My Beloved Devil

My Beloved Devil
Chapter 60: Kembali Pulang


__ADS_3

Malam itu, Seraphina hampir tidak tidur setelah memikirkan apa yang terjadi.


Dirinya tidak mengerti kenapa Kekuatannya tiba-tiba lepas kendali, mendaki kenapa dirinya bisa sampai memiliki 10 sayap.


Seraphina selalu yakin jika dirinya tidak sekuat itu.


Dirinya termasuk cukup lemah sebagai seorang Angel, seperti kebanyakan Angel muda diluar sana.


Namun kenapa tiba-tiba kekuatannya bisa melonjak dan lepas kendali?


Ciel udah sedikit menjelaskan apa yang terjadi.


Yang jelas entah bagaimana kekuatannya mengamuk dan dirinya tidak bisa mengendalikan nya hingga hampir menghancurkan seluruh gunung.


Tentu dirinya kurang lebih tahu apa yang mungkin menjadi pemicu kekuatannya menjadi tidak stabil.


Tembakin karena darah vampir yang diminumnya.


Darah ini hampir memiliki kekuatan sihir gelap yang sangat tinggi, darah ini bahkan bisa merubah manusia menjadi sosok Vampir.


Namun ini khusus untuk Vampir darah murni.


Jadi...


Kakak tingkat nya kan seorang Vampir Darah Murni?


Sepertinya selama kekacauan dia berhasil pergi dan melarikan diri.


Seraphina sendiri tak terlalu memikirkan soal kakak kelas itu.


Yang kaki masalah sebenarnya adalah dirinya sendiri.


Dan juga sebuah ingatan yang tiba-tiba muncul.


Seraphina masih gak mengerti dengan isi ingatan itu hanya saja dalam ingatan untuk, rasanya sangat kesepian di dalam ruangan gelap yang tidak terbatas.


Namun di tengah kegelapan tidak terbatas itu ada sebuah cahaya yang begitu menyilaukan dan hangat.


Cahaya yang entah bagaimana sangat dirinya rindukan.


Dan yang membuat dirinya lebih terkejut, Touma saat membangunkan nya dan membuatnya sadar, memancarkan cahaya yang mirip.


Tidak...


Touma adalah seorang Iblis bagaimana mungkin dia memiliki atribut cahaya?


Mungkin ini hanya khayalannya saja.

__ADS_1


Lalu sebenarnya soal Kekuatannya juga masih menjadi misteri.


Dan lagi Touma mengatakan sesuatu seperti segel?


Apakah Kekuatannya disegel atau sesuatu?


Hanya Ayahnya mungkin yang tahu soal hal-hal ini jika dirinya di Heaven.


Banyak hal rumit tiba-tiba muncul di pikiran Seraphina.


Belum lagi soal kenyataan kalau Touma adalah seorang Iblis....


Bagaimana ini bisa terjadi?


Bagaimana mungkin?


Dirinya menyukai Touma...


Tapi ternyata Touma adalah Iblis...


Ibis dan Angel tidak akan pernah bisa bersama.


Kenyataan ini benar-benar memukul Seraphina.


Seraphina juga tidak tahu harus bersikap seperti apa pada Touma.


Pagi pun segera datang tidak lama kemudian.


Hal pertama yang Seraphina lihat ketika dia bangun adalah wajah Ciel.


"Ciel? Kenapa kamu disini?"


"Untuk mengajakmu pulang ke Heaven,"


Seraphina yang masih terlelap awalnya tentu saja langsung menjadi bangun dan kaget setelah mendengar kata-kata Ciel.


"Pulang bagaimana? Kenapa ini begitu tiba-tiba?"


"Ini tidak tiba-tiba, bukankah aku sudah bilang sebelumnya agar kita segera pulang? Lihat apa yang terjadi terakhir kali? Dan kamu masih ingin disini?"


"Tapi... Tapi... Aku belum ingin kembali."


"Seraphina, dengarkan aku kita harus segera pulang. Aku juga sudah menyampaikan kabar soal kekuatanmu yang mengamuk keamrin kepada Ayahmu, dan pagi ini aku mendapatkan kabar dari Ayahmu agar secepatnya membawa kamu pulang," kata Ciel dengan nada tegas.


Raut wajah pucat muncul di wajah Seraphina.


"Ciel! Bagaimana kamu begitu berani melaporkan hal-hal kemarin pada Ayahku!!' kata Seraphina dengan nada marah.

__ADS_1


"Hey, bagaimana aku tidak melaporkannya? Jika hal-hal seperti itu terjadi lagi, aku tidak akan bisa menghentikanmu...."


"Lalu... Kemarin... Bagaimana....."


"Aku juga tidak tahu. Tapi Touma itu merupakan Iblis yang sangat kuat, dia yang melakukannya. Aku juga tidak tahu soal Identitasnya itu, aku merasa dia adalah keberadaan yang tidak biasa, tidak baik juga untuk kita dekat-dekat dengannya, apa kamu denger itu?"


"Apa maksudmu?"


"Jangan pura-pura bodoh!! Aku tahu kamu memiliki hubungan dengan Touma itu! Tapi dia Iblis!! Apakah sekarang kamu masih ingin tetap bersamanya? Kamu harus sadar siapa dirimu!!"


"Ciel! Kamu tidak mengerti!"


"Kamu yang tidak mengerti! Ayo segera pulang aku tidak ingin kita lama-lama disini, apa yang mungkin terjadi jika kita tetap disini? Lihat aku membawa langsung surat dari Ayahmu!" Kata Ciel sambil memberikan sebuah surat untuk Seraphina.


Seraphina membuka surat itu, dan benar itu adalah tulisan tangan Ayahnya yang menyuruhnya untuk segera pulang.


Namun jika dirinya pulang...


Apakah itu berati dirinya tidak akan pernah bisa bertamu Touma lagi?


Tapi Touma adalah Iblis jika dirinya masih disini apa pula yang bisa dirinya lakukan?


Tapi bagaimana ini....


Touma....


Memikirkan Touma perasaan Seraphina menjadi rumit.


Dirinya masih ingin bertemu dengan Touma lagi.....


"Ayo sebaiknya kita segera bergegas pulang," kata Ciel lagi.


"Tapi.. tapi..."


"Seraphina! Jangan menjadi Keras kepala! Tempat ini berbahaya..."


Ciel masih terus membujuk Seraphina.


"Aku... Aku tidak ingin pulang dulu,"


"Kamu pasti masih ingin bertemu dengan Iblis itu bukan? Aku tidak akan membiarkannya!! Maafkan aku Seraphina, aku harus melakukanya,"


Degan itu, Ciel mengunakan sebuah mantra tidur pada Serpihana. Lalu segera membawanya keluar dari apartemen menuju mobil, untuk dibawa pergi keluar dari tempat ini.


Dan begitulah kepulangan Seraphina diam-diam ke Heaven tanpa bahkan mengucapkan selamat tinggal pada Touma.


####

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2