
Many people have held on tight, throughout their lives, two friends who have always remained strange to each other, because one of them is attracted by similarities, the other by differences.
Friendship isn't about who you've known the longest. It's about who walked into your life, said "I'm here for you," and proved it.
A true friend is someone who sees the pain in your eyes while others believe the smile on your face.
Banyak orang telah berpegangan erat, sepanjang hidup mereka, dua teman yang selalu tetap aneh satu sama lain, karena salah satu dari mereka tertarik berdasarkan kesamaan, yang lain karena perbedaan.
Persahabatan bukan tentang siapa yang kamu kenal paling lama. Tapi tentang siapa yang berjalan ke dalam hidupmu, mengatakan "aku di sini untukmu", dan membuktikannya.
Teman sejati adalah seseorang yang melihat rasa sakit di matamu sementara yang lain percaya senyum di wajahmu.
...
"Ah!"
Hampir saja Rain jatuh dari jalan es itu karna tergelincir jika saja Percy dan Ice tak menangkap tubuhnya.
"Rain hati-hati, kau baik-baik saja bukan?"tanya Ice cemas.
"Maafkan aku, dan ya aku baik-baik saja."jawab Rain.
"Kau harus waspada Rain, oh! ayo kita hampir saja sampai."ucap Percy.
Kelinci itu seperti seorang pemimpin sekarang, tapi di balik itu dia adalah maknae yang paling jahil di antara guardian yang lain.
Ya Percy tetaplah adiknya yang manja bagi Rain.
Diam-diam Rain tersenyum tipis karna bangga dengan sikap dewasa Percy.
Dia jadi merasakan apa yang namanya persaudaraan dan adik walaupun di dunia dulu dia tak pernah mempunyai seorang adik.
"Hei Rain kenapa melamun?"tanya Ice binggung.
Rain hanya mengeleng, dia harus segera menyelematkan Chloe.
"Chloe...kita harus mengeluarkannya dari sini."
"Baiklah kau tenang saja, kita pasti bisa kesana."ucap Ice.
Dan akhirnya mereka telah sampai di tempat Chloe.
Rain mengunakan kekuatannya, memang di antara para guardian dia bisa mengunakan element lain seperti api.
__ADS_1
Tapi entah kenapa kristal es itu tidak bisa mencair sehingga Chloe tak dapat keluar.
"Apa yang terjadi?"
"Ini bukan kekuatan es biasa, es ini seperti sihir yang kuat."
"Maksudmu es abadi?"tanya Percy.
"Dari mana kau tau itu?"
"Aku pernah membaca sebuah buku dikamar kak Naries, ada legenda bahwa sihir es terkuat adalah es abadi yang tak pernah hancur atau di cairkan dengan api biasa, es abadi hanya bisa di leburkan dengan api abadi juga."
"Itu artinya Chloe terperangkap dalam kristal untuk selamanya?bagaimana kita bisa mendapatkan api abadi untuk membebaskan Chloe?"tanya Rain memeluk kristal itu sedih.
"Aku tidak tau, mungkin jika kita meminta dengan baik pada ratu es untuk membebaskan Chloe bukankah dia pembuat sihir itu."ucap Percy.
"Ya mau tak mau kita harus menemuinya."
...
Sementara itu para guardian lain saat ini saling menyerang dengan ratu es yang ingin membekukan mereka semua untuk tetap tinggal di dalam kastilnya.
"Sihir cahaya!"
"Sihir angin!"
Setelah itu angin besar mengelilingi mereka ratu es yang mulai memiliki celah kelemahan membuat para guardian mempunyai peluang untuk mengalahkannya akan tetapi...
"HENTIKAN!"
Suara Rain membuat mereka berhenti, di sana ada Percy dan Ice juga.
Elizabeth yang melihat Ice langsung menghampiri mereka.
"Lei..."
"Aku tau kau telah kehilangan putramu tapi dia bukan putramu Lei, cobalah untuk melihat kebenarannya tanpa membutakan cahaya."ucapan Rain membuat tangan sang ratu yang ingin mengusap wajah Ice terhenti.
"Kau..."
Rupanya ucapan Rain membuat Elizabeth geram karna tak terima, ratu es itu lalu mengeluarkan sihir esnya dan mengarahkanya ke arah Rain.
"RAIN AWAS!"
__ADS_1
Bak di film Frozen, kekuatan biru itu menembus dada Rain membuatnya sedikit tersungkur walaupun ia tak mengerti apa yang terjadi.
"Rain kau baik-baik saja?"tanya Percy khawatir, dia lalu membantu Rain berdiri.
"Aku tidak papa, tapi rasanya sangat dingin."ucap Rain merasa tubuhnya sedikit mengigil.
"Apa yang kau lakukan hah!"ucap Ice tanpa sadar membentak Elizabeth hingga membuat wanita itu tersentak.
"Lei..."
"Aku bukan Lei namaku Ice!aku tidak pernah memaafkan seseorang yang berani melukai sahabatku walaupun itu orang tuaku sendiri!"
"Apa kau lebih menyayangi dia dari pada ibumu sendiri?"tanya Elizabeth.
"Kau memang seorang ibu tapi kau gagal melindungi seorang anak bahkan anakmu sendiri kan. Meski aku tau kini kau menyesal dan menderita tapi kau harus tau bahwa sebagai ibu kau harusnya mengerti apa yang di mau putramu yaitu hargai dia walau tidak ada kehadirannya.
Keikhlasan dan kerelaan memang tak terpisahkan dari kematian seseorang tapi menoleh terus ke belakang untuk melihat duka membuat mu bodoh karna waktu akan berjalan semestinya dan tak pernah berhenti hanya untuk menunggu orang sepertimu.
Aku menganggap Rain sebagai sahabatku karna dia selalu berasa disisiku ketika takdir terus berubah, kami berjalan di atas poros terus berjalan ke depan.
Terkadang kebisingan dan ketenangan adalah dua hal berbeda tapi sesuatu yang berbeda bisa menjadi makna yang seperti cat untuk mengisi kekosongan kanvas, meskipun di sampingmu tidak ada orang dekatmu tapi mereka yang telah pergi tanpa kau sadari masih disisimu dan mereka menunggumu segala perbuatanmu di saksikan oleh mereka, sayangnya mereka yang tak hadir di buat kecewa karna perbuatanmu kini."
Ucapan Ice telak menampar relung hati Elizabeth.
Ya hanya sebuah kata...
Tapi telah menyadarkannya.
Apa dia akan menghentikan perbuatannya ini?
...
Sometimes it takes sadness to know happiness, noise to appreciate silence and absence to value presence.
There are times when I wish I could turn back time and take all the sadness away, but I feel like if I did, the joy would be gone too.
Some days are just bad days, that's all. You have to experience sadness to know happiness, and I remind myself that not every day is going to be a good day, that's just how it is!
Terkadang dibutuhkan kesedihan untuk mengetahui kebahagiaan, kebisingan untuk menghargai keheningan dan ketidakhadiran untuk menghargai kehadiran.
Ada saat-saat ketika saya berharap saya dapat memutar kembali waktu dan menghilangkan semua kesedihan, tetapi saya merasa jika saya melakukannya, kegembiraan itu akan hilang juga.
Beberapa hari hanyalah hari yang buruk, itu saja. Kamu harus mengalami kesedihan untuk mengetahui kebahagiaan, dan saya mengingatkan diri saya sendiri bahwa tidak setiap hari akan menjadi hari yang baik, begitulah adanya!
__ADS_1