
Disisi lainnya, saat ini Azazel sedang dalam keadaan panik setelah mendengar kabar rencana Lucifer ke Heaven.
Mau apa sih dia kesana?
Jangan bilang dia mau nekat balas dendam sendirian atau sesuatu?
Tidak, tidak, Lucifer bukan tipe yang seperti itu.
Lagipula dia kesana tidak diam-diam, namun sempat memberikan kabar padanya kalau rencana ini.
Jangan bilng kalau ingin merupakan perintah diam-diam agar dirinya menyiapkan pasukan untuk kembali berperang dengan para Angel?
Ah, jelas seperti itu.
Tuannya ini ingin menguji soal seberapa tanggal dll hal-hal ini.
Benar, dirinya harus segera kembali ke Underworld dan menyiapkan pasukan Para Fallen Angel, tidak ini saja tidak cukup dirinya harus mengajarkan hal ini pada Raja Iblis juga agar segera menyiapkan Pasukannya segera.
Pasti Tuan Lucifer sudah ditunggu disana.
Memikirkan rencananya yang bagus itu, Azazel segera menuju Underworld dan pergi ke Istana Raja Iblis.
Raja Iblis awalnya sedang bersantai menikmati acara minum teh nya sambil menonton beberapa Drama di televisi , namun anak buahnya tiba-tiba datang dan mengatakan ada seseorang yang ingin bertemu dengannya,
"Aku sibuk. Dan siapa pula yang ingin bertemu denganku? Jika itu tidak penting suruh saja dia keluar,"
"Ini... Adalah Jendral Para Fallen Angel, Azazel,"
Mendengar nama itu, teh yang diminumnya hampir saja tumpah.
__ADS_1
Kenapa orang itu kesini?
Tumben, apakah ada hal gawat terjadi?
Dan tidak lama sampai Azazel masuk ke ruangan Raja Iblis.
"Asmodeus, sepertinya kamu tidak berubah banyak sejak terakhir bertemu,"
"Hah, kamu aja yang menghabisi terlalu banyak waktunya di dunia manusia itu. Dan jangan panggil namaku seenaknya, aku sekarang adalah Raja Iblis Yang Agung,"
"Kamu semakin tua semakin banyak tingkah saja, aku masih ingat dulu kamu ketika masih kecil sangat lucu dan memanggilku 'Kak Azazel,"
"Itu masalalu, jangan diingat-ingat. Dan lagi kenapa kamu kesini tiba-tiba?"
"Aku membawa berita penting dari Lucifer,"
"Berita penting apa? Bukankah saat ini dia sedang bermain-main dan bersantai di Advance City?"
"Apa kamu bilang?"
"Aku juga tidak tahu dia tiba-tiba bilang ingin ke sana."
"Tidak salah?"
"Benar!! dia tadi memberitahuku dan saat ini seperti dia sudah di sana sepertinya dia ingin balas dendam dan memulai perang,"
"Kenapa ini tiba-tiba?"
"Sebelumnya ada Angel mengamuk di Advance City, maka ini man provokasi Lucifer atau suatu aku gak tidak tahu pokoknya dia sekarang dan ke sana dan sebagai kita bersiap-siap menyiapkan pasukan kita segera menyusul nya,"
__ADS_1
"Apa? Ada hal seperti itu? Apakah dia akhirnya tahu kebenaran soal omong kosong dan cerita yang di buat-buat oleh Heaven soal menghilangkan keberadaannya, dan membuat cerita palsu, soal prestasi yang diraih diambil atas nama Angel lain?"
"Bisa saja begitu,"
"Hah, Tuan Lucifer mainkan diri dari dunia luar dan tidak tahu apa-apa soal hal-hal yang ada di sana, siti sebelah tahu hal-hal ini dia menjadi maradona kenapa dia ke sana, baik, aku akan segera menyiapkan pasukanku,"
"Tentu saja, gak akan segera ke Fallen City, dan mengambil kunci cadangan, mari kita bertemu di hutan kegelapan,"
"Hah? Jadi ini benar-benar perang?"
"Ya, ini demi kehormatan Tuan kita, kita harus segera menyusulnya,"
Lalu Asmodeus ingat sesuatu,
"Tuan Lucifer kesana dengan siapa?"
Azazel berpikir sebentar,
"Sepertinya dengan Putramu?"
Asmodeus jelas kaget,
"Apa kamu bilang? Putraku?? Astaga... Astaga... Putraku ini masih muda dan tidak taruh apa-apa kenapa diajak? Aku akan segera menyusulnya, aku takut terjadi sesuatu pada Putraku,"
"Ingat, yang bersamanya adalah Tuan kita, tidak kan terjadi apa-apa padanya,"
"Kamu mungkin benar,"
Dan begitulah awalnya rencana Pasukan Raja Iblis dan Pasukan Fallen Angel ingin menyusul Lucifer tanpa tahu hal-hal yang sebenarnya.
__ADS_1
####
Bersambung