
All we need is love
geokjeong ma
han beon deo tteugeopge useojwo
useul ttae deo yeppeo neon
himeul nae Just for me
neoneun deo binnal teni
You’re the only one
You’re my TREASURE
Yang kita butuhkan hanyalah cinta
Jangan khawatir, tertawalah dengan panas sekali lagi,
saat kau tertawa, kau lebih cantik, hanya untukku,
kau akan semakin bersinar
Kau satu-satunya
Kau adalah HARTA KARUN-ku
Sometimes humans forget about themselves, when he is in power then he thinks he is a god and when he kills people for his own pleasure then he is considered a devil, better or less of these two things can you think that humans live alone? but the answer is that humans are need and love each other.
(Terkadang manusia lupa akan dirinya, ketika ia berkuasa maka dia menganggap dirinya tuhan dan ketika ia membunuh orang untuk kesenangannya sendiri maka ia dianggap iblis, lebih baik atau kurangnya dua hal itu bisakah kau berpikir kalau manusia hidup sendiri?akan tetapi jawaban nya adalah bahwa manusia itu saling membutuhkan dan mencintai.)
...
"Pengorbanan?"
Rain terdiam mendengar perkataan dari sosok itu.
Jika manusia biasa sepertinya di pilih menjadi pahlawan maka ia merasa perjuangan masihlah belum cukup.
Dia ingin menjadi pahlawan yang melindungi orang-orang terdekatnya, terdengar konyol memang namun ia tak bisa mengelak dari takdir yang kini ia jalani.
Dunia yang ia sebut mimpi indahnya adalah dunia dimana orang yang memberi kebahagian itu hidup.
Dunia fantasy adalah tempat ia bertemu dengan sang naga yang menjadi sahabatnya.
Dia...
Dia hanya ingin semuanya merasa aman.
"Aku akan memilih pengorbanan."ucap Rain membuat sosok itu tersenyum tipis seolah sudah tau jawabannya.
"Ingin tau kebenarannya?"
"Tapi kau bilang ini bukan wak..."
"Ya kebenaran sebenarnya adalah saat kau melihat kebenaran itu di depan matamu sendiri."
Rain makin tak mengerti dengan ucapan sosok itu, tapi yang dia tau bahwa Ice telah di rasuki oleh iblis dan akan membunuhnya entah apa tujuan iblis itu.
__ADS_1
"Jadi sebenarnya kau ini siapa?"
"Aku adalah sebuah keinginan yang di bentuk, yaitu setengah jiwa Ice."
"Huh?"
"Rain untuk memahaminya kau hanya perlu menggabungkan dua hal, yaitu pikiran logikamu dengan imajinasi. Intinya dunia fantasy masih berkaitan dengan mimpi, ketika kau tidur maka kau akan merasa menjelajahi mimpimu dan mengalami sesuatu disana tapi ragamu tertidur di bumi.
Begitulah aku, anggap saja aku samaran dari jiwa Ice yang sedang terjebak bersama iblis itu."ucap sosok itu.
"Maksudmu kita seperti bermimpi tapi nyata?"tanya Rain.
"Ya seperti itu, dan berhubung jiwamu telah mati di dunia aslimu dan kau di bawa oleh sang naga itu artinya jiwa aslimu sudah ada di sini."
"Jadi apa ini tubuh baruku juga?soal kenapa aku memiliki suara?"tanya Rain penasaran.
"Ya akhirnya kau memahaminya."
Rain tersenyum, awalnya dia binggung untuk mencerna semuanya, tapi ternyata sebuah hal tak masuk akal bisa di pahami langsung oleh otak kecilnya ini.
Yaitu cobalah berpikir sederhana.
Ada hal yang membuat kita harus melihat secara tak logis, pada sudut pandang itu kau akan mengerti semua hal yang kau anggap di luar nalar akan menjadi nyata.
Bisakah kalian berpikir dengan menggabungkan logika dan imajinasi?
Jika bisa kalian akan menemukan sesuatu yang di pandang biasa akan menjadi sungguh luar biasa begitu maksudnya.
...
Keesokan paginya.
