My Fantasy Voice

My Fantasy Voice
Memulai langkah terakhir


__ADS_3

"Apa kalian semua baik-baik saja?"tanya Namjoon pada saudara-saudaranya itu.


Mereka semua mengangguk, jika semua seperti ini maka usaha mereka akan sia-sia saja untuk membawa kembali Nathan bahkan mereka saja tak bisa mendekati remaja itu.


"Bagaimana kalau Jimin membekukan semua tempat ini!"usul Jhope.


"Ide bagus kita hanya harus di dekat Namjoon dan Jhope agar tetap hangat karna mereka pengguna cahaya dan api, jika Jimin mengunakan kekuatannya maka sulur-sulur tanaman itu tak bisa mengerak!"ucap Seokjin membenarkan ucapan Jhope.


"Aku akan membantu Jimin!"ucap Taehyung karna dia juga mempunyai kekuatan es.


"Jika kalian sudah mendapat Nathan, kita harus segera kembali."ucap Suga.


Mereka semua lalu berada di posisi masing-masing sesuai instruksi Namjoon dan saat Jimin bersama Taehyung mengunakan kekuatan es mereka.


Tempat itu menjadi dingin dan beku dalam sekejap seperti terperangkap dalam badai es, untung saja Jhope mengunakan kekuatan apinya dan Naries mengunakan cahayanya agar tubuh mereka tetap hangat.


Hampir semua tanaman itu membeku, Nathan yang berada di atas pohon merasa menggigil dengan suasana di bawahnya yang sangat dingin, Jungkook lalu mengeluarkan sayapnya untuk terbang ke atas tapi lagi-lagi sebelum mereka berhasil mendekati remaja itu.


Tiba-tiba ada sebuah kekuatan gelap yang mencoba menarik Jungkook untuk tetap kebawah.


Tempat yang terang itu menjadi gelap, tapi karna cahaya dari Namjoon mereka masih bisa melihat kabut gelap yang tiba-tiba datang dan entah berasal dari mana.


Hingga suara seseorang membuat mereka terkejut sekaligus waspada.


"Akhirnya kalian datang juga....para guardian."


Seorang wanita bergaun merah muncul di balik sebuah pohon yang cukup besar.


Rambut pirang panjangnya dan warna mata emas membuat mereka hampir tak berkedip karna kecantikan wanita itu tapi Namjoon mengingatkan kalau sebuah kecantikan bisa menipu semua orang untuk menutupi sifat buruknya.


"Kau..."ucapan Namjoon terhenti saat Taehyung bertanya dengan nada penasaran.


"Siapa dia?"


"Oh rupanya salah satu dari kalian tidak mengenalku?dia mirip dengan seseorang, siapa ya...apa itu Bagaskara?"


"Ayah?"


Mendengar nama ayahnya membuat Taehyung makin penasaran tapi Seokjin mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Dia adalah Rose, seorang guardian penghianat Rain!"ucap Seokjin.


"Sepertinya kalian tujuh pemuda yang mewarisi bakat guardian yang di ceritakan itu....bagaimana kalau kalian melawanku?sebelumnya tidak ada seorang pun yang bisa menangkap atau mengalahkan ku, jika kalian berhasil maka aku akan melepaskan anak ini."


"Jadi ini semua ulahmu!kau dalang di balik mimpi buruk anak manusia itu!"ucap Jimin terlihat marah.

__ADS_1


Tetapi wanita di depan mereka itu hanya tertawa.


Taehyung benar-benar tak menyangka bahwa ia akan cepat bertemu dengan musuh lainnya.


Apa mereka bisa mengalahkannya?lagi pula mereka belum tau apa kekuatan sebenarnya lawan mereka bisa saja seorang penghianat guardian menyembunyikan kekuatan rahasianya dan membuat mereka harus hati hati karna Rose mempunyai sifat sangat licik.


Sementara itu diam-diam tanpa di sadari yang lain Suga sudah bersiap untuk melawan Rose.


Namun saat pemuda itu mengeluarkan kekuatannya tiba-tiba tubuhnya menjadi kaku seperti ada es yang membekukannya.


Perasaan ini membuat ia dejavu dengan kejadian di castil white land.


Rose kembali tertawa melihat Suga yang tak bisa berkutik sama sekali.


"Ini adalah dunia mimpi, dan kalian bertujuh berada di alam bawah sadar anak itu artinya aku yang mengendalikan semua!"ucap Rose.


"Gawat dia benar-benar sudah mengendalikan Nathan!"


