
Loyalty and honor for true friendship require great sacrifice for a trust that cannot be denied.
Kesetiaan dan kehormatan bagi persahabatan sejati memerlukan pengorbanan besar untuk sebuah amanah yang tak boleh diingkari.
Nyatanya...
Menemukan sahabat sejati bukanlah hal mudah, ada kalanya kita berteman dengan orang banyak tapi hanya satu di antara mereka yang memiliki kecocokan dengan kita.
Teman setia juga banyak, ada kalanya seorang pejuang tanpa team bukan apa-apa karna dukungan kecil mereka sangat berharga akan tetapi kesetian teman sejati tidak dapat di ukur oleh apapun.
Ya seorang pejuang hanya akan di dukung karna ia karakter utama tapi sahabat sejati maju membantu karakter utama walau dirinya seorang figuran.
...
Ice memejamkan matanya saat ia akan jatuh tetapi dia terkejut saat tubuhnya di tangkap oleh sesuatu.
Itu adalah ekor Garfield!
Ya naga es itu menyelamatkannya.
"Ice..."
Ice menoleh kebelakang saat Garfield berhasil mengeluarkannya dalam pusarannya es itu.
Dia melihat Rain berlari mendekatinya dan melompat kecil kearah tubuhnya hingga membuatnya tersentak.
"Apa yang kau pikirkan tadi bodoh!aku hampir aja kehilanganmu lagi!"ucap Rain sambil memeluknya erat.
Ice juga tak menyangka bahwa dirinya akan di selamatkan, padahal dirinya sudah melakukan hal buruk?akan tetapi kenapa kesempatan selalu datang di saat terakhir?
Seandainya...
Dia bisa melawan iblis itu, dia tidak mungkin akan melukai Rain.
Ya sayangnya semua itu hampir saja terlambat dan dirinya ingin menebusnya dengan kematiannya akan tetapi naga itu menyelamatkan dari maut.
Haruskan dia berterima kasih?atau meminta maaf.
Apa permintaan maafnya masih berguna?
"Ice!ada cara agar seseorang menjadi lebih baik setelah di beri sebuah kesempatan...."
Rain menatap kearah para guardian.
"Kami tau dari awal ini bukanlah kesalahanmu tapi jika iya semua itu sudah berlalu, mari kita hidup bersama dengan berdampingan tanpa ada penghianatan lagi.
__ADS_1
Iblis itu harus di musnahkan tapi bukan kau karna kau hanya korban, aku tau sifat murnimu hanya karna kegelapan menutupinya bukan berarti orang itu buruk selamanya."petuah Rain membuat mereka sadar.
Ya seharusnya mereka melakukan sebuah perbuatan lebih baik lagi, yaitu dengan saling menerima atau memaafkan memang bukan menyelesaikan semua tapi itu bentuk ketulusan kecil tanpa ada rasa balas dendam sekalipun.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang?"ucapan Percy memecah keheningan yang di ciptakan oleh Rain.
Garfield tampak ingin bertelepati dengan Rain.
Rain yang mengerti maju mendekati naga itu.
'Kau tau apa yang harus lakukan sekarang?untuk mengeluarkan iblis itu kau harus bisa mengunakan kekuatan tujuh permata. Karna hanya tujuh permata yang memiliki kekuatan untuk menghancurkan sesuatu jahat dalam jiwa seseorang.'
"Garfield apa aku cukup kuat?"
'Guardian akan membantumu Rain...
Semua akan baik-baik saja.'
Rain menghela napas, dia lalu menatap Ice dan para guardian.
"Kita harus mengunakan kekuatan permata itu, Ice bisakah kau memberiku batu permata ungu?"tanya Rain.
Ice tersenyum tipis lalu memberikan batu permata yang telah di curinya pada Rain.
"Rain apa rencana mu?Ice mungkin tak bisa menyegel lama iblis itu di dalam tubuhnya.
"Tidak kak, tapi kita harus segera mneghancurkan iblis itu, aku akan mengunakan kekuatan tujuh permata dan kalian juga harus membantuku."
