
Apa yang harus ia lakukan!
"Nathan...ini ibu nak hei sayang...argh sakit!"ringisan dari mulut Diana terdengar saat ia merasakan kuku tajam Nathan yang menggores di lehernya saat mencekiknya.
Itu sungguh sakit tapi dia tak bisa melawan putranya sendiri!
Dirinya yakin bahwa di hadapannya kini bukankah putranya tapi iblis yang selalu menganggu Nathan sedang mengendalikan putra malangnya.
Dia hanya berharap bahwa dua orang yang di temuinya kemaren datang menolongnya sekarang.
...
Diana masih berusaha melepaskan diri, dia memang memiliki beberapa pembantu di rumah yang besar tapi setiap hari Minggu dia akan meliburkan pembantunya dan dia sering melakukan quality time bersama putranya untuk menghabiskan masa waktu luang.
Akan tetapi saat ini dia menyesal, jika pembantunya melihatnya pasti akan langsung membantunya tapi tenaganya kini sangat lemah bahkan untuk berteriak meminta tolong.
Apa dia akan mati di tangan putranya sendiri?
Tap.tap.tap.
Samar-samar di tengah kesadaran yang menipis dia mendengar beberapa langkah kaki kearahnya.
Siapa yang datang?
Apa orang itu akan menolongnya?
"BIBI!"
Sebuah teriakan membuat Diana kembali membuka matanya lebar, hampir saja dia menutup matanya karna oksigen yang ia dapat menipis dan menyiksanya hingga tarikan keras di belakang punggungnya membuatnya terlepas dari cengkraman Nathan yang masih memberikan tatapan tajam pada semua orang seperti seseorang yang kehilangan kendali untuk membunuh orang lain.
"Namjoon pegangi dia!"ucap Seokjin melihat Namjoon dan Jungkook tengah memegangi Nathan yang tengah memberontak.
Anak itu seolah benar-benar lepas kendali dalam pikiran alam bawah sadarnya.
Sedangkan Taehyung dan Suga membantu Diana yang lebih limbung karna pingsan, di tambah bekas merah cengkraman di sekitar leher wanita itu membuat Jhope ngeri melihatnya.
"Kita bawa mereka berdua ke kamar!"ucap Jimin.
Mereka lalu menggotong keduanya ke sebuah kamar bernuansa biru yang kebetulan pintunya tak kunci.
Lagi-lagi Taehyung melihat bingkai foto kecil yang sama ketika dia melihat di ruang tamu.
__ADS_1
Nathan juga pingsan entah kenapa, tapi Namjoon bilang bahwa keduanya baik-baik saja, saat manusia di rasuki iblis atau di kendalikan maka tenaga mereka akan tersedot karna kekuatan iblis yang besar jadi wajar jika Nathan kehilangan kesadarannya saat ini.
Sementara itu Jhope pergi keluar untuk mencari kotak kesehatan untuk mengobati luka Diana yang cukup serius.
Hingga suasana yang hening pecah saat ucapan Suga terlontar.
"Iblis itu sepertinya sangat kuat, aku bukan pesimis tapi mampukah kita mengalahkannya tanpa menyakiti anak itu?"tanya Suga.
"Maksud Hyung apa?"tanya Taehyung tak mengerti tapi mendengar penjelasan Namjoon membuat firasatnya gak enak.
"Maksudnya Vee, iblis itu bisa saja mengendalikan dia dari alam bawah sadar atau raganya untuk melawan kita, jadi jika kita melukai nya di dunia nyata atau dunia mimpi itu sama saja raga Nathan asli tetap terluka.
Ya bisa-bisa kita...."
"Membunuhnya."lanjut Jungkook membuat mereka semua terkejut dengan perkataan termasuk Seokjin.
"Itu sangat beresiko!apa tidak ada cara lain?"tanya Seokjin.
"Lalu apa yang harus kita lakukan?bukankah dia harus terbebas dari kendali iblis yang membuatnya menderita?!"ucap Jimin.
"Melepaskan jiwanya?"
Suga kembali berkata, wajah pemuda itu memang datar tapi tersirat di kedua bola matanya perasaan khawatir dan gelisah yang amat ketara.
