My Fantasy Voice

My Fantasy Voice
Sky blue


__ADS_3

The goal is progress, not perfection!


Personal growth is about progress, not perfection.


When renewing our hearts, we must be gentle with ourselves; after all, no one is perfect. At the same time, to truly make positive changes, we must be honest so as not to repeat mistakes.


Tujuannya adalah kemajuan, bukan kesempurnaan!


Pertumbuhan pribadi adalah tentang kemajuan, bukan kesempurnaan.


Saat membarui hati kita, kita harus lembut terhadap diri kita sendiri; bagaimanapun juga, tidak ada orang yang sempurna. Pada saat yang sama, untuk benar-benar membuat perubahan positif, kita harus jujur agar tidak mengulangi kesalahan.


...


Delapan guardian itu akhirnya melanjutkan perjalanan mereka setelah meninggalkan kastil White land.


Seperti biasa para maknae akan membuat ulah, ada aja kejahilan mereka untuk menghilangkan rasa bosan.


Terutama Percy yang sangat menyukai menganggu kakak tertuanya yaitu Saurus.


"Kak aku heran kenapa bajumu itu lebar sekali?"


"Tentu saja karna aku tampan!"jawab pede Saurus membuat Bagaskara tersedak saat makan cherry yang di bawa Grass.


"Woah benarkah?tapi kau itu kalah tinggi dari kak Naries kak, seandainya kau tinggi! kau jauh lebih tampan nanti dan tidak ada yang mengalahkan ketampanan itu."ucap Percy.


Saurus langsung menatap tajam Naries yang tersenyum kikuk tidak tau apa-apa.


"Sudahlah Percy jangan begitu..."ucap Rain.


"Iya nih dasar kelinci bongsor."sindir Ice.


Tapi bukan Percy namanya tak membalas ledekan dari Ice.


"Kau bantet seperti anak ayam!"ucap Percy.


"Yak!apa maksudmu mengataiku bantet hah!"ucap Ice mulai terpancing emosi.


Dia tau dirinya pendek bahkan dia hanya sebatas bahu Rain tapi jangan pernah mengatainya bantet!kalau tidak mau di sedot ke dalam lubang hitamnya!


"Kau kan mengatai aku kelinci bongsor enak saja, kelinci tampan sepertiku di katai bongsor!"


"Tapi itu kenyataannya!aku mengatakan fakta kalau meski tinggi tubuhmu tetap bongsor kelinci!"


"Dan aku juga mengatakan fakta kalau kau pendek seperti kurcaci dan bantet!"

__ADS_1


"Hey!bisakah kalian diam atau mau ku panggang dengan petir halilintar ku?!"ancam Zai membuat mereka ciut.


Nanti jadi kelinci dan anak ayam panggang beneran dong.


"Hahahaha makanya jangan ribut!sudah tau kak Zai suka dengan ketenangan dan membenci keributan."ucap Grass.


"Kenapa kak Zai membenci keributan?"


Pertanyaan Rain tiba-tiba membuat mereka terdiam.


"Aku hanya suka tenang bukan berarti membenci keramaian."jawab Zai.


Rain memiringkan kepalanya tak mengerti tapi mata biru itu membulat dan dia berteriak hingga membuat semua yang ada di sana kaget termasuk Chloe yang langsung menyembulkan kepalanya.


"AKU MELIHATNYA!RUSA BERSAYAP!!!"


"APA!"


...



"Ternyata legenda itu benar..."gumam Bagaskara.


Dia melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa rusa bersayap itu kini berada di depannya.


Di negri itu hanya ada malam hari, sama seperti ketika suasana malam yang tenang dan di penuhi dengan kunang-kunang sebagai cahaya.


Beberapa hewan seperti burung hantu, kelelawar dan hewan malam lainnya.


Intinya negri itu di ciptakan sebagai tempat kebalikan dari white land yang terang walaupun begitu pergantian waktu malam dan pagi dua negri itu sangat berbeda dan unik.


Ketika white land malam maka night sky akan pagi dan ketika white land pagi maka sky night akan malam.


Di sisi lain Rain mencoba mendekati salah satu rusa yang tengah berdiam diri mematung di tepi sungai yang terus memandang kearahnya.


Langkah demi langkah hingga akhirnya dia sampai di hadapan rusa itu.


"Wa!?"


Suara Chloe membuat rusa dan Rain sama-sama terkejut hampir saja rusa itu lari darinya Rain tanpa sengaja memanggil namanya.


"Sky blue!"


Rusa itu jadi diam dan kembali menghampiri Rain perlahan membuat yang lain melihat itu melongo tak percaya.

__ADS_1


"Dari mana kau tau namanya?"tanya Percy.


"Aku tidak tau sebenarnya..."ucap Rain juga binggung.


Dia hanya menebak atau tak sengaja memberi nama pada rusa bersayap itu.


Mata rusa itu juga berwarna biru membuatnya yakin kalau rusa itu sama persis dengan hewan ajaib yang ada di cerita Percy.


"Percy apa menurutmu dia persis dengan rusa yang kau temui waktu itu?"tanya Rain.


Percy mengerutkan dahinya tapi dia mencoba mengingat sambil menatap kearah rusa itu.


"Sepertinya iya....oh dia rusa yang menolongku saat itu!tapi bagaimana dia bisa ada di sini sementara aku tersesat di dekat hutan rumah kita."ucap Percy binggung.


"Jadi maksudmu negri itu..."


"Ya aku bertemu dengan rusa ini di negri tempat tinggal kita, itu jauh dari sini."


"Apa mungkin mereka ada banyak?"tanya Ice.


"Itu tak mungkin karna spesies mereka sangat langka dan sedikit. Oleh karna itu kita jarang menemuinya atau melihatnya."ucap Naries.


"Tunggu dulu dunia fantasy memang memiliki banyak tempat-tempat ajaib dan mungkin negri yang kau maksud adalah perpindahan tempat, Percy apa kau masuk kedalam hutan terlarang?"


"Ada hutan terlarang?"


"Ya hutan dimensi, di mana saat kita memasukinya maka kita berpindah dan berada di dimensi tempat yang sangat jauh.


Tapi hutan itu tak bisa di lihat oleh siapapun aku juga tak tau apa hutan itu ada atau tidak ada dan mungkin Percy adalah orang yang pertama kali menemukan hutan itu."ucapan Naries membuat mereka termenung.


Ya sepertinya mereka belum tau banyak tentang berbagai rahasia di dunia fantasy yang mereka datangi ini, bahkan meski mereka terlahir dan menjadi seorang guardian tak dapat di pungkiri mereka belum tau banyak pengalaman di luar sana.


"Tidak ada salahkan bukan kita mendatangai semua tempat yang belum pernah kita datangi, ini benar-benar seperti pertulangan yang hebat dan luar biasa!"ucap Saurus.


"Ya kau benar dunia fantasy ternyata mempunyai tempat-tempat unik dan menakjubkan! Setidaknya hal itu menambah pengalaman kita mengenal jauh tentang dunia ini! dan aku tak pernah menyesal karna bersama kalian...."


...


It doesn't matter through what acceptance, understanding, understanding comes. It doesn't matter even through sad and painful events.


That life must accept, beautiful acceptance. That life must understand, true understanding. That life must understand, sincere understanding.


Not everyone is able to reflect on himself when something goes wrong. Everyone has their own way of acceptance.


Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan.

__ADS_1


Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus.


Tidak semua orang mampu merenungkan dirinya sendiri ketika kesalahan terjadi. Semua punya caranya sendiri dalam penerimaan.


__ADS_2