
Saat ini Lucifer dan Itsuki mulai memasuki Aula pelatihan Para Angel Muda bersama Ethan.
Mereka menunggu dan duduk disalah satu kursi yang di sediakan.
Ketika Lucifer melihat sekeliling, dirinya merlihat banyak Angel muda yang masih terlihat bersemangat mulai mengobrol, dan beberapa fokus menunggu dengan cemas ketika Pelatihan dimulai.
"Jadi, Ethan, jatwal Pelatihan Pertama ini, apa?"
"Hari ini masih pembukaan Acara, dan akan ada beberapa sambutan pada Petinggi disini, yah beberapa formalitas lalu akan ada pembagian Asrama dan Kelas,"
"Begitu?"
Lucifer mulai memikirkannya, sepertinya sistem disini hanya sedikit berubah.
Dimasalalu juga seperti ini, ada pembagian Kelas dan Asrama untuk tinggal.
"Ya, ini biasanya cukup bagus. Jika beruntung, mungkin kita akan bertemu dengan salah satu Archangel yang akan datang untuk melakukan sambutan, Akhhh semoga saja angkatan kita cukup beruntung, dan di sambut oleh salah satu Archangel seperti angkatan sebelumnya," kata Enthan lagi.
"Angkatan sebelumnya?"
"Benar, ini sekitar dua tahun lalu, saat itu yang memberikan sambutan adalah Arcangel Lility,"
"Lility? Dia Arcangel?" Tanya Lucifer dengan penasaran.
Sebelumnya, Lility bukanlah Arcangel, hanya salah satu Angel Biasa yang memang cukup kuat.
Mengigat ada dua tempat Archangel yang kosong, mungkin dia yang mendapatkan promosi.
"Tentu saja, Arcangel Lility, masa kamu tidak tahu? Benar-benar cukup bagus, di beri sambutan orang Arcangel, sangat susah bertemu dengan mereka apalagi bagi Kami Angel biasa seperti ini. Namun mungkin angkatan ini tidak akan dapat sambutan dari Arcangel,"
"Kenapa memangnya? Bukankah angkatan sebelumnya mendapatkan sambutan? Mungkin saja tahun ini juga iya,"
"Itu karena angkatan tahun sebelumnya cukup Spesial,"
"Cukup spesial karena tahu lalu ada Dua Angel Baru yang merupakan Anak dari Arcangel."
Mendengar hal ini Lucifer menjadi tertarik,
"Angel baru ini spesial?"
"Tentu saja ini Spesial! Salah satunya adalah Angel Muda dengan delapan Sayapnya, walaupun dia masih muda namun dia sangat berbakat dan Hebat, disebut-sebut sebagai Jenius diantara Jenius,"
Mendengar itu, Lucifer menjadi semakin tertarik.
Angel Bersayap delapan...
Ini cukup langka diantara Para Angel.
Ini juga mengigatkannya pada Ciel sebelumnya.
Walaupun sepertinya dia masih kurang pengalaman, namun dia itu Angel dengan delapan Sayap, dengan pelatihan yang cocok, dia memiliki potensi yang cukup besar untuk meningkatkan kekuatannya.
Namun sayang sekali, dia itu sangat menyebalkan.
Itsuki yang dari tadi hanya mendengarkan, menjadi ikut tertarik ketika mereka membicarakan Angel dengan delapan Sayap.
__ADS_1
Ini mengigatkannya, bahwa dirinya cukup berhutang Budi pada salah satu Angel Misterius yang memiliki delapan sayap juga.
Kalau kata Kakaknya, Touma, Angel yang dilihatnya itu adalah Ciel.
Namun sekarang yang dibicarakan oleh mereka, apakah Angel yang sama?
Karena penasaran, Itsuki lalu bertanya,
"Siapa dia?"
"Ar Ciel, Putra Sang Archangel Rafael,"
Lucifer hampir saja menjatuhkan buku dimejanya.
"Apa kamu bilang? Putra Rafael?"
Anak si Kurang Ajar Rafael Brengsek itu?
"Iya, dia sangat hebat sebagai Angel Muda, dia menjadi Panutan dari Para Angel muda lainnya,"
Lucifer tidak tahu harus merespon seperti apa ketika tahu kenyataan pahit ini.
