My Fantasy Voice

My Fantasy Voice
Istirahat sejenak


__ADS_3

Seseorang yang berharga dalam hidup memang sulit di perkirakan, ada waktu di mana kita bersama orang itu lalu keesokannya dia tak ada.


Lalu bagaimana kita mengetahui siapa jati diri dan orang yang berharga itu?


Yaitu dengan menaruh kepercayaan kepada seseorang itu, tidak banyak yang mengetahui siapa dirimu walau hanya satu orang justru itu lebih baik di banding banyak orang lain yang mungkin hanya akan meninggalkanmu di barisan belakang sementara orang berharga itu akan selalu mengengam tanganmu di barisan depan.


Saat kau menganggapnya berharga maka ia berlaku sama padamu dan dia adalah teman seperjuanganmu yang akan selalu mendukung setiap langkah dan setia di sampingmu.


Sometimes the hardest part of this journey is believing that you are worthy of this journey. You are not perfect, and you are ready to struggle, but you are worthy to be loved and belonged.


A person's value in this world is estimated according to the value they place on themselves.


Be with people who know your worth. You don't need too many people to be happy, just a few people who appreciate you for who you are.


Terkadang bagian tersulit dari perjalanan ini adalah percaya bahwa kamu layak untuk perjalanan ini. Kamu tidak sempurna, dan kamu siap untuk berjuang, tetapi kamu layak untuk dicintai dan dimiliki.


Nilai seseorang di dunia ini diperkirakan sesuai dengan nilai yang mereka berikan pada diri mereka sendiri.


Bersamalah dengan orang-orang yang mengetahui nilaimu. Kamu tidak membutuhkan terlalu banyak orang untuk bahagia, hanya beberapa orang yang menghargaimu apa adanya.


...


"Apa kau lelah?"tanya Ice melihat Rain yang berhenti berjalan dengan memegang kedua lututnya sendiri.


Ya karna mereka ingin pergi ke suatu tempat, terpaksa mereka berjalan kaki walaupun menempuh perjalanan agak jauh.


Lalu kenapa mereka tak memanfaatkan sayap mereka?jawabannya adalah hanya sang pemilik naga yang tak memiliki sayap sementara Garfield, naga itu harus pergi ke tempat lain untuk meletakkan semua permata naga dengan aman.


Jika Rain terus membawanya mereka takut bahwa masih ada mengancam nyawa itu apalagi mereka juga setuju dengan perkataan Bagaskara kalau permata naga haruslah di pegang oleh naga itu sendiri karna kekuatan permata itu akan terus mengalir hingga membuat pengunanya sendiri kewalahan menampungnya.


"Apa masih jauh?kakiku sedikit pegal, sebenarnya kita mau kemana?"tanya Rain.


"Ke negri white land."ucap Percy.


"Ada negri seperti itu?"tanya Rain binggung akan tetapi dia heran Ice menghampirinya dan berjongkok di depannya.


"Apa yang kau lakukan Ice?"


"Ayo ku gendong!"


"Huh?"


"Kakimu pegal bukan?aku ingin mengendongmu mumpung aku masih kuat."ucap Ice menghela napas.


"Tapi..."


"Ayo Rain, dan aku tak terima penolakan."

__ADS_1


"Tuh kan selalu saja seperti itu."omel Rain tapi dia lalu melingkarkan tangan ke leher Ice rupanya Ice mengendongnya dengan posisi piggybag.


"White land adalah sebutan tempat dengan tanah berwarna putih, di dunia ini banyak tempat-tempat yang belum kau ketahui Rain.


Apalagi dunia fantasy merupakan dunia yang terhubung pada alam sadar manusia di bumi kan?"


Rain mengangguk mendengar penjelasan Naries, hal itu tidak sepenuhnya salah.


"Lalu apa tujuan kita ke negri itu untuk mencari seseorang yang mengetahui ramalan tujuh guardian?"tanya Rain.


Bagaskara akhirnya bicara.


"Kita memang tidak tau dimana seseorang itu, oleh karna itu kita harus menyusuri berbagai tempat dimana tempat itu merupakan larangan bagi makhluk untuk kesana, ada yang mengatakan bahwa orang itu sering berpindah tempat dan sering pergi ke negri larangan itu."