Mereka yang mendengarnya sedikit terkejut sekaligus khawatir.
"Apa kau gila?!bagaiman jika tubuhnya yang hancur kekuatan tujuh permata adalah kekuatan besar yang tak bisa di tampung oleh seseorang, itu terlalu beresiko Rain!"ucap Saurus berusaha mencegah adiknya itu untuk tak berbuat hal lebih nekat.
"Itu tidak akan terjadi karna Garfield akan membantuku bersama kalian."ucap Rain tersenyum.
Naries yang mulai mengerti menganggukan kepalanya.
"Jadi maksudmu kau meminta kami untuk menampung kekuatan lain permata itu, aku mengerti dan kuharap ini berjalan lancar dan berhasil."ucap Naries.
Setelah Naries menjelaskan semua maksud Rain barulah yang lain setuju tapi di sisi lain mereka juga sedikit khawatir.
"Rain apa kau yakin?kau tidak akan terluka kan?aku tidak akan memaafkan diriku saat melihatmu terluka lagi karnaku."ucap Ice.
Rain menepuk bahu Ice.
"Aku janji, setelah ini kita akan merasakan sebuah kehidupan di mana kau bukan musuhku dan aku bukan karakter utama lagi yang mengemban tugas berat."ucap Rain berusaha mencairkan suasana.
"Aku percaya padamu."ucapan terakhir Ice membuat Rain tersenyum.
__ADS_1
Mereka lalu berdiri melingkari Ice yang berada di tengah.
Naga es itu melebarkan sayapnya kearah mereka semua.
Masing-masing guardian memegang baru permata dan Rain memegang baru permata berwarna ungu dan emas.
Mereka lalu memejamkan matanya untuk fokus mengontrol kekuatan, masing-masing di tangan mereka muncul cahaya sama seperti warna permata yang mereka pegang hingga...
Cahaya itu tertarik pada tubuh Rain karna permata emas yang menyerap semua kekuatan permata.
Rain lalu mengarahkan tangannya yang muncul cahaya dengan bentuk bintang kearah Ice.
Ice terkejut melihat cahaya yang sama di tangan Rain di bawah kakinya.
Tiba-tiba dia merasakan rasa panas yang yang luar biasa pada tubuhnya, dirinya merasa dejavu dengan perasaan aneh itu.
Tak sampai di situ dia merasakan kepalanya kembali sakit hingga dia mencengkram kepalanya sendiri.
Hingga saat pemuda itu kehilangan kesadarannya, tatapan nya berubah kosong dan tajam.
Rain mengenali itu.
Iblis itu telah keluar.
"Kau tidak akan pernah mengalahkan ku bocah...."
"Ya seandainya kau tak terlalu banyak bicara omong kosong, mungkin ucapanmu benar tapi sayangnya kau sudah terlambat untuk melarikan diri lagi iblis, aku tidak mengalahmu sendirian tapi aku bersama teman-temanku akan membuatmu hilang dari dunia manapun selamanya."ucap Rain bukanlah omong kosong, dia benar-benar melakukannya.
Hingga sebuah cahaya silver muncul dan mengukung iblis itu dan membuatnya lenyap untuk selamanya.
"Rain....ini sudah berakhir, kau sudah cukup mengeluarkan banyak energi mu, sekarang cukup hentikan! hei Rain apa kau mendengar ku? Rain!"
...
Be light. Be a twinkle in the dark. Be the inspiration that makes a big change.
Don't regret the past, don't worry about the future. live and enjoy the present.
Every moment of our days has its own meaning. Morning brings hope, afternoon brings faith, and night means dreams.
Jadilah cahaya. Jadilah binar dalam gelap. Jadilah inspirasi yang membuat berubahan besar.
Jangan sesali masa lalu, jangan khawatirkan masa depan. hidup dan nikmati masa sekarang.
Setiap momen dalam hari-hari kita mempunyai maknanya sendiri-sendiri. Pagi hari membawa harapan, siang hari mengusung keyakinan, dan malam bermakna impian.
__ADS_1