esper level 5 yang sekuat itu.
Belum lagi, rumornya masih ada dua orang Esper level 6. Menurut Informasi yang berhasil ditemukan, kekuatan Esper level 6 jauh melebihi para Esper level 5, memiliki perbedaan yang jauh, identitas mereka dirahasiakan.
Tapi ada rumor soal julukan yang dua orang ini miliki.
#1 Lord of Space and Time
#2 Dream Maker
Menurut rumor yang beredar, mereka sudah bukan lagi manusia, mereka yang melampaui yang terkuat dari yang terkuat....
Eksistensi yang mendekati keberadaan Dewa,'
Ada ketegangan tertentu ketika Mikaela membaca hasil dari laporan ini.
Yang terkuat dari yang terkuat katanya?
Untuk berpikir, Manusia bisa memiliki potensi yang begitu besar.
Ini masih sungguh mengejutkan.
Disini, Mikaela hanya bisa tertawa setelah mendengar ini.
Ini mengigatkannya pada kenangan lama....
Jauh ratusan tahun yang lalu....
'Kaberadaan Manusia itu sungguh Misterius.... Dengan mereka yang terlihat tidak memiliki kekuatan seperti itu namun masih bisa bertahan di Dunia dengan banyak penyusup dari Dimensi lainnya yang memiliki Kekuatan super sampai sekarang... Aku pikir mereka memiliki potensi yang lebih dari pada yang kita kira. Betapa menarik jika aku bisa menelitinya,'
Itu adalah kata-kata bodoh dari seorang teman lamanya, Azazel.
Hah....
__ADS_1
Apa yang dirinya pikirkan tiba-tiba?
Berbeda dengan dirinya, Azazel setia dengan Lucifer sampai akhir....
"Jadi sebaiknya apa yang harus kita lakukan?" Pertanyaan dari bawahanya itu menyadarkan Mikaela dari lamunannya tentang masalalu.
"Kita harus mengirimkan bala bantuan pada Seraphina. Dia tidak akan bisa mengatasi semua ini sendirian."
"Kita paham soal hal ini, namun sepertinya masih sangat susah membuat kita Para Angel untuk masuk kesana. Kami tidak begitu mengerti, tapi sensor keamanan mereka sepertinya lebih teliti terhadap Angel dari pada kepada Iblis."
"Aku juga masih tidak mengerti soal kota itu dari awal. Kenapa kota itu dibuat? Oleh siapa? Dan untuk apa? Masih sedikit sekali Informasi yang berhasil kita dapatkan,"
Salah satu bawahan lainnya tiba-tiba memiliki sebuah ide,
"Bagaimana kalau kita memanggil Si Anak Ajaib itu? Aku kira dia juga memiliki kemampuan khusus penyamaran yang baik setelah Nona Seraphina."
Mendengar ini Mikaela terdiam untuk sesaat.
Benar, tentu saja dirinya tahu soal keberadaan yang dimaksud 'Anak Ajaib' ini.
Dia adalah salah satu keberadaan khusus yang terlahir dari pohon kehidupan, yang dirawat dan dibesarkan oleh Archangel Rafael.
Dia walaupun masih muda, sudah memiliki delapan sayap. Memiliki sihir yang cukup unik, dan terkenal dengan kejeniusannya.
Apalagi keberadaannya yang merupakan anugrah dari Pohon Kehidupan.
Awal mulanya, Angel lahir dari Pohon kehidupan ini.
Namun lambat laut, Angel menambah keberadaannya dengan reproduksi secara normal, antara Angel laki-laki dan perempuan.
Itu juga karena Pohon Kehidupan semakin lama semakin melemah, dan sudah cukup lama tidak melahirkan Angel baru.
Semua Arcangel, terlahir dari dari Pohon Kehidupan.
Khususnya keberadaan terlupakan yang tidak lagi boleh disebutkan namanya di Heaven.
Dia yang terlahir dengan ketiga belas sayap putihnya yang indah.
Mantan Pemimpin Archangel Lucifer, Sang Bintang Fajar.
Saat ini namanya tidak boleh lagi disebutkan dan dilarang di Heaven, nama terkutuk, yang saat ini hanya sebagaian Angel saja yang tahu nama itu.
"Baik, panggilkan dia, kita tidak memiliki pilihan lain saat ini."
####
Ini adalah pagi yang lainnya di Dunia Manusia.
Seperti hari-hari lainnya, Seraphina menjalani hari itu seperti biasanya.
