My Magnificent Doll

My Magnificent Doll
Eps. 64 Elvis Pulang


__ADS_3

Beberapa hari berlalu dan tuan Gilbert masih berada dalam status penasaran pada siapa sebenarnya wanita pelukis Mark, namun ia tak pernah bisa mengungkapnya.


Bahkan berita tentang viralnya foto Mark bersama seorang wanita sampai juga di telinga Elvis pada akhirnya.


Di rumah yang di sewa Elvis, terlihat pria itu sedang Duduk menatap monitor laptop di depannya setelah selesai memposting lukisannya secara online.


“Pemberitaan Mark apa lagi yang membuatnya viral ?” batin pria itu saat membuka list hot trending topic pekan ini.


Di sana nampak salah satunya berita tentang Mark.


“Foto ini, kekasih Mark ?” pekiknya tak percaya melihat betapa cantik dan sempurnanya kekasih pria itu. “Beruntung sekali dia. Sudah menjadi viral karena satu lukisannya kini Ia mendapatkan wanita bagaikan dewi.” gumamnya dengan wajah tak suka dan iri kembali hadir menggerogoti hatinya.


Lagi-lagi Elvis tak trima jika Mark lebih unggul daripada dirinya.


“Bagaimana jika aku rusak wanita nya itu ? Apa dia masih mau dengan nya nanti ?” pria itu tersenyum menyeringai.


Beberapa waktu berlalu. Suatu malam Elvis pulang kembali ke rumahnya. Namun ia hanya berada sebentar disana dan malah berada di rumah Mark.


Ia mengintai dari luar aktivitas temannya itu.


“Aku tahu pasti di sini kamar Mark. Jadi sebaiknya aku memantau dari sini saja.” gumamnya berdiri di luar kamar Mark.

__ADS_1


Dua jam kemudian Mark dan Fiona masuk ke kamar. Fiona yang kala itu memakai lingerie seksi tak langsung tidur.


Ya, semenjak Mark menyentuhnya. Setiap malam ia selalu mengenakan lingerie tipis saat tidur. Itu pun atas permintaan Mark dan pria itu juga, yang membelikan Fiona banyak stok lingerie di lemari berbagai model.


“Kau tidak tidur ? Apa belum mengantuk ?” tanya Fiona duduk di samping Mark yang mengenakan piyama.


“Aku tak bisa tidur jika belum menyentuh mu.” balas Mark kemudian menarik Fiona dalam dekapannya. “Kau seksi sekali mengenakan lingerie ini.” memuji dan langsung mencium leher Fiona.


“Ahh.” Fiona mendesah dan mengimbanginya dengan mencium bibir Mark.


Dan tentu saja Mark bisa menyentuh semua bagian tubuh Fiona di balik lingerie tipis itu dengan mudah yang membuat wanita itu terus menggeliat.


Beberapa saat kemudian saat semua pakaian mereka sudah tanggal semua, Mark mengending Fiona dan melakukan penyatuan.


“Aaah...” desah Fiona sambil memeluk erat leher Mark. “Hari ini kau kuat sekali, bahkan tiga kali lebih kuat dari biasanya.” bisik Fiona lirih.


Mark tak merespon dan hanya melihat muka Fiona yang memerah. “Apa kau menyukainya ?” bisik Mark sambil mencium telinga wanitanya.


“Aaah... Mark, aku tak tahan lagi rasanya seperti mau meledak saja.” bisik Fiona beralih mencium bibir Mark merasa tubuhnya lumer.


Bukannya Mark berhenti, pria itu malah mempercepat gerakannya. Tak hanya Fiona saja yang kini terus mendesah, tapi dirinya juga Ikut terus mendesah sampai cairan kental putih susu tumpah di sana barulah mereka berhenti.

__ADS_1


“Sayang...” Mark membaringkan tubuh Fiona yang lemas ke tempat tidur seraya berbisik, “Masih ada dua ronde lagi nanti. Persiapkan diri mu.”


Mark mencium kening Fiona lalu berbaring di sampingnya dan memeluknya erat.


“Astaga aku tak menyangka Mark yang pendiam itu ternyata kuat sekali di ranjang.” gumam Elvis yang sedari tadi sampai panas dingin dan gemetar tubuhnya mendengar desah-an Mark dan wanitanya.


Tiga puluh menit kemudian, Elvis mengambil sebuah kursi dari depan dengan pelan dan menaruhnya tepat di bawah jendela kamar Mark.


Pria itu pun kemudian naik ke kursi dan mengintip dari luar jendela. Ia melihat Mark dan seorang wanita sedang tidur berpelukan.


Tac


Tak sengaja korek api di saku celana Elvis jatuh.


Fiona langsung membuka mata begitu mendengar suara sesuatu yang terjatuh.


“Mark, bangun. Apa ada seseorang yang mengintip kita ?” bisik Fiona lirih membangun kan kekasihnya itu.


Mark seketika bangun dan memeriksa saat melihat Fiona menuju ke arah jendela kamar.


“Sial ! Aku harus cepat pergi dari sini.” batin Elvis segera turun dari kursi lalu mengembalikannya dan kabur dari sana.

__ADS_1


__ADS_2