My Fantasy Voice

My Fantasy Voice
Rasa yang telah hilang


__ADS_3

(Side story)


I know you've got the best intentions


Aku tahu kau punya niat yang baik


Just trying to find the right words to say


Hanya mencoba menemukan kata yang tepat untuk diucapkan


I promise, I've already learned my lesson


Aku berjanji, aku sudah mempelajari masalahku


But right now I wanna be not okay


Namun sekarang aku ingin merasa tak baik-baik saja


I'm so tired, sitting here waiting


Aku sangat lelah, disini menunggu


If I hear one more "Just be patient"


Jika aku sekali lagi mendengar “sabarlah”


It's always gonna stay the same


Hal itu selalu sama saja


So let me just give up


Jadi biarkan aku menyerah


So let me just let go


Biarkan aku melepaskan


If this isn't good for me


Jika ini tak baik untukku


Well I don't wanna know


Aku tak mau tahu


Let me just stop trying


Biarkan aku berhenti mencoba


Let me just stop fighting


Biarkan aku berhenti berjuang


I don't want your good advice

__ADS_1


Aku tak ingin nasihat baikmu


Or reasons why I'm alright


Atau alasan mengapa aku baik-baik saja


You don't know what it's like


Kau tak tahu bagaimana rasanya


You don't know what it's like


Kau tak tahu bagaimana rasanya


The best patience is when you prefer to be silent, even though your emotions are asking to be listened to. And the best strength is when you choose to smile, even though the tears you didn't want to hold back.


Sebaik-baiknya kesabaran adalah saat engkau lebih memilih diam,padahal emosimu sedang meminta ingin di dengarkan di dengarkan.Dan sebaik-baiknya kekuatan adalah ketika engkau memilih tersenyum, padahal air mata yang sejak tadi tak mau di bendung.


...


Broken home adalah kata bermasalah bagi seseorang.


Setiap manusia memang di uji dengan kesabaran yang sangat besar.


Masa kecil Rain bukanlah hal yang mudah untuk seorang anak kecil yang melewati semua masa sulit.


Dia hanya bertahan pada kata...


Sebuah mimpi.


Namun untuk menjawabnya saja dia tak mampu.


Diana lalu mendorong tubuh mungil itu kelantai tanpa memperdulikan rasa sakit anak itu.


Dia menatap tajam putranya.


"Sudah aku bilang kan, lain kali lakukan dengan benar, mengepel saja kau tak berguna kau benar-benar anak yang sangat bodoh!"ucap ibunya.


Kepala Aiden tertunduk mendengar perkataan menyakitkan ibu kandungnya sendiri.


Dia sudah biasa.


Ya terbiasa dengan rasa sakit.


Bagaimana seorang ibu tega memperkerjakan anaknya menjadi babu di rumah padahal umurnya masih sangat kecil saat itu.


"Hei angkat kepalamu!dengarkan ini!"ucap Diana lalu mencengkram rambut kepala Aiden hingga kepala anak itu mendongak paksa.


Tangan kecil pucat itu memilih kaosnya, mata biru yang berkaca-kaca dan bibir merah yang di gigit, tampak mengemaskan dan menyedihkan akan tetapi tak membuat Diana merasa iba.


Hati manusia itu bisa menjadi sekuat baja tapi juga beku, otak bisa encer tapi bisa batu, mata bisa melihat kebenaran tapi dia buta.


Satu pertanyaan untuk orang egois adalah?


Apa masih ada hati nurani mereka?

__ADS_1


Hari nurani adalah seseorang yang memiliki rasa simpati dan empati.


Akan tetapi...


Di mana rasa simpati itu?


Di mana menemukannya?


Dan di mana mencarinya?


"Dengarkan ini baik-baik, kau itu adalah anak cacat!aku malu memiliki anak sepertimu, bahkan ketika dilahirkan aku ingin membunuhmu tapi ayahmu itu masih baik membiarkan mu besar dan tinggal di sini! Kau sangat berbeda dengan kakakmu yang berprestasi dan membanggakan orang tuanya sedangkan kau hanya anak menyusahkan dan numpang tidur makan disini!jadi lakukan perkerjaan dengan benar atau aku benar-benar membuang mu ke panti asuhan, menjual mu saja harganya mungkin sangat rendah!"


Perkataan kejam dari manusia egois memang menusuk hati bahkan walaupun sudah lama masih menjadi luka baru dan bekas trauma mendalam hingga mentalnya bertambah hancur.


Apa kau masih mampu menerima semuanya?


...


Aiden masih terisak di dalam lemari, dia tak menyangka ibunya sendiri akan melontarkan kata-kata kejam itu padanya.


Meski tak bisa bicara dia masih mendengar.


Meski tak bisa tersenyum dia masih bisa menangis.


Dan seorang ibu macam apa yang berbicara itu pada anak darah dagingnya sendiri.


Walaupun dia masih kecil yang mempunyai pemikiran polos tapi dia mempunyai perasaan dewasa karna kemandiriannya.


Ketika ia merasa sedih dan sakit hati Aiden kecil akan memilih bersembunyi di lemari besarnya untuk menyembunyikan wajah sembab serta lukanya.


Aiden bersyukur memiliki sebuah keluarga.


Tapi bagaimana perasaan ketika kau mempunyai keluarga yang tak menganggap kehadiranmu di tengah-tengah mereka.


Bukankah...


Itu sama saja kau tak memiliki sebuah keluarga.


'Kenapa aku yang selalu di salahkan?kenapa aku selalu di bandingkan?kenapa aku cacat?banyak pertanyaan dan keluh kesah yang ingin ke ajukan padamu Tuhan tapi aku tau kau pasti akan memberikan ujian sampai batasku dan aku hanya bisa terus berharap.


Aku sudah lelah, bahkan saat kecil pun rasanya sudah sehancur ini lalu bagaimana ketika aku dewasa?


Apa penderitaan ini akan berakhir di masa depan?'


...


Mau film genre psikologis yang diangkat dari kisah nyata seorang wartawan?



Film Brain On Fire ini berdasarkan kisah nyata Susannah Cahalan yang ditulis dalam bukunya yang berjudul “Brain On Fire: My Month of Madness”. Kisah Susannah Cahalan sendiri adalah ketika ia tiba-tiba terserang penyakit langka yang sulit di diagnose.


Brain On Fire pertama kali ditayangkan di Toronto International Film Festival pada 14 September, 2016 dan kemudian ditayangkan oleh Netflix pada 22 Juni 2018 silam. Film ini disutradarai oleh pria berasal dari Irlandia yang bernama Gerard Barret.


Sinopsis Brain on Fire bercerita tentang Susannah Cahalan seorang gadis yang berumur 21 tahun yang diperankan oleh Chloë Grace Moretz yang merupakan seorang wartawan New York Post yang terkena penyakit langka dan misterius. Pada suatu hari, Susannah tiba-tiba merasa pusing seakan berputar-putar dan ia terus merasa mendengar sesuatu. Dokter mendiagnosa mengalami kelelahan saat bekerja hingga mengalami stress.

__ADS_1


(Author rekomendasi film ini buat kalian yang pecinta film psikologis, aku udah tonton sampai habis di fox movie, alur cerita dari awal dan akhir film ini pokoknya keren dan the best lah, salah satu film favoritku sih.🤭)


__ADS_2