Pergi ke sekolah dengan berjalan kaki, memasuki kelas biasa, namun kali ini dia beda kelas dengan Lucifer.
Namun hari ini ada hal yang tidak biasa dikelas itu.
Ini adalah Kelas untuk Seni Lukis.
Hari ini memiliki tugas untuk mengambar objek bebas, boleh manusia, pemandangan atau apapun yang disukai.
Sebuah buku gambar untuk membuat sketsa ada didepan Seraphina.
"Kalian bisa menggambar apapun yang menurut kalian indah,"
Ketika mendengar guru membicarakan ini, tiba-tiba terbesit sosok tertentu dalam pikiran Seraphina.
__ADS_1
Ini adalah sosok tertentu yang saat itu tertidur di ruang kosong, memiliki rambut hitam kelam yang indah, bulu mata panjangnya yang terlihat menawan, kulitnya yang begitu putih dan memiliki wajah tenang yang telihat sangat tampan.
Seperti itu, tidur tenang bersama hembusan angin semilir dari jendela, menggambarkan sosok keindahan yang tidak ternilai.
Tanpa sadar, Seraphina mengambar sketsa untuk orang itu.
Namun begitu dirinya sadar, Seraphina rasanya ingin membuang kertas didepannya itu.
'Sialan!! Kenapa aku malah mengambar cowok menyebalkan itu? Akhhhhh......'
Seraphina terlihat frustasi dengan pikiran sendiri.
Disaat Seraphina sedang fokus pada gambarnya itu, tiba-tiba ada seseorang yang duduk disampingnya.
Itu adalah seorang pemuda berambut pirang gelap.
"Apa yang kamu gambar, Seraphina?" Kata pemuda itu dengan tenang.
"C.... Ciel?? Kenapa kamu disini?" Respon Seraphina dengan kaget, dia hampir saja terjatuh dari kursinya.
Jelas, dirinya kaget, yang mucul dihadapannya adalah Ciel, sahabatnya ketika mereka ada di Heaven.
Mereka masih sama-sama Angel Muda, namun perbedaan kekuatannya terlalu jelas dan jauh, namun dirinya dan Ciel berteman akrab.
"Aku disini jelas karena menghawatirkanmu. Bagaimana aku bisa melihat kamu sendirian ditempat berbahaya seperti ini, hmm?" Kata pemuda itu sambil mengelus rambut pirang terang Seraphina.
"Aku baik-baik, saja."
"Aku sudah mendengar soal Insiden Iblis tempo hari,"
"Jadi kamu dikirimkan oleh Ayah?"
"Ya, itu benar. Semua orang khawatir padamu, kamu tahu?"
"Mau bagaimana lagi? Tapi aku senang kamu ada disini, Ciel. Kamu tahu kota ini cukup aneh, jadi aku akan membantumu untuk beradaptasi!!" Kata Seraphina dengan penuh semangat.
"Pfffff.... Kamu terlihat seperti seorang ahli saja. Kamu sungguh lucu, Seraphina," kata Ciel lagi sambil mengelus rambut Seraphina lagi.
"Berhenti bermain-main dengan rambutku!"
"Tapi kamu selalu memiliki rambut yang lembut dan indah, ini sangat nyaman untuk disentuh," kata Ciel lagi sambil megengam rambut panjang Seraphina.
Wajah mereka terlalu dekat, dan kedekatan ini membuat Seraphina merasa malu sendiri.
"Kamu selalu saja seperti itu," kata Seraphina sambil cemberut.
"Jadi siapa ini yang kamu gambar, hmm?" Tanya Ciel sambil menatap sketsa seorang laki-laki di buku Seraphina.
Hatinya merasa tidak nyaman melihat Seraphina mengambar sketsa laki-laki lainnya.
"Bu... Bukan siapa-siapa.... Ini hanya asal saja, ahahahaha..." Kata Seraphina yang merasa malu, dan wajahnya memerah itu, berusaha menyembunyikan sketsanya dari Ciel.
"Aku pikir kamu mulai tertarik dengan manusia,"
"Ahahahaha... Apa-apa itu,"
Namun disini, Ciel hanya tersenyum misterius kearah Seraphina.
'Ya, tentu saja kamu tidak boleh. Karena kamu adalah Malaikat yang terlahir hanya untukku, Seraphina.'
__ADS_1
Kalau kalian mau melihat Ilustrasinya, bisa cek di Profilku ya, di Post Trending 😉😉😉