My Magnificent Doll

My Magnificent Doll
Eps. 73 Membantu Nona Pearl


__ADS_3

Beberapa hari berlalu dan musim pun berganti. Musim semi sudah berakhir dan sekarang berganti musim gugur.


Pagi hari sekali Mark melakukan rutinitas seperti biasanya. Dia mengantar Fiona ke tempat kerja melewati jalanan yang penuh dengan bunga serta dedaunan yang gugur berserakan memenuhi sepanjang jalanan yang ada.


Sengaja ia berangkat lebih pagi dan lebih awal karena saat ini di sana sedang ada pameran model bertemakan autumn spring dan Fiona terpilih menjadi wakil model peraga yang akan menemani model asli memperagakan busana kali ini.


“Untunglah kita belum terlambat.”


Mark tiba di Stark Model dan ia segera turun dengan membawa Fiona masuk lalu mencari nona Pearl.


“Nona Pearl, ini Fiona.” ucapnya saat berasa menemukan keberadaan wanita itu kemudian segera menyerahkan Fiona.


Suasana di sana tampak ramai sekali. Hari ini nona Pearl juga harus merias para model asli lainnya dan itu cukup memakan waktu.


“Mm... tuan Mark maukah kau membantuku ?” tanya wanita itu menahan Mark saat melihat pria itu akan pergi dari agensi model.


“Ya, nona jika itu hal yang mudah aku akan dengan senang hati membantumu, katakan saja.” Mark berhenti dan membatalkan untuk segera pulang.


Mereka ada di dekat ruang ganti saat ini. Di sana terdapat banyak etalase yang berisikan pakaian yang akan diperagakan kali ini.


“Tuan Mark karena kau pemilik Fiona maka aku minta tolong padamu untuk membantuku menggantikan pakaian yang dikenakannya saat ini dengan pakaian ini.”


Nona Pearl mengambil semua pakaian dan menyerahkannya pada Mark.


“Baik, aku akan membantu mu nona.” Mark menerima paket itu dan segera membawanya bersama Fiona masuk ke ruang ganti.

__ADS_1


“Jika sudah selesai memakaikannya tolong bawa Fiona kemari lagi.” tambah wanita itu yang diangguki oleh Mark.


Di dalam kamar ganti hanya ada Fiona dan Mark.


“Apa yang kau lakukan ?” ucap Fiona saat Mark melepas kancing bajunya.


“Tentu saja mengganti baju mu sesuai dengan arahan dari nona Pearl.” Mark sampai menunjukkan baju yang di bawahnya agar gadis itu tak salah paham padanya.


“Apa biar aku sendiri yang mengganti pakaian ini ?” Bukan karena apa Fiona menolak tapi karena ia malu pria itu melihat tubuhnya kali ini.


“Apa yang kau pikirkan ?” ucap Mark melihat pipi gadis itu yang bertemu merah. “Aku sudah melihat semua tubuhmu jadi tak masalah jika aku menggantikan pakaian mu. Selain itu mungkin saja di ruangan ini ada kamera CCTV dan aku tak ingin mereka semua akhirnya mengetahui dirimu.”


Dari penjelasan panjang lebar Mark, akhirnya Fiona mengerti dan menurut saja ketika pria itu melepas bajunya.


mmm


Langsung saja Mark menerapkan ciuman di bibir Fiona.


Tak hanya mencium bibirnya saja, pria itu kembali membuat kissmark di beberapa bagian tubuh Fiona.


“Aaah...” Fiona mendesah.


Namun Mark segera mengakhiri itu karena mendengar suara dalam langkah kaki masuk ke ruang ganti.


“Aku tidak tahu siapa itu tapi aku harus cepat mengganti bajunya.”

__ADS_1


Tepat di saat Mark memakaikan baju Fiona, seorang staf wanita di sana masuk.


“Aneh... aku seperti mendengar suara desah-an dari sini tapi tak ada siapa pun kecuali tuan Mark saja.” batin wanita itu tak mendapati siapapun lagi di sana kecuali Mark seorang. “Mungkin apa aku salah dengar ?” gumamnya kemudian segera keluar lagi dari sana.


haah.


Mark dan Fiona menarik nafas panjang bersamaan. Untung saja mereka tidak ketahuan tadi.


“Kau mendesah mungkin karena itu staf tadi masuk ke sini.” ucap Mark setelah staf itu benar-benar keluar dari sana.


“Kau yang mulai membuatku menjadi seperti itu.” protes Fiona tak terima disalahkan.


“Karena hari ini kau cantik sekali, aku sampai tidak tahan.” ucapnya lagi lalu kembali mendaratkan ciuman di bibir Fiona.


Beberapa detik setelahnya Mark keluar dari ruang ganti dan menyerahkan Fiona pada Nona Pearl.


“Oh tuan Mark lupa mengancingkan dua kancing baju teratas Fiona.”


Saat wanita itu mengancingkan kancing baju Fiona, tak sengaja ia melihat tanda merah di dada Fiona.


“Tanda apa ini ? Bagaimana bisa itu ada di sini ?” gumamnya tak percaya dengan apa yang dilihatnya.


“Nona Pearl sesi foto akan segera dimulai.” ucap seorang staff wanita menghampiri wanita itu dan mengingatkannya.


“Ya, baiklah.” maka nona Pearl pun tak sempat memikirkan hal itu lagi dan segera membawa Fiona untuk bergabung dengan model asli.

__ADS_1


__ADS_2