Sedangkan Namjoon tertegun, mendadak otak pintarnya tak bisa mencerna perkataan pemuda itu.
"Suga Hyung..."
"Ini tidak seperti yang kau pikirkan Namjoon, bukan berarti aku ingin dia mati agar iblis itu juga lenyap tapi ada sebuah cara."ucap Suga.
"Cara apa?katakan padaku."ucap Taehyung.
"Membuatnya seperti mati suri...apa kalian bisa melakukannya?"
Mereka semakin tak mengerti tapi apapun itu Suga adalah orang yang jujur dan baik akhirnya mereka percaya dengan ucapan Suga.
Sampai Jhope datang membawa kotak kesehatan dan mengobati Diana yang kini sudah sadar dan duduk di atas ranjang sambil mengelus rambut putranya yang masih menutup matanya.
"Apa kalian guardian?"tanya Diana binggung lalu menatap satu persatu wajah para pemuda itu.
Jungkook menjawabnya dengan anggukan kepala.
__ADS_1
"Apa kalian bisa menyembuhkan putraku?"
Hingga saat pertanyaan itu terlontar suasana menjadi hening sesaat karna tak ada yang menjawabnya.
"Kenapa kalian diam saja?"
Namjoon akhirnya membuka suara.
"Ada sebuah resiko, ibarat seseorang memainkan sesuatu terlarang dia mendapat konsekuensinya.
Kami meminta izin untuk membantu jiwa putramu tenang bukan dalam artian kami melepaskannya pergi tapi...untuk benar-benar menghancurkan iblis yang telah berani menganggu putramu."
"A-apa maksudnya?apa itu sangat buruk?putranya tetap akan baik-baik saja kan?"ucap Diana tiba-tiba panik, Taehyung dan Jimin berusaha menenangkannya.
"Kau harus percaya pada kami, dan maaf ini permintaan egois dari orang asing."ucap Taehyung membuat semua orang di sana terkejut dengan ucapan singkat itu.
Tapi Diana mengerti, ucapan pemuda bermata biru itu mengingatkannya pada seseorang entah siapa dia seolah juga melupakannya.
"Kenapa aku bisa percaya denganmu?setiap aku menyangkalnya tapi hatiku menolak apa yang kupikirkan bahwa aku harus percaya pada kalian...kalian satu satunya harapanku karna aku sudah tak bisa lagi menolong putraku, aku memang ibu yang tak becus."
"Hentikan bicaramu itu kau telah menjadi ibu yang luar biasa dan aku telah melihatnya."ucap Taehyung ambil memegang kedua pundak wanita itu, entah kenapa dia mengingat akan ibunya saat melihat sosok Diana yang ada di dunia manusia.
Bagaimana keluarganya dulu sekarang?
Tiba-tiba Seokjin bicara.
"Kami adalah seorang guardian baik, maka dari itu kami berusaha membantumu bahkan jika itu sulit...kita tak akan pernah tau bahwa setiap kebajikan itu di balas dengan kebaikan juga."ucap Seokjin.
"Ya untunglah kami cepat bertemu denganmu tapi kalau kau sampai bertemu dengan seorang itu meskipun aku belum pernah melihatnya tapi bisa saja dia benar-benar ada di dunia ini."ucap Jungkook.
"Siapa dia?"tanya Jimin binggung.
"Dulu dia adalah seorang guardian tapi dia melakukan sebuah kesalahan dengan melalaikan tugas dan menipu makhluk lemah yang meminta bantuannya. Sebenarnya memberitahu kalian adalah rahasia guardian yang tak boleh tersebar tapi kalian juga harus hati-hati dengannya, dia bisa lebih licik dari pada iblis."ucap Namjoon.
"Jadi ini adalah rahasia seorang guardian, tapi kau baru memberitahunya sekarang?"tanya Jimin.
"Jimin butuh waktu kami memberitahukan kebenaran sama seperti waktu Rain datang ke dunia Fantasy."ucap Jhope.
"Siapa namanya?"tanya Taehyung.
"Namanya adalah....
__ADS_1
Rose, seorang wanita yang licik dan berhati iblis."