My Magnificent Doll

My Magnificent Doll
Eps. 77 Laporan Kehilangan


__ADS_3

Mark yang terkejut dan khawatir bukan kepalang meminta izin untuk diperbolehkan melihat rekaman CCTV di kantor tersebut.


Dengan ditemani salah satu pekerja, Mark melihat rekaman CCTV.


Bisa dilihat di layar jika Scarlet membawa pergi Fiona.


“Wanita itu... masih saja dia mengganggu Fiona.” Mark menatap tajam pada tayangan itu dan segera berlari keluar dari kantor untuk mencari Scarlet.


Broom


Mark sampai pergi mendatangi rumah Scarlet setelah tadi meminta alamat rumah tersebut pada staf Stark Model bagian data.


Mark turun dari mobil dan dia pun segera mengetuk pintu, tepatnya menggedor pintu dengan keras.


“Siapa ?” jawab Scarlet dari dalam merasa tak nyaman mendengar gedoran pintu yang keras seperti itu.


Klak


“Tuan Mark ?” ucapnya terkejut tak percaya melihat siapa tamu yang datang dan baru kali ini pria itu datang bertamu ke rumahnya.


Scarlet yang awalnya tersenyum tipis seketika mengkerut saat melihat tatapan tajam dari pria itu dan tampak gemetar. perasaannya pun seketika menjadi dengan kedatangan pria itu. Secepat itukah pria itu mengetahui tindakannya mencuri Fiona ?


“Nona, kembalikan Fiona jika kau tak mau aku laporkan pada polisi.” ucap Mark langsung mengancam wanita itu.

__ADS_1


Ia bahkan tak main-main dan sampai mengepalkan tangannya kemudian memukul pintu kayu di rumah itu dengan kencang.


“Kenapa... Oh apa yang kau lakukan tuan ?” Scarlet terlihat semakin takut dengan kemarahan pria itu.


“Ku bilang kembalikan Fiona padaku ! Jangan membuatku mengulangi kata-kata ku !” hardiknya benar-benar marah.


Scarlet hanya bisa menelan salivanya dengan berat saat Mark menerobos masuk ke rumahnya untuk mencari sendiri.


“Dia tidak ada di sini.”


“Jelas kau yang membawanya. Katakan padaku di mana dia sekarang !” Mark mulai kehilangan kesabarannya. Bahkan sampai pria itu mengamuk dan mengobrak-ngabrik seisi rumah.


“Dia tidak ada disini. Sungguh.” jelas Scarlet lagi terlihat panik rumahnya terlihat sangat berantakan dalam waktu singkat.


“Se-sebenarnya aku tidak membawanya pulang ke rumah. D-dia hilang saat aku meninggalkannya di depan.” jelas wanita itu kembali terbata-bata dan masih ketakutan menatap manik mata Mark yang terus menatapnya tajam dan seolah ingin mengulitinya hidup-hidup.


“Katakan yang jelas !”


“Aku benar-benar tidak membawanya pulang dia hilang di luar Stark Model.”


“Ingat jika sampai aku tidak bisa menemukan Fiona, maka kau yang bertanggung jawab dan harus menemukannya !” hardik Mark diliputi penuh amarah sembari menudingkan tangannya.


Pria itu pun segera pergi dari sana lalu kembali menuju ke Stark Hotel. Ia mencari Fiona di sekitar tempat itu, di semua jalanan yang ada.

__ADS_1


“Fiona kau di mana ?” ucap Mark duduk dalam mobil menatap nanar ke jalanan.


Ia menyesal sekali kenapa tadi meninggalkannya dan tak menunggunya saja jika tahu akhirnya akan seperti ini.


“Fiona... semoga saja bukan orang jahat yang menemukanmu ataupun mengambil mu.” desau Mark menghela nafas panjang setelah mencari selama 3 jam lebih.


Hingga malam hari barulah pria itu pulang ke rumah setelah keluar dari kantor polisi dan melaporkan berita kehilangan.


“Fiona... aku merindukanmu sekaligus mencemaskan mu.” Mark menatap sisi kosong di tempat tidur di sampingnya dimana itu merupakan tempat gadis itu tidur biasanya.


Ia benar-benar tak bisa tidur dan masih membedakan keberadaan Fiona.


Keesokan harinya kabar mengenai hilangnya Fiona tersebar ke seantero jagat.


Semua media pemberitaan baik cetak maupun siaran menyampaikan tentang berita kehilangan tersebut.


Klik


Suara seseorang mematikan remote televisi setelah menyaksikan tayangan berita.


“Fiona kau terkenal sekali sampai-sampai sudah masuk berita hari ini. Mark benar-benar peduli sekali padamu. Apa yang harus kulakukan padamu sekarang ?” pria itu memang Elvis.


Ia menatap Fiona dalam wujud manekin yang berdiri di sampingnya ikut menyaksikan tayangan televisi.

__ADS_1


“Mark, aku ada disini. Bagaimana aku bisa memberitahumu ? Aku ingin kembali pulang bersamamu bukan di sini.” jerit hati Fiona dalam ketakutan juga merindukan Mark.


__ADS_2