Si Ciel menyebalkan itu ternyata anak di Brengsek dan Kurang Ajar Rafael, tahu seperti itu dirinya setidaknya akan memberikan beberapa pukulan tidak terlupakan pada Ciel yang menyebalkan itu.
Lupakan, saat ini bukan untuk memikirkan hal-hal itu, namun...
"Lalu? Angel Muda yang lainnya?"
"Ya ampun, kamu bahkan tidak tahu ini? Semua orang sangat jelas tahu, siapa Angel Muda yang satunya, walaupun dia tidak sekitar Tuan Ciel, namun dia tetap Putri Seorang Arcangel, bukan Arcangel Biasa, namun Putri dari Arcangel Mikaela,"
"Mikaela? Punya seorang Putri? Jangan bilang namanya, Seraphina?"
Etahan lalu mengaguk dengan penuh keyakinan dan cukup terkejut,
"Ah... Kamu tahu? Tentu saja, Nona Seraphina selalu sangat cantik dan begitu Populer juga di kalangan Angel Muda,"
Lucifer terdiam sesat, tidak bisa meresapi apa yang barusan dirinya dengar itu.
Kenapa harus Putri dari Mikaela dari semua orang?
Just, Why???
Lucifer benar-benar syok setelah mendengar hal itu.
Tentu saja, sekarang masuk akal kenapa Seraphina cukup familiar, untuk beberapa alasan itu memang memiliki mata dan rambut yang sama seperti Mikaela.
Rambut Pirang Cerah itu, sebenanya cukup langka, beberapa Angel memiliki rambut pirang yang agak gelap.
Dan kenapa sihirnya dan Seraphina cukup cocok.
Ya, itu karena dari Awal, sihir Cahaya miliknya selalu cocok dengan Mikaela.
Kenapa Seraphina bisa menembus Prisai Pertahanannya?
Karena dari awal Prisai miliknya memang di setting untuk bisa dilewati Mikaela....
__ADS_1
Itu mungkin karena belum di atur ulang...
Bagaimanapun juga dulu dirinya dan Mikaela sangat dekat, sangat-sangat dekat, dan.....
Lucifer memikirkan kenangan rumit dimasa lalu.
Ketika Lucifer masih melamun, ada seorang Gadis Angel Muda yang datang, lalu bertanya dengan malu-malu,
"Itu... Bolehkah aku tahu siapa namamu?"
Pertanyaan itu membuyarkan lamunan Lucifer.
Lucifer sampai lupa kalau dirinya melepaskan tudung rambutnya.
Itu akan menjadi sedikit merepotkan karena penampilan ini.....
"Tentu saja, Nona manis. Aku Lucifer," kata Lucifer sambil tersenyum, lalu gadis itu hanya tersenyum malu sambil berjabat tangan dan lari menuju teman-temannya.
Setelahnya, Lucifer menutup kembali rambutnya, membiarkan hanya sidikit yang terlihat.
"Rupanya kamu cukup populer juga, Lucifer,"
"Hahaha.... Kamu bisa saja..."
"Aku awalnya berpikir kalau Potret Tuan Mikaela adalah yang paling indah, namun aku pikir setelah aku melihat kamu lebih dekat dan seksama, kamu cukup luar biasa, pantas saja dari tadi aku merasakan ada banyak tatapan kesini,"
Lucifer hanya tersenyum canggung,
"Terkadang memiliki penampilan ini cukup merepotkan,"
"Itukah kenapa kamu memakai kerudung itu?"
"Ya,"
"Ah, lihat sepertinya sambutan akan segera dimulai,"
Semua orang sekarang langsung terdiam, ketika melihat panggung, seolah terkejut dengan orang yang datang.
Lucifer yang melihat banyak orang terkejut itu, lalu menatap kearah panggung.
Itu adalah wajah yang cukup familiar....
Rambut Pirang Cerah itu....
Mata Violet yang indah...
Dan ke dua belas sayap putih itu...
Arcangal Mikaela....
Tidak pernah mengira akan bertemu lagi ditempat seperti ini....
Ketika melihat wajah itu, perasaan Lucifer menjadi semakin rumit.
####
__ADS_1
Bersambung