"Apa yang harus kita lakukan?"


"Tidak semua...meski kesadaran manusia di kendalikan tapi hati nuraninya masih ada untuk memunculkan sebuah keberanian.


Kekuatanmu tidak sekuat itu!"ucap Taehyung.


Rose tersenyum sinis mendengar ucapan Taehyung baginya itu hanyalah sebuah omong kosong untuk mengulur waktunya, dia tidak akan menghabisi guardian itu tapi dia akan membuat para ketujuh pemuda itu tetap di sini dan menjalani hidup seperti di neraka karna ia akan mengendalikan mereka semua.


Bahwa rencana yang di susun tanpa dijalankan seperti mobil tanpa roda hanyalah sebuah angan-angan semata.


Seseorang pernah berkata orang baik tidak selalu mendapatkan kemuliaan, sering kali manusia lupa untuk mengingat atau mengetahui tanda-tanda peringatan dari keburukan.


Kebajikan perlahan menghilang dari muka bumi tapi manusia yang tetap percaya bahwa harapan nyata tentang kebajikan di akhir itu maka ia menjadi orang yang paling beruntung di dunia.


Meninggalkan manusia putus asa yang memilih mengakhiri hidup tanpa sebuah alasan ataupun berbuat kelicikan karna alasan hidup tak adil.


Tapi kehidupan yang di jalani orang lain juga tak pernah ada keadilan ataupun tidak pernah tertimpa kemalangan, masing-masing seseorang menunggu waktu atau suatu saat balasannya.


Kita...


Hanya perlu.


Bersama.


"Kau lupa satu hal...."


Taehyung menghentikan ucapannya membuat semua orang di sana binggung termasuk teman-temannya.

__ADS_1


"Aku memiliki kekuatan guardian dan sang pemilik naga."ucapnya setelah itu muncul sebuah cahaya warna di telapak tangan Taehyung membuat Rose terkejut karna cahaya itu rupanya dari tujuh permata naga yang selama ini ia cari.


"Kau ingin apa!"tanya Rose binggung sekaligus panik karna pemuda bermata biru itu akan mengunakan kekuatan permata naga.


"Memperbaiki apa yang ada sekarang karna meski aku tak mengembalikan masa lalu walau itu kesempatan itu masih ada aku akan menunjukkan masa depan yang berbeda dari apa yang kau harapkan!"


Bersamaan itu cahaya menelan mereka semua hingga membuat Rose tak bisa mengunakan kekuatan kegelapan ya.


...


Deg!


Di sisi lain ketujuh pemuda yang masih berada di ruang kamar itu perlahan membuka matanya dan terbangun.


Namjoon yang masih mengingat kejadian yang menimpa mereka di alam bahwa sadar langsung menatap kearah Taehyung.


"Vee sebenarnya apa yang kau lakukan padanya?"


"Aku tidak bisa melenyapkan seperti iblis yang memasuki Ice tapi aku mengembalikan waktunya."


"Maksudmu?"


"Ketempat yang seharusnya....dia berada di sana."ucap Teahyung membuat mereka akhirnya paham kalau Taehyung membawa Rose kembali ke dunia Fantasy yang pernah wanita itu tinggalkan, Rose sebenarnya tak pernah di usir dari tempat itu tapi karna sikap egois dan ambisiusnya ia berpikir bahwa manusia adalah makhluk lemah untuk dijadikan budaknya oleh karna itu ia melanggar perjanjian dua dunia dengan menyelinap pergi.


"Sekarang ia akan menerima hukuman dari sang naga dan Bagaskara jika mereka bertemu."ucap Jungkook.


Di sisi lain Nathan juga kembali sadar membuat Diana akhirnya bisa bernafas lega karna keadaan putranya yang makin membaik.


Rupanya mereka telah berhasil.


"Terima kasih karna menyelamatkan putraku..."ucap Diana saat Taehyung dan saudaranya yang lain akan berpamitan.


Taehyung menganggukkan kepalanya dan tersenyum, pemuda bermata biru lalu menatap satu persatu keenam pemuda lainnya.


"Apa kita masih melanjutkan perjalannya kita?"


"Tentu saja, dengan terus bersama!"


"Kita akan menjadi teman terbaik dan saudara selamanya!"


"Dan menjadi guardian terhebat di dua dunia!"


Ucap mereka lalu ketujuh pemuda itu bertos ala tren remaja sekarang.🤭


...

__ADS_1


TAMAT!



__ADS_2