Rain membuka kedua matanya.
Dia menengok samping, masih ada Zai yang masih tidur nyenyak tanpa terganggu apapun.
Apa kemaren malam itu hanya mimpi?
Tapi sosok itu seperti benar-benar nyata.
Tak mau ambil pusing Rain membuka tenda dan keluar.
"Pagi Rain!"sapa Percy yang barusan keluar dari tenda.
"Pagi juga Percy!"
Rain melihat ayahnya yang sedang membuat salad buah di atas meja panjang bersama Saurus.
Dia langsung berlari untuk mengampiri ayahnya itu.
"Ayah!"
"Astaga Rain kau mengejutkan ayah."
"Hehe maaf, apa ayah baik-baik saja?"
"Ayah sudah merasa lebih baik sekarang, bagaimana denganmu?pasti tidak nyaman karna borgol itu masih ada di tanganmu kan?"tanya Bagaskara merasa bersalah.
"Ya memang, jika biasanya aku memeluk sesuatu saat tidur tapi aku tak bisa karna borgol itu masih menyatu dan akan terbuka hanya 5 menit, tapi untunglah Chloe yang memeluk ku hingga aku tidur dengan nyaman."ucap Rain membuat Bagaskara lega.
__ADS_1
"Sepertinya makhluk kecil itu sangat menyukainya tuannya."ucap Bagaskara sambil mengusap kepala Rain membuat pemuda itu terkekeh.
"Apa Zai belum bangun?"tanya Naries tiba-tiba datang.
"Belum, kemarin malam kak Zai berjaga jadi dia tidur paling akhir."ucap Rain.
"Kasian dia, biarkan dia tidur puas baru aku akan membangunkannya dengan paksa jika dia berani melewatkan sarapan buatanku."ucap Saurus.
"Kak jangan sampai keterlaluan."nasehat Naries karna tau Saurus pasti akan membangunkan Zai yang tidur seperti beruang kutub hibernasi dengan kekuatan elemen air.
Sementara Saurus diam-diam menyeringai bersama Grass.
Tak berapa lama.
Brak!
Bruk!
Meow!
"KALIAN BERDUA JANGAN LARI!"
Zai keluar dari tenda dengan wajah yang sangat marah.
"AAA MAAF ZAI INI IDE DARI KAK SAURUS!"
"HEI INI JUGA ULAHMU KARNA KAU SETUJU!"
"INI SALAH MU KAK!"
"YAK JANGAN TERUS MENYALAHKANKU!"
Teriak Saurus dan Grass yang berlari menyelamatkan diri dari petir halilintar Zai di atas mereka.
Sedangkan yang lain yang melihat mereka hanya mampu tertawa, bukannya mereka tak mau membantu tapi Zai akan menyerang siapapun yang mengganggunya.
"Kak Saurus dan kak Grass sih cari gara-gara melulu sama kak Zai, yadah tau lawan mereka adalah beruang kutub hahaha..."
"Kau itu juga jahil Percy."
"Tapi hari ini aku tidak jahil kak tidak tau nanti."ucap Percy menjawab Naries membuat pemuda yang mempunyai lesung pipi itu mengelengkan kepalanya saja.
Rain melihat ayahnya yang dari diam.
Entah kenapa setelah kejadian kemarin malam, ayahnya berubah aneh seperti menyembunyikan sesuatu.
....
Don't carry the burden yourself. Find a friend who truly understands you, and fight with Him. Later you will realize that the struggle feels lighter.”
"Jangan memikul beban sendiri. Carilah sahabat yang benar-benar mengerti kamu, dan berjuanglah bersama Dia. Kelak kamu akan sadar bahwa perjuangan itu terasa lebih ringan.”
(Persahabatan itu indah kawan, kita memulainya dari nol lalu menceritakan kesuksesan di hari tua.
Seseorang yang berharga seperti kedua orang tuanya terkadang tak dapat menggantikan tempat sahabat mu di hatimu.
Karna mereka lebih mengerti dirimu di banding dirimu sendiri.
Itulah yang di namakan sahabat sejati.)
__ADS_1