"Larangan?apa maksud ayah?"


"White land sebenarnya tempat yang indah, tapi jangan tertipu dengan bersihnya tanah itu karna beberapa jebakan atau bahaya karna tanah itu bisa menyedotmu kedalam!"ucap Saurus.


"Kita hanya harus melewati jalan setapak berwarna emas maka white land tidak bisa mneyedotmu."ucap Zai.


"Itu sedikit mengerikan jika tersedot."ucap Rain takut.


Tak berapa lama setelah mereka menempuh perjalanan cukup jauh.


"Wa wa!"


Tiba-tiba Chloe menyembulkan kepalanya di saku baju Rain.


"Wa!"


Pekikan Chloe makin nyaring hingga membuat Ice yang tengah berjalan sambil mengendong Rain merasa telinganya sedikit berdengung tapi dia tak menegurnya.


"Sepertinya dia merasakan ada sesuatu yang datang."ucap Bagaskara memandang sekelilingnya.


Mereka jadi lebih waspada.


Tiba-tiba


Srek...srek...


Bruk!


"ASTAGA APA ITU!"teriak Saurus membuat mereka kaget dan sontak menoleh kearah buntalan putih yang baru saja keluar menggelinding dalam semak-semak.


"Itu..."


"Anak beruang!lucunya...."pekik Rain gemas hingga dia tanpa sadar menggoyangkan kakinya membuat Ice hampir saja kehilangan keseimbangan.

__ADS_1


"Rain!"


"Hehe maaf."


"Apa ini anak beruang kutub?"ucap Zai sambil mengangkat anak beruang itu.



"Dia mirip denganmu kak."celutuk Percy membuat Zai menatapnya tajam.


"Sepertinya dia terpisah dengan induknya, jika ada beruang putih maka sebentar lagi kita sampai di negri white land."


"Ya itu sudah dekat."


Saat Grass menyingkirkan dedaunan besar di depan mereka, akhirnya pemandangan baru mereka lihat.



Sebuah pemandangan berwarna putih tanpa ada warna hijau akan tetapi memiliki kesan menakjubkan.


Walaupun semua pasir putih tetapi berbagai bunga berwarna violet dan tanaman merambat memenuhi sekitarnya hingga jalan setapak berwarna emas itu seperti menyambut mereka ketika melihatnya dan memiliki ujung sampai kastil yang berdiri megah dan berwarna putih di sana.


"Wah...ada sebuah kastil seperti tempat Garfield!"ucap Rain.


"Apa ada raja atau ratu?"tanya Percy.


Di dunia fansty memang banyak sekali kastil, tapi beberapa dari kastil itu terkadang juga di bangun atas perintah raja atau pemimpin, berbeda dengan manusia yang menuruti pemerintahan raja atau di sebut monarki di sini tidak ada sistem seperti itu hanya ada hukum atau aturan alam lah yang berlaku pada setiap makhluk disini.


"Aku dengar bahwa kastil di white land telah lama di tinggalkan karna sebuah tragedi entah apa tragedi itu?


Mungkin saja kastil itu kosong karna di biarkan terbelangkai."


"Ya setidaknya kita mempunyai tempat menginap yang mewah bukan?"ucap Saurus lalu memimpin jalan.


"Ingat jangan sampai kalian menginjak pasir putih itu!"


"Baik ayah/paman!"


...


All great things worth having require great sacrifices worth giving.


The ultimate test of the human conscience may be its willingness to sacrifice something today for future generations whose words of gratitude will go unheard.


Life requires sacrifice. Sacrifice requires struggle. Struggle requires fortitude.


Semua hal-hal hebat yang layak dimiliki membutuhkan pengorbanan besar yang layak diberikan.

__ADS_1


Ujian terakhir bagi hati nurani manusia mungkin adalah kesediaannya untuk mengorbankan sesuatu hari ini untuk generasi masa depan yang ucapan terima kasihnya tidak akan terdengar.


Hidup memerlukan pengorbanan. Pengorbanan memerlukan perjuangan. Perjuangan memerlukan ketabahan.


__ADS_2