My Magnificent Doll

My Magnificent Doll
Eps. 22 Bertemu Manajer Agency Model


__ADS_3

Selain aktivitas rutin Mark yang mengantar Fiona setiap hari ke Grimme Shine, ia juga tak pernah absen mengikuti pameran lukisan setiap bulannya.


Suatu ketika ia mengikuti pameran lukisan dan tentu saja ia membawa Fiona terus serta bersamanya.


“Semoga kau bisa menjadi dewi fortuna bagiku kali ini.” Mark menempatkan Fiona di samping semua lukisan yang dipamerkannya kali ini.


Dua jam kemudian pameran lukisan resmi dibuka. Mark dan pelukis lainnya menunggu di dalam ruangan yang terpisah dari galeri dilangsungkan.


“Semoga saja kita bisa mendapatkan lukisan yang bagus kali ini.” ucap seorang pengunjung pada teman lainnya.


“Ya, mungkin saja jika kita bisa request lukisan apa yang kita inginkan ada pelukis yang ada di sini mungkin itu akan lebih memuaskan.” ujar pengunjung lainnya.


Para pengunjung yang datang segera memenuhi galeri pameran lukisan kali ini dan mereka sudah berada di depan galeri pelukis favorit mereka masing-masing.


“Ahh... sekarang aku malah lebih tertarik pada Fiona.” ujar seorang pengunjung yang berada di depan lukisan Mark yang di pamerkan.


“cekrek.” pengunjung lelaki itu malah berdiri di samping Fiona dan berfoto bersamanya.

__ADS_1


Aksi salah satu pengunjung itu membuat pengunjung lain baik pria atau pun wanita mengikuti aksinya.


“Seandainya saja patung lilin ini dijual aku mau membelinya.” ujar seorang pengunjung setelah mengambil satu lukisan Mark yang di pamerkan.


“Cepat pergi kalian para lelaki dari sini.” Fiona hanya bisa melihat dan mengeluh dalam hati saja saat banyak pengunjung pria yang berfoto dengannya bahkan ada yang menyentuh juga memeluknya. “Jika saja aku kembali ke wujud manusia saat ini pasti aku akan mendorong kalian semua menjauh dariku.” batinnya lagi merasa risih.


Seorang pelukis mengawasi dari dalam ruangan. “Sejak adanya Patung lilin itu hasil karya Mark semakin laku keras dan punya ku mengalami penurunan penjualan.”


“Elvis... kenapa wajahmu terlihat susah begitu ?” tanya Seorang pelukis lain saat melihat pria itu menekuk wajahnya.


“Penjualan ku sekarang menurun, Bill.” jawab Elvis dengan lesu.


“Mungkin saja jika manekin itu tak ada di sini maka omzet penjualan ku tak akan Menurun. Bagaimana jika manekin itu tak ada di sini ?” Elvis terlihat berpikir tentang sesuatu hal sambil tersenyum kecil.


Dalam pameran lukisan kali ini dihadiri lebih banyak pengunjung, bukan hanya pengunjung biasa namun juga beberapa dari perusahaaan, agency dan lain sebagainya.


“Manekin itu aku seperti pernah melihatnya.” tunjuk seorang lelaki pada asistennya.

__ADS_1


“Bos itu manekin Fiona yang sedang viral milik tuan Mark.” terang asisten tersebut yang langsung bisa mengenali sosok Fiona.


“Aku ingin melihatnya dari dekat.” pria itu kemudian berhenti di depan Fiona dan menatapnya intens. “Sepertinya dia sempurna jika menjadi manekin peraga di kantor kita.” bermaksud memiliki Fiona.


“Bos patung lilin ini setahu ku sudah disewa oleh owner dari Grimme Shine.”


“Benarkah ? Aku akan mencoba bicara sendiri dengan pemiliknya nanti.” pria itu bersikeras dan asistennya tak bisa berbuat apa-apa.


Tiga jam kemudian setelah acara pameran lukisan hampir berakhir pria tersebut menemui Mark secara pribadi.


“Tuan Mark perkenalkan aku manager Willie dari agency model, aku ingin menawarkan kerjasama bisnis dengan mu.” pria tersebut memperkenalkan dirinya dan langsung membahas tujuannya menemui Mark.


“Ya, tuan Willy.” Mark tersenyum kecil menjabat tangan pria yang sering melintang di layar berita.


Manajer Willy kemudian menjelaskan kerjasama yang dimaksud jika ia ingin membeli Fiona untuk ia pakai sebagai model peraga di kantornya.


“Tuan mohon maaf sebelumnya aku takut anda tak bisa mewujudkan keinginan anda. Fiona sudah ada kontak dengan tuan Jimmy dan selain itu aku tidak menjualnya pada siapa pun.” Mark langsung menolaknya dengan tegas dan lugas karena ia tak ingin barang berharganya itu sampai dimiliki oleh orang lain.

__ADS_1


Manajer Willie diam berpikir mencari cara bagaimana agar Mark mau menjual Fiona padanya.


__ADS_2